Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik
Daerah  

Penyerahan Kunci Hunsela untuk Korban Bencana Batu Busuak, Bentuk Kepedulian Inisiator

Penyerahan Kunci Hunian Sementara untuk Korban Bencana di Kubang

Pada hari Sabtu, 4 April 2026, masyarakat di Kubang, Kelurahan Limau Manis, Kota Padang kembali mendapatkan kebahagiaan. Dalam acara yang digelar di lokasi tersebut, dua unit hunian sementara sehat layak (hunsela) diserahkan kepada para korban bencana. Acara ini juga dihadiri oleh berbagai pihak yang terlibat dalam inisiasi pembangunan hunsela.

Selain penyerahan kunci rumah, para inisiator juga memberikan dua unit lemari pakaian secara simbolis. Lemari ini diperuntukkan bagi kebutuhan para korban bencana dari Kelurahan Lambung Bukit, kawasan Batu Busuak. Hal ini menunjukkan bahwa upaya bantuan tidak hanya berupa bangunan fisik, tetapi juga kebutuhan dasar lainnya.

Peristiwa Bencana dan Dampaknya

Bencana banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 lalu mengakibatkan kerusakan besar. Rumah-rumah, lahan pertanian, serta harta benda masyarakat rusak parah. Banyak korban bencana terpaksa tinggal di kediaman keluarga atau memilih tinggal di huntara yang telah disediakan sebelumnya.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, beberapa lokasi mulai dibangun hunian sementara. Beberapa titik seperti Kampung Talang di Kapalo Koto, Kubang di Kelurahan Limau Manis, serta Pisang di Kelurahan Piai menjadi tempat pembangunan hunsela. Proyek ini diinisiasi oleh berbagai lembaga dan komunitas, antara lain Pusat Studi Bencana Unand, IKA Alumni Unand, Karang Taruna Kapalo Koto, dan Asosiasi Perempuan Peduli Bencana.

Kepedulian dan Keberlanjutan

Ketua Majelis Wali Amanah (MWA) Unand, Febrin Anas Ismail menyampaikan bahwa penyerahan dua unit hunsela ini adalah bentuk kepedulian dari kampus Unand terhadap masyarakat sekitar. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sebagai wujud ketahanan sosial terhadap korban bencana alam.

Febrin menegaskan bahwa manusia hidup saling berdampingan dan saling membantu. Ia juga menyebutkan bahwa sebelumnya telah ada 11 unit hunsela yang dibangun di Kampung Talang, Kelurahan Kampung Koto, dan sudah ditempati oleh para korban bencana.

Total ada 35 unit hunsela yang sedang dikerjakan di berbagai lokasi. Dari jumlah tersebut, dua unit baru saja diresmikan hari ini. Sementara tujuh unit lainnya di Pisang, Lubuk Gajah, Kelurahan Piai Tangah masih dalam tahap pembangunan.

Keterlibatan Berbagai Pihak

Acara peresmian hunsela ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk DPP Ika Unand Munzir, Majelis Wali Amanat (MWA) Febrian Anas Ismail, Lurah Limau Manis Muliyardi, Anggota DPRD Padang Rafdi, Ketua Karang Taruna Kapalo Koto Muhammad Ilham, serta masyarakat sekitar.

Bangunan hunsela ini diperuntukan bagi penyintas bencana di Kelurahan Lambung Bukit, kawasan Batu Busuak. Di lokasi, terlihat dua unit lemari berdiri di masing-masing hunsela. Selain itu, terpasang juga spanduk bertuliskan “Peresmian hunian sementara sehat layak Kubang”.

Para tamu undangan terlihat duduk di bawah tenda beralaskan terpal cokelat. Mereka terdiri dari para donatur hingga masyarakat sekitar yang hadir untuk merayakan keberhasilan proyek ini.

Progres Pembangunan dan Harapan Masa Depan

Inisiator dari IKA Unand, Heni Herwina menjelaskan bahwa dua hunsela ini diperuntukkan bagi korban bencana di kawasan Batu Busuak. Ia juga menyebut bahwa tujuh unit hunsela lainnya sedang dibangun di Pisang, Lubuk Gajah, Kelurahan Piai Tangah, Kota Padang. Proses pembangunan sedang berlangsung dan akan selesai dalam waktu dekat.

Anggota DPRD Padang, Rafdi menyampaikan bahwa masih banyak masalah yang dihadapi oleh para penyintas bencana. Ia berharap hak-hak mereka dapat segera terpenuhi.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kapalo Koto menjelaskan bahwa pembangunan hunsela ini dimulai sejak 5 Maret 2026 lalu. Lokasi dua unit hunsela di Kubang sudah rampung sepenuhnya dan diresmikan hari ini. Tujuh unit lainnya di Pisang, Kelurahan Piai masih dalam tahap pembangunan. Saat ini, progres mencapai sekitar 80 persen dengan tinggal pengecoran lantai.

Lurah Limau Manis mengucapkan terima kasih atas kontribusi semua pihak yang terlibat dalam pembangunan hunsela. Ia menilai bahwa bantuan ini bukan hanya sekadar bangunan, tetapi juga menjadi penyambung hidup bagi para korban bencana. Menurutnya, bantuan rumah bukan hanya berupa bangunan fisik, tetapi juga simbol harapan baru untuk kehidupan yang lebih baik.


Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *