Beritagowa.com – Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah menandatangani memorandum baru mengenai keamanan nasional yang menekankan pentingnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) bagi keamanan nasional. Pentagon dan badan-badan intelijen AS diperintahkan untuk lebih cepat mengadopsi dan menggunakan teknologi AI guna mencegah negara ini menjadi korban perangkat AI yang digunakan oleh musuh seperti China. Memo tersebut juga menetapkan pedoman untuk mencegah penggunaan AI yang merugikan kebebasan sipil atau hak asasi manusia. Seorang pejabat senior pemerintah mengatakan bahwa kegagalan untuk mengadopsi AI lebih cepat dapat membuat AS berisiko mendapat kejutan strategis dari pesaingnya, terutama China yang tengah memodernisasi dan merevolusi kemampuan militer dan intelijen mereka menggunakan AI. Pedoman baru ini dibuat berdasarkan perintah eksekutif yang dikeluarkan tahun lalu dan berupaya mengatasi masalah yang dapat menghambat kemampuan AS untuk memasukkan AI ke dalam sistem keamanan nasional.
Home
Bisnis
Kecerdasan Buatan Dijadikan Senjata Baru Militer dan Intelijen AS Melawan Serangan Siber
Kecerdasan Buatan Dijadikan Senjata Baru Militer dan Intelijen AS Melawan Serangan Siber
Read Also
Recommendation for You

Pertumbuhan kinerja PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) pada tahun 2025 dinilai cukup solid, dengan…

Jakarta Propertindo (Jakpro) Memperkuat Peran Sebagai Penggerak Pembangunan Jakarta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menyambut positif…

Perusahaan Perikanan di Malang Siap Menembus Pasar Internasional PT Akademi Laut Selatan (ALS), sebuah Unit…

Pengadaan Barang dan Jasa BGN yang Disorot Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan lantaran pengadaan…

Ancol Bertransformasi Menjadi Destinasi Berbasis Pengalaman PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk telah melakukan transformasi menyeluruh…






