Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Jared Kushner: Menantu Trump yang Terlibat dalam Negosiasi dengan Iran di Pakistan

Tim Negosiasi AS dengan Iran yang Melibatkan Jared Kushner

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengirim tiga tokoh penting untuk terlibat dalam negosiasi dengan Iran di Pakistan. Negosiasi ini dimulai pada hari Sabtu (11/4/2026), namun hingga saat ini belum berhasil mencapai kesepakatan yang signifikan antara kedua pihak. Di sisi AS, tim negosiasi terdiri dari Wakil Presiden AS JD Vance, Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff, dan Jared Kushner.

Jared Kushner, yang tidak memiliki jabatan resmi di pemerintahan AS, tetapi dianggap sebagai salah satu tokoh sentral dalam kebijakan luar negeri AS. Ia adalah menantu Presiden Donald Trump dan suami dari Ivanka Trump. Meskipun tidak dikenal secara luas oleh publik global, peran Kushner dalam berbagai negosiasi internasional sangat penting. Ia sering dipercaya untuk menjalin kerjasama dengan negara-negara asing, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Peran Kushner dalam Diplomasi Internasional

Kushner memiliki akses langsung ke Presiden Donald Trump dan memiliki hubungan kuat dengan para pemimpin Timur Tengah. Karena itu, ia sering menjadi utusan khusus yang diandalkan dalam berbagai negosiasi penting. Dalam kasus Iran, Kushner menyampaikan langsung keinginan Trump kepada delegasi Iran. Hal ini membuat para pemimpin Timur Tengah lebih memilih berbicara langsung dengan Kushner karena ia memiliki akses kunci ke presiden AS.

Selain berperan sebagai penasihat, Kushner juga aktif dalam dunia bisnis. Ia adalah pendiri perusahaan ekuitas swasta Affinity Partners yang berbasis di Miami. Perusahaan ini mengelola aset senilai lebih dari $5,4 miliar per September 2025. Affinity Partners telah mengumpulkan dana sebesar $4,6 miliar dari para pendukung terkemuka Timur Tengah, seperti dana kekayaan negara Saudi dan Qatar, serta pendiri Foxconn, Terry Gou.

Sejak tahun 2008 hingga 2017, Kushner menjabat sebagai CEO Kushner Companies, perusahaan real estat yang didirikan bersama oleh ayah dan kakeknya. Selama masa jabatan pertama Trump dari tahun 2017 hingga 2021, ia menjadi penasihat senior. Sejak musim panas lalu, ia kembali muncul sebagai utusan perdamaian tingkat tinggi untuk Trump dan membantu menengahi gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

Pengalaman Kushner dalam Negosiasi

Kushner juga terlibat langsung dalam negosiasi dengan Iran mengenai program nuklir Teheran. Selain itu, ia memimpin negosiasi untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Pada tanggal 7 April, di sela-sela acara Easter Egg Roll di Gedung Putih, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa Vance, Witkoff, dan Kushner sedang berbicara dengan perantara di Pakistan.

Namun, sebelumnya pada bulan Maret, Iran menolak untuk bernegosiasi dengan Witkoff dan Kushner, menuduh mereka melakukan “pengkhianatan”. Meski demikian, Kushner tetap menjadi bagian dari tim negosiasi yang dikirim oleh Trump. Perannya dalam diplomasi internasional menunjukkan bahwa ia memiliki pengaruh besar dalam kebijakan luar negeri AS.

Karier Bisnis dan Pengaruh Politik

Dalam dunia bisnis, Kushner dikenal sebagai pengusaha yang sukses. Selain Affinity Partners, ia juga memiliki perusahaan real estat yang dikelola oleh keluarganya. Pengalaman bisnisnya memberinya wawasan yang mendalam tentang dinamika politik dan ekonomi internasional.

Kushner juga dikenal sebagai pelobi yang aktif. Ia sering kali menjadi jembatan antara pemerintah AS dan pemangku kepentingan di luar negeri. Keterampilannya dalam berdiplomasi dan kemampuannya untuk membangun hubungan dengan pemimpin dunia membuatnya menjadi sosok yang sangat berharga dalam tim negosiasi AS.

Dengan pengalaman yang luas dan akses yang langsung ke Presiden Trump, Kushner terbukti menjadi tokoh yang sangat berpengaruh dalam berbagai isu politik internasional. Meski tidak memiliki jabatan resmi, perannya dalam negosiasi dengan Iran menunjukkan betapa pentingnya posisinya dalam kebijakan luar negeri AS.

Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *