Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

32.000 Pegawai SPPG Jadi PPPK 2026, Berapa Gaji yang Diterima?

Pengangkatan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi topik yang ramai dibicarakan setelah pemerintah mengumumkan rencana pengangkatan ini mulai awal 2026. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hidayana, memastikan bahwa sebanyak 32.000 pegawai SPPG akan dilantik sebagai PPPK pada 1 Februari 2026. Dengan pengangkatan ini, para pegawai SPPG akan masuk kategori Aparatur Sipil Negara (ASN) non-PNS.

Dadan menyampaikan informasi tersebut dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (20/1/2026). Ia menjelaskan bahwa pengangkatan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai formasi, syarat pengangkatan, dan gaji PPPK BGN 2026.

Formasi Pegawai SPPG yang Diangkat PPPK

Dari total 32.000 pegawai SPPG yang akan diangkat sebagai PPPK, sebagian besar akan mengisi posisi strategis dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Dadan menjelaskan bahwa terdapat 3.125 formasi Kepala SPPG yang berasal dari peserta pendidikan program sarjana penggerak. Selain itu, 750 formasi dibuka untuk umum, dengan rincian sebagai berikut:

  • 375 formasi akuntan
  • 375 formasi tenaga gizi

Seluruh calon PPPK BGN telah melalui tahapan pendaftaran dan seleksi berbasis komputer. Saat ini, proses telah memasuki tahap pengisian daftar riwayat hidup dan penerbitan nomor induk PPPK.

Siapa Saja Pegawai SPPG yang Bisa Diangkat PPPK?

Pengangkatan pegawai SPPG sebagai PPPK mengacu pada Pasal 17 Peraturan Presiden Nomor 115 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis. Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, menegaskan bahwa tidak semua personel SPPG otomatis diangkat PPPK. Pengangkatan hanya berlaku bagi pegawai inti yang menjalankan fungsi strategis.

Jabatan yang masuk skema PPPK meliputi:

  • Kepala SPPG
  • Ahli gizi
  • Akuntan

Sementara itu, relawan dan tenaga pendukung operasional harian tidak termasuk dalam skema pengangkatan PPPK.

Berapa Gaji PPPK BGN 2026?

Seiring kepastian pengangkatan, publik juga menanti kepastian gaji SPPG BGN setelah resmi menjadi PPPK. Ketentuan gaji PPPK SPPG BGN mengikuti aturan nasional yang berlaku bagi seluruh PPPK. Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, menjelaskan bahwa gaji PPPK SPPG mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2024.

Besaran gaji PPPK (SPPG BGN) ditentukan berdasarkan golongan dan masa kerja. Dadan menyebut bahwa sebagian pegawai SPPG berada di Golongan III. Untuk golongan ini, gaji PPPK SPPG berada di kisaran Rp 2.206.500-Rp 3.201.200 per bulan, tergantung Masa Kerja Golongan (MKG).

Rinciannya sebagai berikut:

  • MKG 3 tahun: Rp 2.206.500
  • MKG 5 tahun: Rp 2.276.000
  • MKG 7 tahun: Rp 2.347.700
  • MKG 9 tahun: Rp 2.421.600
  • MKG 11 tahun: Rp 2.497.900
  • MKG 13 tahun: Rp 2.576.500
  • MKG 15 tahun: Rp 2.657.700
  • MKG 17 tahun: Rp 2.741.400
  • MKG 19 tahun: Rp 2.827.700
  • MKG 21 tahun: Rp 2.916.800
  • MKG 23 tahun: Rp 3.008.700
  • MKG 25 tahun: Rp 3.103.400
  • MKG 27 tahun: Rp 3.201.200

Selain gaji pokok, PPPK BGN juga berhak menerima tunjangan, antara lain tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan, serta tunjangan lain sesuai ketentuan.

Rekrutmen PPPK SPPG Tahap Lanjutan

Selain pengangkatan tahap kedua, BGN juga tengah menyiapkan rekrutmen PPPK tahap ketiga dan keempat. Dadan menyebut bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian PAN-RB. Kedua tahap tersebut akan dibuka untuk umum, masing-masing dengan formasi mencapai 32.460 PPPK.

Sebelumnya, PPPK tahap pertama telah direalisasikan dengan 2.080 pegawai SPPG resmi menjadi ASN per 1 Juli 2025. Dengan skema tersebut, gaji PPPK SPPG 2026 mengikuti ketentuan nasional berdasarkan golongan dan masa kerja.

Denis Arjuna

Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *