Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Ibu Kota Nusantara Siap Jadi Pusat Kekuasaan

Progres Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Tahun 2025

Sejak digagasnya rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur, berbagai proyek pembangunan telah dilakukan secara bertahap. Pada tahun 2022, tahap awal pembangunan dimulai, dan sekarang di tahun 2025, IKN memasuki tahap kedua. Berbagai fasilitas seperti rumah susun (rusun) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga fasilitas kesehatan, telah hadir di IKN.

Rencana pindahnya ibu kota politik ke IKN akan terwujud pada tahun 2028. Progres pembangunan IKN dibahas lebih lengkap melalui sebuah podcast yang disiarkan melalui YouTube Tribun Timur, Selasa (23/12/2025). Podcast dengan tema “Masa Depan IKN di Tahun 2026” ini menghadirkan Dr Isradi Zainal sebagai pembicara. Dr Isradi Zainal adalah Rektor Uniba, Tim Ahli IKN 2022, Konsultan IKN 2023-2025, dan Pemerhati IKN. Berikut wawancara selengkapnya bersama host I Luh Devi Sania:

Bagaimana Gambaran Perkembangan Pembangunan IKN Sepanjang Tahun 2025?

Pembangunan IKN di tahun 2025 menunjukkan kemajuan signifikan. Pada Oktober 2024, pemerintahan Presiden Prabowo mulai berjalan. Hal luar biasa di tahun 2025 adalah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025, yang merencanakan bahwa pada tahun 2028, IKN akan menjadi ibu kota politik, artinya eksekutif, yudikatif, dan legislatif akan pindah ke IKN. Ditambah lagi, beberapa investasi masuk di tahun 2025 yang memperkuat keyakinan bahwa IKN akan menjadi ibu kota politik sementara Jakarta tetap menjadi ibu kota bisnis dan ekonomi.

Tantangan dalam Pembangunan IKN di Tengah Transisi Pemerintahan

Pembangunan IKN berdasarkan UU No 3 Tahun 2022. Pemindahan tuntas ditargetkan pada 2045 dengan lima tahap. Tahap pertama dari 2022 sampai 2024 telah selesai, dengan pembangunan Istana Negara, Istana Garuda, kantor Kemenko, rusun, rumah menteri, dan lainnya. Alhamdulillah, pembangunan ini melampaui target. Tahap kedua dari 2025 sampai 2029 akan fokus pada infrastruktur penunjang ekosistem seperti rumah sakit, sekolah, dan lain-lain.

Di tahun 2024, beberapa rumah sakit seperti Hermina, Mayapada, dan RS Kemenkes sudah selesai. Di tahun 2025, investor tetap masuk untuk penunjang ekosistem seperti rumah makan, transportasi, dan lain-lain. Perpres 79 makin menguatkan persepsi bahwa IKN sungguh-sungguh akan menjadi ibu kota politik. Apa yang dilakukan oleh Pak Prabowo sangat luar biasa.

Target dan Arah Pembangunan IKN yang Diproyeksikan untuk 2026

Sekarang, ASN di IKN sudah mencapai sekitar seribuan orang. Di tahun 2026, Masjid IKN mulai digunakan, uji coba sekitar Februari, begitu juga basilika. Akses jalan dari Balikpapan makin tuntas. Saya memprediksi di tahun 2026, pembangunan bisa mencapai sekitar 50 persen untuk aspek tertentu, khususnya yang terkait legislatif dan yudikatif beserta ekosistem pendukung seperti hotel, kuliner, sekolah, termasuk rencana sekolah Australia.

Target-Tujuan Utama dalam Pembangunan IKN pada 2026

Fokus besar di tahap dua adalah penunjang hotel, fasilitas komersial, sekolah, dan layanan publik. Sejumlah hotel baru masih proses dan bisa berlanjut sampai 2027. Secara konstruksi mungkin banyak yang belum 100 persen selesai di 2026, tetapi yang ingin saya tekankan, fungsi eksekutif sudah siap.

Sejauh Mana IKN Telah Berfungsi Optimal pada Tahun 2026?

Jika yang dimaksud berfungsi sebagai kota eksekutif, saya bilang sudah siap. Istana Presiden, Istana Negara, Istana Garuda, rumah menteri, kantor Kemenko, sudah siap sejak 2024, rusun untuk ASN, hotel, rumah sakit, tempat ibadah, semuanya sudah tersedia. Kebutuhan dasar kota di 2026 sudah layak. Yang masih ditunggu betul adalah pusat perbelanjaan semacam mal, tetapi kerjasama/kontraknya sudah ada.

Soal Penganggaran dan Investasi, Apakah Ada Kendala Tidak?

Pembangunan legislatif dan yudikatif anggarannya sudah diketok, pembangunannya berjalan, clearing area sudah dimulai. Untuk investasi lain juga berjalan, karena sudah ada perusahaan-perusahaan yang melakukan kerja sama dan mulai aksi pembangunan.

Upacara HUT RI Tahun 2026 Kembali di IKN atau Tetap di Istana Jakarta?

Itu keputusan Presiden. Namun saya melihat kemungkinan besar saat IKN ditetapkan sebagai ibu kota politik pada 2028. Tapi dari sisi kesiapan, IKN sudah siap sejak 2024. Bisa juga format dua tempat seperti 2024, satu dipimpin Presiden, satu dipimpin Wapres. Jika 2026 Presiden di Jakarta, Wapres di IKN pun bisa. Ini akan menambah semangat investasi karena investor butuh kepastian kebijakan.

Tanggapan terhadap Isu Efisiensi Anggaran Membuat Pembangunan IKN Terhambat?

Menurut saya itu tidak benar. Buktinya pembangunan IKN tetap berjalan sesuai rencana. Bahkan saya surprise karena beberapa hal terasa lebih cepat. Mayoritas proyek mencapai target, bahkan banyak yang melampaui target. Tidak semua pembangunan IKN memakai APBN, ada juga skema lain. Program lain seperti MBG punya porsi anggaran berbeda, tidak mengganggu pembangunan IKN.

Kekhawatiran Publik terhadap Dampak Lingkungan dari Pembangunan IKN?

Sekarang IKN justru lebih hijau dibanding sebelumnya. Keanekaragaman tanaman meningkat. IKN juga berdampak pada penertiban tambang ilegal dan pembatasan aktivitas tambang di kawasan tertentu. IKN ini berkah jangka panjang dan jangka pendek.

Harapan untuk IKN di Tahun 2026?

Harapan saya 2026 bisa ada kegiatan nasional skala besar di IKN, misalnya upacara di Istana Negara dengan opsi dua lokasi. Saya berharap Wakil Presiden dan sebagian kementerian bisa mulai bertahap di IKN untuk men-trigger investasi. Saya juga mengajak masyarakat datang ke IKN, misalnya Salat Idul Fitri di Masjid Negara dan yang penting pindah ke IKN bukan melupakan Jakarta. Jakarta tetap kota sejarah, bisnis, ekonomi, menuju kota global.

Ke depan, bukan hanya infrastruktur yang jadi indikator, tapi juga pembangunan SDM, khususnya masyarakat lokal. IKN adalah masa depan Indonesia, brand Indonesia, dan pusat peradaban baru.

Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *