Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Safari Ramadan, KDM Minta Pemerintah Jangan Biarkan Rakyat Kelaparan dan Anak Putus Sekolah

Safari Ramadan Tambun Selatan: KDM Ajak Pemda Kelola Anggaran Transparan dan Proporsional

Kegiatan Safari Ramadan yang digelar di Lapangan Den Sakti, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Sabtu (21/02/2026), berlangsung semarak dan disambut antusias oleh masyarakat. Agenda ini diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sebagai sarana memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, menyampaikan bahwa kepemimpinan sejatinya adalah perjalanan pengabdian yang harus mampu memberikan kemudahan dan manfaat bagi rakyat. Menurutnya, setiap langkah dalam menjalankan pemerintahan harus diarahkan pada kesejahteraan masyarakat, termasuk memastikan akses terhadap kebutuhan dasar terpenuhi dengan baik.

“Dalam hidup ini kami sedang menempuh perjalanan. Maka jalannya harus baik, lurus, dan jika ada belokan pun harus tetap indah,” kata Dedi dalam keterangan yang dikutip, Minggu (22/2/2026).

KDM menjelaskan, tugas menghadirkan kesejahteraan merupakan tanggung jawab penyelenggara negara. Pengelolaan anggaran harus dilakukan secara proporsional agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas. Ia mengingatkan agar porsi anggaran untuk kepentingan birokrasi tidak terlalu besar.

“Amilin itu ada batasnya, sekitar 10 sampai 15 persen. Kalau terlalu besar, maka sisa anggaran untuk masyarakat menjadi kecil dan pembangunan sulit berjalan maksimal,” jelasnya.

KDM juga menyoroti pola belanja pemerintah yang dinilai masih belum sepenuhnya efektif dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat, seperti sektor pendidikan dan infrastruktur. Menurutnya, masih ditemukan kondisi sekolah dasar yang rusak, fasilitas yang kurang memadai, hingga keterbatasan tenaga pengajar di sejumlah wilayah.

“Tugas pemerintah itu memastikan tidak ada rakyat yang kelaparan, memastikan pendidikan berjalan baik agar tidak ada anak putus sekolah, serta menjamin jalan-jalan dalam kondisi layak,” ujarnya.

Selain itu, Dedi mengajak seluruh kepala daerah dan jajaran birokrasi untuk mengubah pola pikir dalam pengelolaan keuangan daerah agar lebih terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia menilai transparansi anggaran menjadi langkah penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah.

“Semua harus terbuka. Berapa anggaran yang dimiliki, digunakan untuk apa saja, semuanya harus diketahui masyarakat secara jelas,” imbuhnya.

Pentingnya Menjaga Keseimbangan Lingkungan

Menurut KDM, menjaga keseimbangan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Ia juga menyinggung dampak pembangunan yang tidak terkendali di wilayah hulu terhadap potensi banjir di daerah hilir, termasuk Bekasi. Alih fungsi lahan di kawasan pegunungan dapat memperparah aliran air ke wilayah bawah, terlebih jika kondisi sungai tidak terawat.

“Kalau kawasan hulu terus dibangun tanpa kendali, air akan mengalir ke bawah. Jika sungainya dangkal dan dipenuhi sampah, banjir sulit dihindari,” lugasnya.

Respons dari Plt Bupati Bekasi

Menanggapi hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengapresiasi kehadiran KDM di wilayah Tambun Selatan yang dikenal sebagai kawasan dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi. Ia menyebutkan, Desa Sumberjaya dihuni sekira 120 ribu jiwa, sementara jumlah penduduk Kecamatan Tambun Selatan mencapai sekitar 700 ribu jiwa.

“Sebagai Plt Bupati Bekasi, saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah Ramadan 1447 Hijriah. Alhamdulillah hari ini kita bisa berkumpul dalam kegiatan Safari Ramadan ini,” ucapnya Asep.

Asep menjelaskan, kehadiran gubernur secara langsung di tengah masyarakat menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap warga, khususnya di wilayah padat penduduk seperti Tambun Selatan. Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menyerap berbagai aspirasi secara langsung.

“Pak Gubernur ingin hadir langsung menyapa masyarakat, khususnya warga di kawasan padat seperti Tambun Selatan ini,” jelasnya.

Asep menambahkan, Pemkab Bekasi saat ini tengah menyiapkan anggaran untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan jalan yang mengalami kerusakan. Proses penyesuaian anggaran sedang dilakukan agar program prioritas tersebut dapat segera direalisasikan dan manfaatnya dirasakan masyarakat.

“Kami optimistis jalan-jalan yang rusak akan segera diperbaiki. Saat ini masih dalam tahap pergeseran anggaran agar pelaksanaannya bisa segera berjalan,” pungkasnya.


Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *