Kondisi Jalan di Cianjur yang Menjadi Perhatian
Video yang memperlihatkan perjuangan mobil Elf di Cianjur Selatan melintasi jalan tanah menanjak, terjal, dan berlumpur menjadi viral di media sosial. Video ini menunjukkan kondisi jalan yang tidak layak, terutama di wilayah pedalaman. Warga setempat mengeluhkan ketimpangan pembangunan yang membuat daerah tersebut belum tersentuh aspal. Mereka juga menyampaikan kritik kepada pemerintah daerah setempat.
Proyek “Jalan Leucir” oleh Gubernur Jawa Barat
Di balik banyaknya keluhan tentang jalan rusak, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjalankan proyek strategis bernama “Jalan Leucir”, yang dikenal sebagai “Jalan Mulus”. Proyek ini bertujuan untuk memperbaiki jalan provinsi dengan fokus pada ruas jalan yang rusak berat. Proses perbaikan dilakukan secara bertahap dengan standar ketabalan dan kualitas yang diperketat.
Perjuangan Mobil Elf di Jalanan Terjal
Dalam video yang beredar, mobil elf terlihat nekat mencoba melewati tanjakan terjal. Jalan yang dilalui tampak tak beraspal, hanya hamparan tanah berwarna coklat dan sedikit berlumpur. Mobil elf tersebut merupakan satu-satunya angkutan umum yang melewati jalur pedesaan di Cianjur Selatan. Perekam video menyebutkan bahwa mobil elf itu digunakan warga sebagai angkutan umum dan angkutan mudik satu-satunya.
Pengemudi mobil elf kesulitan menanjak karena kondisi jalan yang terjal dan licin. Hal ini membuat kernet mobil elf turun dan membawa karung berisi gabah. Ia menaburkan gabah tersebut di sekitar jalan yang berlumpur guna membantu mobil elf agar bisa melewati jalan tersebut.
Lokasi dan Tantangan Jalanan
Jalur yang dilewati mobil elf berada di wilayah Gunung Bongkok menuju Desa Girijaya. Gunung Bongkok merupakan wilayah pedalaman di Mekarjaya, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Sedangkan Desa Girijaya berada di Kecamatan Pasirkuda, Cianjur. Wilayah ini merupakan area perbukitan di perbatasan kecamatan dan hanya dilalui mobil elf jurusan Cianjur – Pasirkuda.
Dari Desa Girijaya ke Gunung Bongkok bisa memakan waktu sekitar 1 jam. Perekam video menyampaikan bahwa setiap kali mobil elf melewati jalan terjal dan menanjak, ia merasa tegang karena berbahaya bisa mundur dan terperosok ke jurang. Namun, ia kagum dengan kemampuan sopir mobil elf tersebut yang setiap hari berjibaku demi mengantarkan warga di wilayah tersebut.
Respons Warganet terhadap Video
Video tersebut viral dibagikan akun Instagram @jabartrust, dikutip Kamis (5/3/2026). Kini, video tersebut juga menarik perhatian warganet hingga viral di media sosial. Sejumlah warganet prihatin dan menyoroti jalan rusak dan terjal tersebut. Beberapa dari mereka juga mengkritik pemerintah setempat yang dianggap kurang memperhatikan wilayah pedalaman.
Berikut beberapa komentar warganet:
* 26mah.di: “Bupati Cianjur nya ga tau kmna.. Wabup nya nge host aja.. d wilayah nya ada beginian Masi PD kaga tau..”
* delluuyee: “Jaba jalur hiji hijina.. duh gusti watir kitu..”
* baba_blacksweet: “Mun aya jalan butut fyp di Sosmed, pasti we Mun teu Cianjur, garut atawa Sukabumi”
* kuryyusuf: “Buset, masih ada jalan begini di Jabar?”
* rismanharyadi: “lamun jalan alus program KDM mun jalan butut ulah ka KDM wae atuh tanyaken k bupati jg lurah na, kitu biasana rumusna,”
Kasus Serupa di Garut
Sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di Garut. Sebuah video curhatan warga mengadu kondisi jalan rusak di Garut, viral di media sosial. Warga tersebut mengadu kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi agar juga memperhatikan wilayah jalan perbatasan Garut dan Bandung Selatan.
Tak hanya jalan rusak, warga tersebut juga mengungkap kondisi memprihatinkan di wilayahnya itu yang hanya dilalui satu-satunya bus mini tua yang setia menjadi transportasi warga. Video itu viral dibagikan akun Instagram @jhon_altrea, dikutip , Senin (23/2/2026).
Proyek Pembangunan Jalan Leucir di Jawa Barat
Dilansir dari Humas Jawa Barat, selama setahun memimpin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memiliki proyek strategis, satu di antaranya proyek pembangunan Jalan Leucir atau jalan mulus. Dedi Mulyadi menjalankan proyek Jalan Leucir, yaitu program percepatan perbaikan jalan provinsi, fokus ruas rusak berat, standar ketabalan dan kualitas diperketat dan perbaiakan bertahap di kabupaten/kota di Jawa Barat.
Fokus Utama Proyek Strategis Jalan Leucir
- Pemeliharaan Rutin: Jalan 2.080,53 Km tertangani dengan realisasi anggaran Rp 229,98 miliar
- Rekonstruksi Jalan: 229,45 Km jalan selesai dengan realisasi anggaran Rp829,67 miliar
- Pemeliharaan Berkala: 179,557 Km jalan tertangani dengan realisasi anggaran Rp350,35 miliar
- Penggantian Jembatan: 13 unit jembatan selesai dengan realisasi Rp69,6 persen.
Bagi Dedi Mulyadi, infrastruktur bukan hanya soal jalan mulus tapi juga soal akses ekonomi, kesehatan dan pendidikan yang semakin dekat dengan masyarakat. Program jalan leucir tersebut dianggap menjadi dampak paling nyata, di antaranya akses layanan bisa menjadi lebih cepat, distribusi logistik lebih lancar, UMKM lebih mudah kirim barang dan akses ibu hamil dan anak ke fasilitas kesehatan lebih aman.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”











