Presiden Prabowo Undang Mantan Pemimpin untuk Diskusi Geopolitik
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, disebut telah mengundang para mantan presiden dan wakil presiden ke Istana Merdeka dalam rangka membahas isu-isu geopolitik global yang kian memengaruhi kondisi nasional. Undangan ini dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang ingin memperoleh masukan dan saran dari para tokoh terdahulu guna memitigasi dampak situasi global terhadap Indonesia.
Menurut Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, pertemuan tersebut bertujuan untuk mendapatkan pandangan dari para pemimpin sebelumnya sebagai bahan pertimbangan dalam merencanakan mitigasi terhadap ancaman global. Ia menyatakan bahwa Prabowo ingin membangun komunikasi lintas kepemimpinan demi menjaga stabilitas nasional di tengah ketidakpastian global.
- Dalam pertemuan tersebut, Prabowo juga akan memberikan update mengenai dinamika geopolitik terkini pasca kunjungan kerja ke luar negeri beberapa waktu lalu. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk tetap terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak.
Seluruh Mantan Pemimpin Diundang
Dasco memastikan bahwa seluruh mantan presiden dan wakil presiden RI diundang dalam pertemuan tersebut. Namun, ia belum mengetahui siapa saja yang telah mengonfirmasi kehadiran. Beberapa tokoh politik, seperti Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, juga dipastikan hadir dalam acara tersebut.
Selain itu, Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, juga akan menghadiri undangan tersebut. Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, menyatakan bahwa Jokowi akan hadir dalam pertemuan silaturahmi dan diskusi yang digelar di Istana Merdeka pada Selasa, 3 Maret 2026 pukul 19.30 WIB.
Megawati Tidak Hadir
Meski demikian, ada satu tokoh penting yang tidak dapat menghadiri undangan tersebut, yaitu Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Kepastian tersebut disampaikan oleh Deddy Sitorus, anggota DPP PDI-P. Menurutnya, Megawati sudah berada di Bali sejak pekan lalu untuk mengikuti agenda internal partai yang telah dijadwalkan jauh hari sebelumnya.
- Guntur Romli, Juru Bicara PDI-P, juga menegaskan bahwa Megawati masih berada di luar Jakarta, tepatnya di Bali, dalam rangka mengikuti acara singgasana seni yang dimulai dari minggu lalu.
Dengan demikian, Megawati dipastikan tidak hadir dalam pertemuan yang digelar Presiden Prabowo bersama para mantan pemimpin dan tokoh politik di Istana Merdeka malam ini.
Upaya Konsolidasi Nasional
Pertemuan ini dinilai sebagai langkah konsolidasi nasional di tengah tantangan global yang dinamis. Dengan menghimpun pengalaman para pemimpin terdahulu, pemerintah berharap dapat merumuskan strategi mitigasi yang komprehensif untuk menjaga kepentingan bangsa dan negara.
Kehadiran para mantan pemimpin diharapkan mampu memberikan perspektif yang lebih luas dalam menghadapi situasi geopolitik yang semakin kompleks. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar tokoh-tokoh penting yang memiliki peran strategis dalam membangun stabilitas politik dan ekonomi nasional.
Dengan adanya partisipasi aktif dari berbagai kalangan, harapan besar diarahkan agar kebijakan yang diambil dapat mencerminkan kepentingan rakyat secara keseluruhan.











