Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik
Bisnis  

BEI Umumkan 70 Perusahaan Berpotensi Delisting, Termasuk 4 BUMN

Daftar 70 Perusahaan Terdaftar yang Berpotensi Dilakukan Delisting oleh BEI pada Tahun 2026

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengumumkan bahwa terdapat sebanyak 70 perusahaan tercatat yang berpotensi dilakukan delisting pada tahun 2026. Delisting, atau penghapusan pencatatan saham, dilakukan jika perusahaan mengalami kondisi signifikan yang berdampak negatif terhadap kelangsungan usaha mereka, baik secara finansial maupun hukum, dan tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.

Berdasarkan aturan BEI, perusahaan bisa saja didelisting apabila tidak memenuhi persyaratan pencatatan di BEI dan/atau telah mengalami suspensi efek selama paling sedikit 24 bulan terakhir. Selain itu, perusahaan yang mengalami suspensi efek selama enam bulan berturut-turut juga berpotensi untuk dilakukan delisting dan BEI wajib mengumumkannya kepada publik.

Menurut Pengumuman BEI No.: Peng-00003/BEI.PLP/12-2025, per tanggal 30 Desember 2025, suspensi efek atas beberapa perusahaan tercatat telah mencapai jangka waktu enam bulan atau lebih. Dari daftar tersebut, terdapat empat badan usaha milik negara (BUMN) yang masuk dalam kategori perusahaan berpotensi delisting, yaitu:

  • PT Indofarma (Persero) Tbk
  • PT PP Properti (Persero) Tbk
  • PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
  • PT Waskita Karya (Persero) Tbk

Selain BUMN, ada juga perusahaan dari berbagai sektor yang masuk dalam daftar, seperti:

  • Sektor tekstil: PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk dan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex)
  • Sektor energi: PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk

Berikut adalah daftar lengkap 70 perusahaan tercatat yang berpotensi dilakukan delisting oleh BEI pada tahun 2026:

  • PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (ALMI)
  • PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY)
  • PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI)
  • PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS)
  • PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA)
  • PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS)
  • PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL)
  • PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF)
  • PT Cowell Development Tbk (COWL)
  • PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI)
  • PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL)
  • PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK)
  • PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY)
  • PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA)
  • PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW)
  • PT Aksara Global Development Tbk (GAMA)
  • PT Golden Plantation Tbk (GOLL)
  • PT HK Metals Utama Tbk (HKMU)
  • PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME)
  • PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL)
  • PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP)
  • PT Indofarma Tbk (INAF)
  • PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE)
  • PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY)
  • PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU)
  • PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI)
  • PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP)
  • PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS)
  • PT Lionmesh Prima Tbk (LMSH)
  • PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA)
  • PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP)
  • PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI)
  • PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT)
  • PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA)
  • PT Metro Realty Tbk (MTSM)
  • PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX)
  • PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA)
  • PT Polaris Investama Tbk (PLAS)
  • PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN)
  • PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL)
  • PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL)
  • PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA)
  • PT PP Properti Tbk (PPRO)
  • PT Master Print Tbk (PTMR)
  • PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE)
  • PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO)
  • PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK)
  • PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT)
  • PT Siwani Makmur Tbk (SIMA)
  • PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (SKYB)
  • PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB)
  • PT SMR Utama Tbk (SMRU)
  • PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL)
  • PT Sugih Energy Tbk (SUGI)
  • PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR)
  • PT Tianrong Chemicals Industry Tbk (TDPM)
  • PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH)
  • PT Omni Inovasi Indonesia Tbk (TELE)
  • PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA)
  • PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK)
  • PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS)
  • PT Sunindo Adipersada Tbk (TOYS)
  • PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM)
  • PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL)
  • PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO)
  • PT Nusantara Inti Corpora Tbk (UNIT)
  • PT Wicaksana Overseas International Tbk (WICO)
  • PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)
  • PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP)
  • PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT)

Daftar ini menunjukkan keragaman sektor bisnis yang terlibat dalam proses delisting, mulai dari sektor properti, tekstil, energi, hingga teknologi. Proses delisting ini akan menjadi perhatian utama bagi investor dan masyarakat umum, mengingat dampaknya terhadap likuiditas saham dan kepercayaan pasar.

Fitri Rafifah

Seorang Jurnalis yang rutin meliput dunia kecantikan, lifestyle, dan keseharian. Ia suka mencoba skincare, menonton ulasan produk, dan memotret detail kecil. Hobinya membantu meningkatkan sensitivitasnya pada tren. Motto: “Kecantikan adalah cerita yang terus berubah.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *