Presiden Prabowo Subianto Berikan Banyak Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Sumatera
Presiden Prabowo Subianto melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi bencana alam yang melanda wilayah Sumatera. Dalam kunjungannya, ia memberikan berbagai instruksi dan janji untuk membantu para korban banjir dan longsor yang terdampak.
Penanganan Kesehatan Pengungsi
Salah satu poin penting dari instruksi Presiden Prabowo adalah mengirimkan dokter magang ke lokasi bencana. Ia meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk mengirimkan tenaga medis yang sedang menjalani program magang guna membantu menangani masalah kesehatan pengungsi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. “Saya kira bisa itu, perguruan tinggi bisa dikerahkan juga itu. Internship,” ujar Prabowo dalam sebuah tayangan YouTube Sekretariat Presiden.
Bantuan Uang untuk Ganti Hunian
Presiden Prabowo menyetujui anggaran sebesar Rp 60 juta per rumah untuk membantu para pengungsi mengganti hunian mereka yang rusak maupun hancur akibat longsor dan banjir bandang. Selain itu, untuk hunian sementara, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 30 juta per rumah. Pernyataan ini disampaikan oleh Prabowo saat rapat terbatas di Aceh pada Minggu (7/12/2025).
Dukungan Anggaran untuk Kabupaten Terdampak
Prabowo Subianto menyetujui usulan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk memberikan dukungan anggaran kepada daerah terdampak bencana. “Baik Pak Mendagri, Anda minta Rp 2 miliar per kabupaten ya. Saya kasih Rp 4 miliar,” ujar Prabowo. Ia juga meminta jajarannya menghitung kebutuhan bantuan untuk tingkat provinsi.
Rehabilitasi Sawah Petani
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan segera merehabilitasi sawah petani yang rusak akibat banjir besar dan longsor di Sumatera. Ia menegaskan bahwa petani tidak perlu khawatir karena pemerintah akan membantu memperbaiki sawah mereka. “Petani-petani enggak usah khawatir, sawahnya rusak. Mereka, kita akan bantu memperbaiki,” ujarnya di hadapan warga dan jajaran pemerintah daerah di Aceh.
Penghapusan Utang KUR Petani
Prabowo Subianto berjanji akan menghapus utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) petani Aceh yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor. Menurutnya, penghapusan utang ini merupakan bagian dari penanganan bencana alam di wilayah tersebut. “Utang-utang KUR —karena ini keadaan alam— kita akan hapus dan petani tidak usah khawatir,” tegas Prabowo.
Perbaikan Infrastruktur yang Rusak
Prabowo menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak sebagai Satgas Percepatan Perbaikan Jembatan yang rusak diterjang banjir. Tujuannya adalah agar dapat membantu Kementerian PU dan Pemda dalam proses perbaikan jembatan. Ia juga mengapresiasi kinerja semua instansi yang terlibat dalam proses perbaikan infrastruktur.
Korban Jiwa Nyaris 1.000 Orang
Tiga provinsi di Sumatera dilanda banjir bandang dan longsor setelah hujan deras mengguyur selama enam hari penuh pada akhir November hingga awal Desember 2025. Bencana ini menimbulkan korban jiwa, luka-luka, serta kerusakan luas pada infrastruktur dan ekosistem lingkungan. Hingga Minggu (7/12/2025) pukul 17.00 WIB, tercatat 940 orang meninggal dunia, 276 orang masih hilang, dan 5.000 orang mengalami luka-luka. Sebanyak 147 ribu rumah rusak dan 52 kabupaten/kota terdampak.
Hingga kini, sejumlah ruas jalan di Aceh, Sumut, dan Sumbar masih terputus, sementara aliran listrik dan komunikasi belum sepenuhnya normal. Jumlah korban tewas, hilang, dan pengungsi diperkirakan masih bertambah seiring proses evakuasi serta pembersihan material banjir bandang dan longsor.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”











