Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik
Bisnis  

Kehilangan Etika Pangeran Harry dan Meghan Markle Berusaha Melampaui Kate Middleton

Pangeran Harry dan Meghan Markle Menantang Etika Kerajaan dengan Menyamai Kate Middleton

Beritagowa.com – Jakarta – Pangeran Harry dan Meghan Markle mendapat kecaman karena dianggap tidak pantas setelah merilis video kegiatan terbaru pada 2024. Padahal, pada hari yang sama Kate Middleton menyambut Emir Qatar ke Inggris Raya untuk kunjungan kenegaraan. Video tersebut dirilis melalui Archewell Foundation secara daring, yang merinci upaya filantropis mereka sepanjang tahun. Hal ini dianggap melanggar aturan “tidak tertulis” tentang mencuri perhatian dari anggota lain dalam tugas publik mereka. Pengamat Keluarga Kerajaan, Richard Fitzwilliams, mengatakan bahwa apa yang dilakukan Pangeran Harry dan Meghan Markle ini adalah sesuatu yang seharusnya tidak mereka lakukan. Menurutnya, saat seorang bangsawan terlibat dalam acara besar, mereka tidak boleh menghadapi persaingan. Seharusnya, liputan media harus diberikan kepada bangsawan lain. Meski demikian, Fitzwilliams juga mengatakan bahwa hal ini mencerminkan dunia saat ini. Namun, dia juga menambahkan bahwa Catherine hanya menghadiri beberapa acara kerajaan tahun ini karena sedang berjuang melawan kanker. Pengamat kerajaan ini menyebut bahwa apa yang dilakukan Harry dan Markle itu adalah hal yang tidak pantas. Pasalnya, mereka masih merupakan anggota Keluarga Kerajaan meskipun telah menimbulkan keretakan di dalamnya. Fitzwilliams juga menambahkan bahwa keputusan mereka untuk merilis video tersebut pada hari yang sama dengan kunjungan kenegaraan Emir Qatar adalah hal yang luar biasa. Hal ini menurutnya tidak bersahabat, terutama karena raja dan Catherine sedang dalam pemulihan dari kanker.

Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *