Penunjukan Ahmad Doli Kurnia Tandjung sebagai Plt Ketua DPD Golkar Sumut
Ahmad Doli Kurnia Tandjung resmi ditunjuk sebagai Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara. Ia menggantikan Musa Rajekshah atau yang akrab dikenal dengan nama Ijeck. Penunjukan ini didasarkan atas Surat Keputusan DPP Partai Golkar Nomor: Skep-132/DPP/GOLKAR/XII/2025 tentang Penunjukan Pejabat Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara. Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji.
Penunjukan Doli menuai pro dan kontra di kalangan internal partai. Mantan Sekretaris DPD Golkar Sumut, Ilhamsyah, membenarkan penunjukan ini. “Iya benar itu (Ahmad Doli Kurnia Tandjung sebagai Plt Ketua DPD Golkar Sumut),” kata Ilhamsyah. Ia telah mengundurkan diri dari jabatannya sejak tanggal 17 Desember 2025. “Saya tanggal 17 kemarin sudah mengundurkan diri dari Sekretaris Golkar Sumut. Sudah saya sampaikan langsung melalui chat WhatsApp ke Sekjen DPP Golkar, saya mengundurkan diri,” tambahnya.
Profil Ahmad Doli Kurnia Tandjung
Ahmad Doli Kurnia Tandjung adalah politikus senior Partai Golkar. Ia lahir di Medan, Sumatera Utara pada 26 Juli 1971. Orang tua Doli adalah H. Zainuddin Tanjung dan Hj. Nurhafni Tambunan. Doli dikenal sebagai tokoh Batak dengan marga Tanjung.
Pendidikan Doli mencakup bidang sains dan teknik, dengan gelar S.Si. dan M.T. Ia lulus dari Universitas Padjadjaran dan Institut Pertanian Bogor. Sejak kuliah, Doli aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Salah satu organisasi yang pernah ia ikuti adalah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Ia bahkan menjabat sebagai Sekjen PB HMI periode 1999-2001, serta aktif sejak era reformasi 1998.

Karier Organisasi dan Partai
Karier organisasi Doli dimulai di tingkat lokal dan nasional. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Penelitian Badko HMI Jawa Barat (1995-1997) dan peneliti di Lembaga SEMESTA Bandung (1997-2000). Ia juga mendirikan Pusat Studi Pembangunan dan Kebijakan Publik (PSPKP) Jakarta sebagai Presiden Direktur pada 2000-2002, serta aktif di KNPI sebagai Ketua Umum DPP (2008-2011).
Doli kemudian terjun ke dunia politik dan bergabung di Partai Golkar. Selama berkiprah di Partai Golkar, ia pernah menjabat sebagai Wakil Sekjen DPP (2009-2015), Wakil Ketua Umum (2019-2024), dan kini Wakil Ketua Badan Legislasi DPR sejak 2024. Di Sumatera Utara, ia pernah menjadi Plt Ketua DPD Golkar pada tahun 2018.
Tahun 2025, Doli kembali ditunjuk sebagai Plt Ketua DPD Golkar Sumut menggantikan Musa Rajekshah atau Ijeck. Di legislatif, Doli menjabat sebagai Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Utara III fraksi Golkar sejak 2019. Ia menjabat di Komisi II dan berhasil terpilih kembali untuk periode 2024-2029. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sumatera (2017-2019).
Bisnis dan Organisasi
Selain berkecimpung dalam dunia politik, Doli juga menggeluti bisnis. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama CV Sari Surya Kurnia dan PT Kurnia Sari Abadi (2002-2019). Ia juga pernah menjabat sebagai Komisaris di beberapa perusahaan seperti PT Mutiara Kalam dan PT CIGS. Selain itu, Doli pernah menjabat sebagai Ketua PPK Kosgoro 1957 (2013-2020) dan Ketua Pengurus Besar Aljam’iyatul Washliyah (2015-2020).
Harta Kekayaan
Ahmad Doli Kurnia Tandjung terakhir kali melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 25 Maret 2025 untuk periode 2024. Dalam laporannya, Doli tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp 22.551.745.020. Berikut rinciannya:
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN
Rp. 15.000.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 136 m2/111 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 2.000.000.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 301 m2/301 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 60 m2/21 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, Rp. 600.000.000
4. Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/36 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, Rp. 1.000.000.000
5. Tanah dan Bangunan Seluas 100 m2/45 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, HASIL SENDIRI Rp. 1.500.000.000
6. Tanah Seluas 345 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 2.100.000.000
7. Tanah Seluas 85 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 3.000.000.000
8. Tanah Seluas 165 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 1.100.000.000
9. Tanah Seluas 1.050 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 1.200.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN
Rp. 3.717.485.000
1. MOBIL, BMW 520I M SPORT Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp. 1.225.000.000
2. MOBIL, MAZDA 6 SEDAN Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp. 703.300.000
3. MOBIL, TOYOTA ALPHARD Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp. 1.789.185.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA
Rp. 1.100.000.000
D. SURAT BERHARGA
Rp.—
E. KAS DAN SETARA KAS
Rp. 2.726.265.020
F. HARTA LAINNYA
Rp. 600.000.000
Sub Total
Rp. 23.143.750.020
III.HUTANG
Rp. 592.005.000
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN
(II-III) Rp. 22.551.745.020











