Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik
Bisnis  

Menteri Perdagangan Terjerat Kasus Korupsi Gula, Gelar Terakhirnya Jadi Tersangka

Terjerat Korupsi Gula, Menteri Perdagangan Ditetapkan Sebagai Tersangka di Akhir Jabatannya

Tom Lembong sempat menjadi anggota tim kampanye Jokowi-Jusuf Kalla pada Pilpres 2014. Setelah Jokowi menang, Tom ditunjuk menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 2014. Kemudian pada 12 Agustus 2015, ia diangkat menjadi Menteri Perdagangan menggantikan Rachmat Gobel.

Tom Lembong menjabat Mendag kurang dari satu tahun. Ia digantikan Enggartiasto Lukita pada 27 Juli 2016. Sejak itu, Tom Lembong mengundurkan diri dari BKPM dan kembali ke sektor swasta. Ia mendirikan perusahaan modal ventura bernama Quvat Management.

3. Enggartiasto Lukita

Enggartiasto Lukita menjabat sebagai Menteri Perdagangan periode 27 Juli 2016–23 Oktober 2019. Pria kelahiran Surabaya, 5 Agustus 1959, itu menggantikan Tom Lembong.

Enggartiasto merupakan kader Partai Gerindra yang mendapat amanah menjadi Menteri Perdagangan. Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPR periode 2009-2014 dari Partai Gerindra.

Sebelum terjun ke dunia politik, Enggartiasto merupakan seorang pengusaha. Ia merupakan pemilik perusahaan minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) yang beroperasi di Kalimantan Timur. Enggartiasto juga pernah menjabat Komisaris Utama PT. Kebun Rimau Lestari (KRL) dan PT. Kebun Sawit Gemilang (KSG).

Selain itu, Enggartiasto juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2005-2010.

4. Agus Suparmanto

Agus Suparmanto adalah Menteri Perdagangan periode 23 Oktober 2019–22 Desember 2020. Pria kelahiran Kebumen, 23 Oktober 1960, itu menggantikan Enggartiasto Lukita.

Agus Suparmanto merupakan seorang akademisi. Ia merupakan lulusan Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (1984). Pada 1985, ia meraih gelar Master of Science dari University of Illinois, Urbana-Champaign, Amerika Serikat. Kemudian pada 1993, Agus mendapat gelar doktor dari University of Illinois.

Sebelum menjadi Mendag, Agus Suparmanto menjabat sebagai Rektor Universitas Pertahanan Indonesia (2013-2019). Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo (2005-2010) dan Ketua Kadin Indonesia (2010-2015).

Agus Suparmanto juga pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2015-2019. Wantimpres adalah lembaga yang memberi saran kepada Presiden terkait kebijakan strategis.

5. Muhammad Lutfi

Muhammad Lutfi menjabat sebagai Menteri Perdagangan periode 22 Desember 2020–sekarang. Pria kelahiran Lampung, 29 Mei 1963, itu menggantikan Agus Suparmanto.

Muhammad Lutfi merupakan seorang profesional dan pengusaha. Ia merupakan lulusan Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (1987) dan meraih gelar Master of Business Administration dari University of California, Berkeley, Amerika Serikat (1993).

Lutfi pernah menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2015-2020. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (2010-2013) dan Menteri Perdagangan RI (2011-2014).

Sebelum terjun ke dunia politik, Lutfi memulai karier sebagai bankir di Bank of America pada 1987. Ia juga pernah bekerja di Salomon Brothers (1993-1999) dan JP Morgan Chase (1999-2000). Pada 2000, ia mendirikan perusahaan manajemen investasi bernama Makara Capital.

Selain itu, Lutfi juga pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk (2005-2010) dan Komisaris PT. Bank Central Asia Tbk (2010-2015).

Lutfi juga tercatat sebagai salah satu pendiri Partai Nasdem. Ia pernah menjadi anggota Dewan Pembina Partai Nasdem dan menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina periode 2011-2015.

Sebagai Menteri Perdagangan, Lutfi memiliki tugas besar untuk memulihkan ekonomi nasional yang terpuruk akibat pandemi COVID-19. Ia juga bertanggung jawab untuk meningkatkan ekspor, melindungi produk dalam negeri, dan menjaga stabilitas harga.

Itulah enam Menteri Perdagangan dalam satu dekade terakhir. Mereka memiliki latar belakang, pengalaman, dan gaya kepemimpinan yang berbeda-beda. Namun, satu tujuan yang sama, yaitu memajukan perdagangan dan ekonomi Indonesia.

Beritagowa.com – Jakarta, Menteri Perdagangan Republik Indonesia adalah jabatan yang telah diemban oleh enam tokoh selama satu dekade terakhir. Salah satunya adalah Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong yang baru-baru ini ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi importasi gula pada tahun 2015-2016.

Menteri Perdagangan Republik Indonesia adalah pejabat negara yang bertanggung jawab atas kebijakan perdagangan domestik dan internasional. Tugas utamanya mencakup pengaturan ekspor-impor, perlindungan produk dalam negeri, menjaga stabilitas harga, dan memastikan pasokan barang penting di pasar. Selain itu, Menteri Perdagangan juga bertanggung jawab untuk merumuskan dan melaksanakan kebijakan perdagangan yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Selama satu dekade terakhir, yaitu sejak masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, ada lima tokoh yang menjabat sebagai Menteri Perdagangan. Beberapa di antaranya berasal dari kalangan profesional, sementara yang lain berasal dari partai politik. Siapa saja mereka?

Menteri Perdagangan di awal pemerintahan Presiden Jokowi adalah Rachmat Gobel yang menjabat dari tanggal 27 Oktober 2014 hingga 12 Agustus 2015. Sebelum menjadi Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel adalah seorang pengusaha dan pemilik perusahaan pemasaran elektronik ternama asal Jepang di Indonesia. Pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rachmat Gobel juga pernah menjadi anggota Komite Inovasi Nasional (KIN) yang membantu Presiden memperkuat sistem inovasi nasional dan mengembangkan budaya inovasi.

Rachmat Gobel hanya menjabat sebagai Menteri Perdagangan selama kurang dari satu tahun. Ia digantikan oleh Thomas Trikasih Lembong pada reshuffle cabinet pertama yang dilakukan oleh Presiden Jokowi. Saat ini, Rachmat Gobel menjabat sebagai Anggota DPR periode 2024-2029 dari Partai Nasdem, setelah sebelumnya menduduki kursi Wakil Ketua DPR pada periode sebelumnya.

Thomas Trikasih Lembong, yang lebih dikenal dengan nama Tom Lembong, juga merupakan salah satu Menteri Perdagangan RI dalam satu dekade terakhir. Ia menjabat dari tanggal 12 Agustus 2015 hingga 27 Juli 2016. Sebelum menjadi Menteri Perdagangan, Tom Lembong menyelesaikan pendidikan tinggi di Harvard University dan memiliki pengalaman bekerja di berbagai perusahaan ternama di Singapura dan Indonesia. Ia juga pernah menjadi Kepala

Gusun Fawaida

Gusun Fawaida merupakan seorang Penulis yang fokus pada isu lingkungan kerja, produktivitas, dan human interest. Ia senang mengamati perilaku manusia, membaca buku self-improvement, dan minum kopi sambil menulis ide. Motto: “Tulislah untuk memberi dampak.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *