Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik
Bisnis  

LBH Gema Keadilan Minta Kapolri Tinjau Ulang Pemakaian Senjata Api oleh Petugas

Kapolri Diminta LBH Gema Keadilan Evaluasi Penggunaan Senjata Api Petugas

Beritagowa.com – LBH Gema Keadilan meminta Polri untuk mengevaluasi penggunaan senjata api oleh anggota kepolisian. Hal ini dilakukan menyusul maraknya penyalahgunaan senjata api oleh oknum polisi belakangan ini. Juru Bicara LBH Gema Keadilan, Komang Sanju Bayu, menekankan pentingnya evaluasi psikologi dan penggunaan senjata api oleh seluruh personel Polri untuk mencegah aksi penembakan yang merugikan masyarakat dan citra institusi Polri.

“Saya mendesak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan evaluasi penggunaan senjata api oleh anggotanya. Sebab ini membahayakan keselamatan masyarakat dan citra institusi Polri,” ujar Komang pada Kamis (28/11/2024).

Menurut Komang, seringnya penyalahgunaan senjata api oleh oknum anggota kepolisian menuntut adanya peninjauan ulang secara periodik terhadap pemakaian dan pemberian kewenangan dalam penggunaan senjata api oleh seluruh anggota. Ia juga menekankan pentingnya peninjauan ulang syarat, prosedur, dan siapa saja anggota kepolisian yang berhak menggunakan senjata api.

Komang juga mendesak Polri untuk mengusut tuntas semua kasus penembakan oleh oknum polisi, khususnya kasus penembakan siswa Paskribra SMKN 4 Semarang Gamma Rizkynata Oktafandy (17). Ia menegaskan perlunya tindakan tegas terhadap oknum polisi yang melakukan penembakan karena telah menghilangkan nyawa generasi penerus bangsa.

Sejumlah kasus penembakan oleh oknum polisi terjadi dalam sebulan terakhir ini. Salah satunya adalah kasus penembakan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Ryanto Anshari oleh Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar di halaman parkir Polres Solok Selatan pada Jumat, 22 November 2024.

Beberapa hari kemudian, seorang siswa Paskibra SMKN 4 Semarang Gamma Rizkynata Oktafandy (17) tewas ditembak oleh oknum polisi pada Minggu, 24 November 2024 dini hari. Pelaku penembakan, Aipda RZ (38) anggota Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang, telah ditahan di Polda Jateng.

Pada hari yang sama, Beni (48) warga Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tewas ditembak oleh oknum Polisi yang bertugas di Satuan Brimob saat kepergok sedang mencuri tandan buah segar kelapa sawit.

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *