KPK Lakukan OTT di Tulungagung, Bupati Diamankan
Pada 10 April 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Tulungagung. Operasi ini mengamankan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, seperti yang dikonfirmasi oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. Berdasarkan informasi yang diperoleh, tim KPK melakukan penggeledahan di Pendapa dan kantor Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung. Sementara itu, sejumlah pejabat Pemkab datang ke Polres dengan membawa dokumen.
Kronologi OTT KPK di Tulungagung
Operasi KPK di Tulungagung berlangsung sejak siang hingga malam hari. Tim KPK lebih dulu mendatangi Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso pada pukul 15.00 WIB. Penggeledahan juga dilakukan di kantor Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung. Dalam proses tersebut, anggota Satpol PP diminta menyerahkan ponsel mereka. Malam harinya, sejumlah pejabat dari Pemerintah Kabupaten Tulungagung terlihat datang ke Polres Tulungagung, diduga untuk pemeriksaan lanjutan oleh KPK.
Beberapa Pejabat Datangi Polres, Bawa Dokumen
Beberapa pejabat yang hadir di Polres antara lain:
* Yulius Rama Isworo, datang bersama personel KPK sambil membawa kardus berisi dokumen
* Dwi Yoga, membawa koper yang diduga berisi berkas penting
* Makrus Mannan
* Arif Effendi
* Hartono
* Zuhrotul Aini
* Dwi Hari Subagyo
Sumber internal kepolisian menyebutkan, “Memang ada aktivitas KPK,” yang semakin menguatkan dugaan adanya proses penegakan hukum yang sedang berlangsung.
Profil Gatut Sunu Wibowo
Gatut Sunu Wibowo dikenal sebagai kepala daerah yang memiliki latar belakang kuat di dunia usaha sebelum terjun ke politik. Sebelum menjabat sebagai Bupati Tulungagung, ia lebih dulu menjadi Wakil Bupati periode 2021–2024, mendampingi Maryoto Birowo. Di luar pemerintahan, ia merupakan pengusaha material bangunan dengan jaringan bisnis yang tersebar di wilayah Tulungagung dan Trenggalek. Karier politiknya tergolong cepat, mengingat ia baru bergabung dengan PDI Perjuangan pada November 2021, namun berhasil memenangkan Pilkada dalam waktu singkat.
Riwayat Pendidikan
Perjalanan pendidikan Gatut Sunu turut membentuk gaya kepemimpinannya:
* S2: UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (2021–2023)
* S1: Universitas Merdeka Malang (1988–1992)
* SMAK Santo Thomas Aquino (1985–1988)
* SMP Negeri Bandung (1982–1985)
* SDN Gandong 1 (1976–1982)
Harta Kekayaan Gatut Sunu Wibowo
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2022, total kekayaan Gatut Sunu Wibowo mencapai sekitar Rp17,8 miliar. Aset tanah dan bangunan menjadi bagian terbesar dari kekayaannya, tersebar di Tulungagung, Trenggalek, Surabaya, hingga luar daerah. Nilainya mencapai miliaran rupiah dari puluhan bidang properti.
Kendaraan dan Alat Transportasi
- Toyota Vellfire tahun 2018 senilai Rp800 juta
- Mitsubishi Pajero Sport tahun 2018 senilai Rp425 juta
- Toyota Innova tahun 2021 senilai Rp450 juta
- Sejumlah truk operasional dan sepeda motor
Aset Lainnya
- Harta bergerak lainnya: Rp525 juta
- Kas dan setara kas: sekitar Rp41,7 juta
Hingga saat ini, Komisi Pemberantasan Korupsi belum memberikan penjelasan detail terkait konstruksi perkara dalam OTT tersebut. Publik kini menanti perkembangan lebih lanjut, termasuk siapa saja pihak yang terlibat, barang bukti yang diamankan, serta dugaan kasus yang menjerat Bupati Tulungagung.
Kasus ini menjadi perhatian luas karena melibatkan kepala daerah aktif dan berpotensi berdampak pada jalannya pemerintahan di Kabupaten Tulungagung.











