Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik
Daerah  

Lonjakan Sampah Tahun Baru: Bekasi Terima 1.000 Ton, Tasikmalaya Angkut 10 Ton dari Pusat Kota

Penambahan Timbulan Sampah pada Malam Tahun Baru

Pada malam pergantian tahun baru, jumlah sampah yang dihasilkan di Kabupaten Bekasi dipredikksi mencapai lebih dari 1.000 ton. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan timbulan sampah harian yang biasanya berkisar antara 600 hingga 800 ton per hari. Situasi serupa juga terjadi di Kota Tasikmalaya.

Lonjakan jumlah sampah tersebut tidak lepas dari meningkatnya aktivitas masyarakat selama momen Natal dan Tahun Baru. Bahkan sejak awal momentum perayaan, peningkatan sampah sudah terlihat. Dedi Kurniawan, Humas Dinas Lingkungan Kabupaten Bekasi, menjelaskan bahwa petugas tetap siaga untuk menangani sampah agar kebersihan lingkungan tetap terjaga.

“Dalam momentum tahun baru dan Natal, memang ada peningkatan jumlah sampah. Namun, petugas kami tetap bekerja tanpa libur,” ujar Dedi.

Meski demikian, jumlah sampah pada malam pergantian tahun kali ini cenderung lebih sedikit dibandingkan biasanya. Hal ini disebabkan oleh imbauan pemerintah agar warga tidak menggelar pesta tahun baru, baik dalam bentuk kembang api maupun arak-arakan. Banyak warga yang memilih untuk merayakan di dalam rumah bersama keluarga.

“Ya, memang ada kecenderungan aktivitas yang berbeda dari biasanya. Meskipun begitu, layanan kami tetap beroperasi seperti biasa,” tambah Dedi.

Longsoran di Tempat Pembuangan Akhir Burangkeng

Meskipun layanan tetap berjalan, Dedi mengakui bahwa aktivitas pelayanan sempat terganggu akibat longsoran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng. Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 26 Desember 2025, sehingga akses jalan tertutup material longsoran. Pelayanan truk pengangkut sampah juga terganggu sementara waktu.

Petugas di lapangan telah berupaya maksimal untuk menangani situasi tersebut. Namun, proses pemulihan belum sepenuhnya selesai. “Kemarin, akses jalan masih tertutup, tapi sekarang sudah bisa digunakan meskipun masih ada antrean truk sampah,” jelas Dedi.

Menurut Dedi, penyebab longsoran di TPA Burangkeng adalah dua faktor utama: kondisi TPA yang overload dan pengaruh cuaca buruk. TPA yang hanya satu-satunya di Kabupaten Bekasi ini sudah melebihi kapasitas selama lebih dari 10 tahun. Karena tidak memiliki lokasi lain, TPA ini tetap digunakan meskipun sampah yang menumpuk membuatnya rentan longsor.

“Kami tahu TPA kita sudah overload. Kami upayakan agar dalam satu minggu sudah normal kembali,” kata Dedi.

Samsuro, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) TPA Burangkeng, menjelaskan bahwa longsoran terjadi saat kiriman sampah meningkat. Saat ini, sekitar 1.050 ton sampah dikirim ke TPA Burangkeng, sementara lokasi pembuangan sedang dalam penanganan.

Pengelolaan Sampah di Kota Tasikmalaya

Di Kota Tasikmalaya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat volume sampah selama perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 mencapai sekitar 10 ton. Lonjakan sampah berasal dari sisa makanan, kemasan plastik, serta limbah aktivitas warga di titik-titik keramaian.

Feri Arif Maulana, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kota Tasikmalaya, menjelaskan bahwa sampah dihimpun dari berbagai lokasi utama perayaan, khususnya di pusat kota. Untuk menangani lonjakan tersebut, DLH menyiagakan dua kontainer dengan kapasitas masing-masing 6 kubik, total sekitar 12 kubik.

“Sampah tersebut sementara ditampung di kawasan Jalan HZ Mustofa,” ujar Feri.

Sebanyak 12 unit kendaraan roda tiga dikerahkan mulai pukul 00.00 WIB hingga 4.00 WIB untuk menyisir lokasi-lokasi dengan kepadatan pengunjung tinggi. Titik dengan volume sampah terbanyak berada di pusat aktivitas masyarakat, seperti kawasan taman kota, Masjid Agung, dan beberapa jalan utama.

“Untuk area keramaian, kami menggunakan armada cator karena lebih fleksibel menjangkau titik-titik padat pengunjung,” jelas Feri.

Pengangkutan sampah dilakukan hingga pagi hari, dengan petugas DLH tetap bekerja tanpa libur. Selain kendaraan roda tiga, DLH juga menurunkan dump truck sebagai langkah antisipasi. Pengangkutan sampah dipusatkan ke Depo Dadaha dan Pasar Lama sebelum dibawa ke tempat pembuangan akhir.

“Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan Kota Tasikmalaya tetap bersih dan tertata setelah perayaan besar,” tutup Feri.


Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *