Setelah keluar dari ICU, pasien masih membutuhkan terapi yang terus dilanjutkan untuk memperkuat kondisi fisik dan menghindari kemungkinan terjadinya serangan kembali. Terapi ini dapat dilakukan di rumah dengan bantuan tenaga medis yang terlatih dan terampil, seperti yang ditawarkan oleh Kavacare.
2. Pengawasan Medis yang Lebih Intensif
Perawatan pasca-ICU di rumah tidak berarti pasien dibiarkan begitu saja. Tenaga medis yang terlatih akan terus memantau kondisi pasien, melakukan tindakan medis, dan memberikan perawatan yang dibutuhkan. Hal ini membantu pasien untuk pulih lebih cepat dan mengurangi risiko serangan kembali.
3. Lingkungan yang Lebih Nyaman
Perawatan di rumah memberikan lingkungan yang lebih nyaman dan lebih akrab bagi pasien. Hal ini dapat meningkatkan semangat dan motivasi pasien untuk pulih lebih cepat. Dengan bantuan tenaga medis yang terlatih, pasien dapat menjalani perawatan di rumah dengan lebih tenang dan nyaman.
4. Dukungan Keluarga yang Lebih Besar
Perawatan pasca-ICU di rumah juga memberikan kesempatan bagi keluarga untuk lebih terlibat dalam proses pemulihan pasien. Dukungan dari keluarga yang lebih besar dapat memberikan efek positif bagi pasien dan membantu dalam proses pemulihan.
beritagowa.com – Jakarta – ICU atau Intensive Care Unit merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang sangat penting dalam menangani pasien dengan kondisi kritis. Di Jakarta, fasilitas ICU menjadi sangat penting mengingat tingginya kebutuhan akan perawatan intensif. Berdasarkan data yang diterbitkan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta, saat ini terdapat 2181 tempat tidur ICU yang tersebar di berbagai Rumah Sakit di Jakarta.
Meskipun angka ini terbilang besar, namun seringkali fasilitas ICU di wilayah Jakarta penuh dan tidak dapat menampung pasien yang membutuhkan perawatan intensif. Oleh karena itu, diperlukan pengendalian mutu dan kualitas pelayanan ICU, serta perawatan pasien pasca-ICU untuk memenuhi standar medis yang bermutu.
“Perawatan ICU harus dilakukan secara komprehensif, yang mampu menangani berbagai kebutuhan mulai dari yang sederhana hingga yang kompleks. Pasien ICU dan pasca-ICU membutuhkan banyak layanan medis, seperti pemeriksaan laboratorium, fisioterapi, manajemen luka, dan berbagai kebutuhan lainnya. Semua ini harus terintegrasi dengan baik,” ujar CEO dan Co-Founder Kavacare, Dr. Eddy Wiria Ph.D.
Dr. Eddy juga menekankan pentingnya kesiapan tenaga medis dalam bekerja secara bergantian (shifting). Hal ini dikarenakan jika hanya satu perawat yang bertugas dalam waktu yang lama, maka akan muncul risiko penurunan kualitas pelayanan akibat kelelahan dan kehilangan fokus. Di rumah sakit, perawat yang bertugas memang sudah diatur dalam sistem shifting, namun hal ini lebih sulit dilakukan dalam layanan homecare. Biasanya, layanan homecare hanya menyediakan satu perawat untuk satu bulan.
Selain perawatan di ruangan ICU yang ketat, perawatan pasien pasca-ICU juga membutuhkan perhatian khusus yang intensif, terutama jika dilakukan di rumah. Pasien pasca-ICU yang memilih untuk pulih di rumah seringkali merasakan keuntungan berupa kedekatan dengan keluarga, sehingga dapat membantu mempercepat proses pemulihan.
Oleh karena itu, jika pasien membutuhkan perawatan pasca-ICU di rumah, keluarga dapat mempercayakan layanan homecare yang memadai, seperti yang ditawarkan oleh Kavacare.
Mengapa Perawatan Pasca ICU di Rumah Sangat Penting?
Bagi pasien yang telah melewati masa kritis di ICU, proses pemulihan masih belum berakhir. Fase pasca ICU, terutama jika pasien memilih untuk menjalani perawatan di rumah, membutuhkan perhatian khusus dan perawatan yang tepat. Di sinilah peran tenaga medis profesional sangat penting.
1. Kelanjutan Terapi
Setelah keluar dari ICU, pasien masih membutuhkan terapi yang terus dilanjutkan untuk memperkuat kondisi fisik dan menghindari kemungkinan terjadinya serangan kembali. Terapi ini dapat dilakukan di rumah dengan bantuan tenaga medis yang terlatih dan terampil, seperti yang ditawarkan oleh Kavacare.
2. Pengawasan Medis yang Lebih Intensif
Perawatan pasca-ICU di rumah tidak berarti pasien dibiarkan begitu saja. Tenaga medis yang terlatih akan terus memantau kondisi pasien, melakukan tindakan medis, dan memberikan perawatan yang dibutuhkan. Hal ini membantu pasien untuk pulih lebih cepat dan mengurangi risiko serangan kembali.
3. Lingkungan yang Lebih Nyaman
Perawatan di rumah memberikan lingkungan yang lebih nyaman dan lebih akrab bagi pasien. Hal ini dapat meningkatkan semangat dan motivasi pasien untuk pulih lebih cepat. Dengan bantuan tenaga medis yang terlatih, pasien dapat menjalani perawatan di rumah dengan lebih tenang dan nyaman.
4. Dukungan Keluarga yang Lebih Besar
Perawatan pasca-ICU di rumah juga memberikan kesempatan bagi keluarga untuk lebih terlibat dalam proses pemulihan pasien. Dukungan dari keluarga yang lebih besar dapat memberikan efek positif bagi pasien dan membantu dalam proses pemulihan.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











