Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik
Bisnis  

Padang Miliki Pusat Rendang, Pabrik Rendang Siap Sajian

Kota Padang Memiliki Sentra Rendang yang Menjadi Pusat Produksi IKM

Di balik aroma bumbu khas Minangkabau, Kota Padang kini memiliki kebanggaan baru: Sentra Rendang. Tempat ini menjadi pusat produksi rendang bagi sejumlah pelaku Industri Kecil Menengah (IKM). Dengan adanya Sentra Rendang, para pelaku usaha dapat memproduksi rendang dengan standar yang lebih terjamin dan mudah mendapatkan izin edar.

Pembangunan Sentra Rendang

Ketua Tim Sentra Rendang sekaligus Penyuluh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ahli Muda, Rahmiati Kahar, menjelaskan bahwa pembangunan Sentra IKM diajukan sejak 2015, tetapi baru terealisasi pada 2025 sebagai Sentra Rendang. Tujuan dari tempat produksi ini adalah memberikan fasilitas kepada IKM supaya produk yang dihasilkan terstandar. Selain itu, para pelaku usaha juga lebih mudah mendapatkan izin edar MD (makanan dalam negeri).

Saat ini, ada tujuh merek makanan yang memproduksi rendang kemasan di Sentra Rendang, yaitu Siti Nurbaya Food (PT Karya Bagus Indonesia), Asese, Katuju (CV Kuliner Makmur Sejahtera), Ikaboga, Yonica, Ratu (PT Ratu Golden Global), dan Faghaz (CV Faghaz). Tidak semua merek menggunakan dapur di Sentra Rendang setiap hari. Hanya Siti Nurbaya Food dan Katuju yang rutin memproduksi rendang setiap hari, sementara sisanya biasa memproduksi rendang sebulan sekali sesuai permintaan pasar.

Jenis Rendang yang Diproduksi

Rendang kemasan yang diproduksi di Sentra Rendang terdiri dari berbagai variasi, seperti rendang daging sapi, bumbu rendang, rendang daging suwir, rendang ayam suwir, rendang daging dan kentang, ayam asam manis dan kentang, hingga pasta rendang.

Produk yang diproduksi bukanlah rendang beku (frozen), melainkan rendang kemasan retort. Teknologi kemasan retort digunakan untuk memperpanjang masa simpan makanan melalui suhu dan tekanan tinggi dalam wadah tertutup. Dengan demikian, rendang kemasan dapat disimpan hingga satu tahun tanpa perlu masuk kulkas maupun freezer.

Proses Produksi dan Pengemasan

Tujuh merek rendang kemasan ini telah melalui pendampingan terkait keamanan pangan selama empat bulan, mengingat produk yang dikonsumsi adalah makanan basah. Untuk mendapatkan izin edar MD, para produsen rendang kemasan wajib melalui program manajemen risiko.

Pada 2021, Sentra Rendang mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Perindustrian untuk membangun kantor, tempat produksi, hingga gedung promosi. Sentra Rendang kembali mendapatkan DAK pada 2022 yang digunakan untuk pembangunan Rumah Kemasan di Sentra Rendang. Di tahun 2024, setelah melakukan konsultasi dengan konsultan dan tenaga ahli dari Kementerian, dilakukan penambahan di beberapa bagian gedung, seperti plafon dan lantai, untuk mendukung keamanan pangan.

Struktur dan Fasilitas Sentra Rendang

Sentra Rendang terdiri dari tiga bangunan terpisah, yakni gedung utama (tempat produksi), rumah kemasan, dan kantor. Gedung utama berfungsi sebagai tempat produksi, sementara rumah kemasan berguna sebagai toko untuk menjual berbagai merek rendang kemasan. Kantor berfungsi sebagai tempat menerima tamu atau kunjungan serta ruang pertemuan.

Terdapat sembilan dapur di dalam Sentra Rendang. Delapan di antaranya merupakan tempat memasak rendang dengan berkapasitas 28 kilogram, sedangkan satu dapur dirancang khusus untuk memasak rendang dengan kapasitas total 400 kilogram. Selain itu, Sentra Rendang juga memiliki ruang pra-persiapan (penyimpanan bahan baku), ruang mesin dan peralatan, ruang santan, dapur masak, ruang kemas primer, ruang thawing, dan area retort.

Proses Produksi dan Pengemasan

Produksi rendang kemasan di Sentra Rendang berlangsung sejak pagi hingga siang hari. Saat berkunjung pada siang menjelang sore hari, tidak banyak produksi rendang yang bisa dilihat langsung. Hanya ada satu proses memasak rendang di dapur berkapasitas 28 kilogram, di mana seorang pekerja sedang memasak rendang sebanyak 10 kilogram.

Selain itu, pengemasan rendang dilakukan menggunakan vakum. Setiap kemasan rendang memiliki bobot 250 gram, dengan satu potongan daging rendang sekitar 50 gram. Satu kemasan rendang 250 gram dijual seharga mulai Rp 95.000. Usai ditimbang sesuai bobot, kemasan rendang divakum dan siap melalui proses retort di akhir proses.

Proses sterilisasi menggunakan suhu dan tekanan tinggi yang terkunci sehingga bakal bakteri mikroba itu mati dan produk tahan sampai 13 bulan. Dengan teknologi ini, rendang kemasan dari Sentra Rendang dapat bertahan lebih lama tanpa perlu penyimpanan khusus.

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *