Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik
Bisnis  

Kunci Mengatasi Nyeri Otot Terungkap Ternyata Vitamin D Bisa Didapatkan dari Telur atau Ikan Tuna

"Rahasia Mengatasi Nyeri Otot Terbongkar, Ternyata Ada di Telur dan Ikan Tuna!"

beritagowa.com – JAKARTA – Nyeri otot merupakan keluhan umum yang memengaruhi orang-orang dari segala usia dan gaya hidup. Masalah nyeri otot biasanya akibat latihan yang intens, cedera atau kondisi kronis, menemukan kelegaan adalah prioritas bagi banyak orang.

Dikutip redaksi beritagowa.com dari marca, beberapa penelitian mulai menunjukkan nutrisi tertentu yang dapat memainkan peran penting dalam mengurangi rasa sakit dan nyeri ini, yakni vitamin D. Vitamin D adalah vitamin yang larut dalam lemak yang penting untuk berbagai fungsi dalam tubuh manusia. Vitamin ini paling dikenal karena perannya dalam kesehatan tulang karena membantu mengatur kalsium dan fosfor dalam tubuh. Namun, fungsinya lebih dari itu; vitamin D juga terlibat dalam modulasi sistem kekebalan tubuh dan memiliki efek anti-inflamasi.

Beberapa makanan yang kaya akan vitamin D, termasuk ikan berlemak, seperti salmon atau tuna, hati, telur dan produk susu yang difortifikasi. Namun, penelitian terkini telah mulai menyelidiki hubungan antara kadar vitamin D dan nyeri otot. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Pain Research menemukan bahwa orang dengan kadar vitamin D rendah lebih mungkin mengalami nyeri otot kronis.

Para peneliti menyarankan bahwa kekurangan vitamin D dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan otot yang mengakibatkan peningkatan nyeri. Namun, penelitian lain yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Boston menemukan bahwa suplemen vitamin D dapat membantu mengurangi nyeri otot pada orang dengan kekurangan vitamin D. Peserta yang menerima suplemen menunjukkan penurunan yang signifikan dalam tingkat nyeri mereka setelah beberapa minggu pengobatan.

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *