beritagowa.com – Amerika Serikat mengumumkan sanksi baru pada hari Kamis yang ditujukan kepada dua perusahaan asal China yang terlibat dalam pembuatan drone canggih untuk Rusia, yang digunakan untuk menggempur Ukraina.
Menurut Departemen Keuangan AS, sanksi tersebut ditujukan kepada Xiamen Limbach Aircraft Engine Co Ltd yang memproduksi mesin untuk drone jarak jauh seri Garpiya Rusia, serta Redlepus Vector Industry Shenzhen Co Ltd yang ikut serta dalam pengiriman drone tersebut. Selain itu, sanksi juga ditujukan kepada orang dan perusahaan Rusia yang terafiliasi.
Wion News melaporkan bahwa drone-drone tersebut telah digunakan untuk menyerang target militer dan sipil di Ukraina, menyebabkan kerusakan pada infrastruktur penting dan menimbulkan korban jiwa. Reuters juga melaporkan bahwa drone-dron











