Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik
Daerah  

Penghargaan Camat Terbaik Kaltim, Arfah Dapat Emas 20 Gram

Penghargaan Camat Terbaik se-Kaltim untuk Muhammad Arfah

Muhammad Arfah, Camat Longkali Kabupaten Paser, berhasil meraih penghargaan sebagai camat terbaik se-Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam perayaan HUT Pemprov ke-69 yang digelar di Gelora Kadrie Oening Sempaja, Samarinda. Penghargaan ini diberikan pada Jumat (9/1/2026), dan menandai prestasi luar biasa bagi Arfah.

Arfah memperoleh medali emas 20 gram sebagai juara pertama, disusul oleh Camat Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara, Burhanuddin, yang mendapat medali emas 15 gram, dan Camat Balikpapan Barat, H. Erwin, dengan medali emas 10 gram. Ketiganya hadir dalam pakaian Dinas Upacara (PDU) berwarna putih bersih lengkap dengan atribut yang menempel pada baju.

Senyum Arfah terbuka lebar saat Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menyebut namanya sebagai camat terbaik di Benua Etam. Penghargaan ini bukan hanya sekadar simbol kebanggaan, tetapi juga pengakuan atas komitmen dan inovasi yang dilakukannya selama menjabat sebagai camat.

Rasa Syukur dan Apresiasi

Arfah mengungkapkan rasa kaget dan syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia tidak menyangka bahwa kecamatan yang berada di wilayah perbatasan dengan keterbatasan sumber daya bisa menjadi yang terbaik di provinsi. “Kalau kaget, pasti kaget karena tidak menyangka bahwasannya kami adalah kecamatan yang berada di wilayah perbatasan dengan keterbatasan yang kami punya,” ujarnya.

Ia juga berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kaltim atas penghargaan tersebut serta kepada masyarakat Kecamatan Longkali atas dukungan selama ia menjabat. Selain itu, Arfah menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Paser melalui program Paser Tuntas yang memberikan pembangunan sarana-prasarana, terutama jalan di wilayah Kecamatan Longkali.

Inovasi yang Mengubah Pelayanan Publik

Inovasi “Sapa Warga Longkali” menjadi salah satu program unggulan yang dijalankan Arfah. Program ini mencakup layanan KTP jemput bola dari rumah ke rumah, secara gratis, untuk masyarakat di desa-desa. Tujuan utamanya adalah meminimalisir biaya yang dikeluarkan masyarakat dan mencegah terjadinya pungutan liar dalam pengurusan administrasi.

“Ya Alhamdulillah segala administrasi yang telah diberikan itu sangat memuaskan buat masyarakat di wilayah Kecamatan Longkali,” ujarnya. Arfah menjelaskan bahwa inovasi ini bertujuan untuk memastikan pelayanan yang lebih baik dan transparan bagi warga.

Proses Penilaian yang Ketat

Penghargaan ini bukanlah hal mudah untuk diraih. Penilaian dilakukan oleh tim yang terdiri dari Kepala BPOD Kaltim hingga Asesor SDM Aparatur. Materi penilaian mencakup tata kelola pemerintahan umum, perencanaan program dan anggaran, pembinaan pemerintahan desa/kelurahan, standar pelayanan minimal, hingga ketentraman dan ketertiban umum di wilayah kecamatan.

Penilaian dilaksanakan di Mahakam Ballroom Swiss-Belhotel Balikpapan pada Rabu (1/1/2025). Arfah mengakui bahwa proses ini menjadi tantangan tersendiri karena harus memaparkan program inovasi dan prioritas yang dijalankan di kecamatan. “Alhamdulillah para Dewan Juri bisa menerima program inovasi yang kami berikan sehingga bisa memberikan penilaian yang objektif dan yang pastinya hari ini kaget, kaget tidak menyangka untuk bisa menjadi juara satu,” ujarnya.

Keberhasilan yang Berlanjut

Rekam jejak Arfah sebagai camat berprestasi bukan hanya kali ini saja. Sebelumnya, ia juga mendapat penghargaan sebagai camat terbaik dalam HUT ke-66 Kabupaten Paser. Penghargaan ini menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tugas dan membangun pelayanan publik yang berkualitas.

Masa Depan yang Cerah

Menyambut penghargaan ini, Arfah menyatakan bahwa emas yang diberikan akan menjadi kenang-kenangan yang bisa dibanggakan seumur hidupnya. “Saya rasa mungkin bakalan disimpan aja,” pungkasnya.

Penghargaan ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat Longkali untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *