Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Megawati: Korupsi, Geopolitik, dan Harga Cabai



JAKARTA – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, secara resmi membuka agenda penguatan organisasi bagi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) pengurus daerah se-Indonesia di Sekolah Partai, Jakarta, Kamis (16/4). Acara ini diselenggarakan dalam bentuk luring dan daring. Megawati hadir didampingi oleh Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto serta jajaran DPP PDIP lainnya.

Ratusan pengurus daerah hadir baik secara langsung maupun melalui aplikasi Zoom. Acara yang dimulai hari ini akan berlangsung selama beberapa pekan ke depan. Momentum ini digunakan oleh Megawati untuk memacu semangat kader partai di tengah berbagai tantangan, serta menegaskan peran partai sebagai sokoguru negara.

Pembukaan acara diawali dengan penekanan disiplin yang sangat ketat. Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menyatakan bahwa setiap peserta wajib mengikuti proses kaderisasi secara utuh. “Materi mencakup aspek ideologi, geopolitik, Pancasila dan narasi pembebasan rakyat tertindas, hingga kepemimpinan dan manajerial agar fungsi organisasi Partai berjalan semakin optimal,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menambahkan bahwa Sekolah Partai merupakan tempat pelembagaan ideologi. “Jadikanlah pelatihan ini sebagai momentum untuk membangkitkan energi perjuangan. Kontemplasikan setiap materi yang diberikan agar meresap sehingga menjadi pedoman perilaku kader Partai. Kepercayaan rakyat menjadi modal penting dalam pemenangan Pemilu 2029,” ujar Hasto.

Dalam arahannya, Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya memahami pemikiran kritis-dialektis dari Bung Karno agar kader memiliki visi masa depan dan kokoh membumi di tengah rakyat. “Saya akan memberikan peringatan keras kepada kader yang tidak mau bekerja secara maksimal di lapangan. Dilarang korupsi. Turun ke bawah rasakan denyut kehidupan rakyat. Di situlah kalian akan memahami politik sebagai kehidupan,” ujarnya.

Megawati juga memaparkan analisis tajam mengenai situasi global, termasuk dampak ketegangan Iran-Israel di Selat Hormuz terhadap perekonomian dalam negeri. “Saya sudah perintahkan agar para kepala daerah dan pimpinan dewan dari PDI Perjuangan mengambil kebijakan terobosan untuk melakukan penghematan anggaran. Kedepankan sense of priority and urgency. Pastikan kebutuhan pangan rakyat. Buat mobilisasi kerja padat karya,” kata Megawati.

Sementara di dalam negeri, Megawati menyampaikan laporan para ibu kepadanya soal harga barang kebutuhan pokok yang naik seperti cabai. Ia pun menginstruksikan kader untuk kreatif dalam membantu rakyat, salah satunya melalui program ketahanan pangan keluarga dan sosialisasi buku masakan murah bergizi untuk menekan angka stunting.

Megawati juga membedah peran KSB secara spesifik. “Kalau Bendahara, uang jangan dikekep sendiri (dipegang sendiri). Kita punya tabungan-tabungan dana abadi loh. Ketua harus bisa mengguyubkan orang-orangnya. Sekretaris itu tanggung jawab jalannya partai,” jelasnya. Ia juga mewajibkan pengurus daerah untuk mengadakan rapat rutin minimal seminggu sekali setiap Selasa dengan sistem absensi yang ketat.

“Kemenangan bagi kita bukan sekadar kemenangan elektoral. Kemenangan bagi kita adalah ketika rakyat merasakan kehadiran partai. Ketika rakyat merasakan keadilan. Saya hanya ingin partai ini tetap tegak menjadi sokoguru bagi negara dan bangsa,” pungkas Megawati.

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *