Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik
Daerah  

Dampak Hujan Deras dan Angin Kencang di Sleman, Joglo Ambruk dan Gerbang Tol Ditutup

Cuaca Ekstrem Melanda Sleman, Berbagai Kerusakan Terjadi

Pada hari Sabtu (28/3/2026), wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang. Kejadian ini terjadi pada siang hingga sore hari dan menimbulkan dampak signifikan di beberapa daerah. Salah satu wilayah yang paling terdampak adalah Kapanewon Prambanan.

Berdasarkan laporan dari Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, R Haris Martapa, sejumlah bangunan dan infrastruktur mengalami kerusakan akibat cuaca buruk tersebut. Data yang dikumpulkan hingga pukul 18.49 WIB menunjukkan adanya kerusakan pada beberapa titik, khususnya di Kalurahan Madurejo dan Bokoharjo.

Kerusakan Bangunan dan Pohon Tumbang

Di wilayah Kalurahan Madurejo, tepatnya di Dusun Majasem RT 06/RW 26 dan RT 005/RW 27, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap. Angin kencang menyebabkan genting pres dan asbes berterbangan hingga pecah, menimpa area kamar, dapur, hingga teras rumah. Di Ngrahu Cepit RT 01 RW 15, Bokoharjo, sebuah joglo roboh akibat angin kencang.

Selain itu, di Dusun Majasem, RT 01/RW 20, material atap asbes dan genteng dilaporkan rusak parah diterjang angin. Selain kerusakan bangunan, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di beberapa titik. Di Dusun Marangan, Bokoharjo, pohon tumbang sempat menutup akses jalan menuju kawasan Wisata Banyunibo serta jalan perkampungan warga.

Penanganan Darurat oleh Tim Gabungan

BPBD Sleman telah segera melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian. Tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD Sleman, Pemerintah Kalurahan Madurejo, Bokoharjo dan Sambirejo, Relawan MRC, PLN, serta warga setempat telah melakukan asessmen cepat dan pembersihan material di lokasi kejadian. Menurut Haris, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Gerbang Tol Fungsional Purwomartani Ditutup Sementara

Gerbang Tol Fungsional Purwomartani, di Kalasan, Kabupaten Sleman, sempat ditutup sementara akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Penutupan ini dilakukan demi menjaga keselamatan pemudik yang melintas. Ruas tol fungsional ini belum dilengkapi lampu penerangan, sehingga pengguna jalan harus ekstra hati-hati.

Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Arfita Dewi, mengonfirmasi bahwa penutupan berlangsung selama 90 menit atau 1,5 jam, yaitu sekitar jam 13.30 sampai dengan 15.00 WIB. Setelah hujan mereda dan dianggap aman untuk dilewati, gerbang tol kembali dibuka untuk pemudik yang melintas di jalur tersebut.

Dua Hari Beruntun Cuaca Ekstrem

Selama dua hari terakhir, wilayah Sleman dilanda cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang. Hal ini terjadi pada Jumat (27/3/2026) dan Sabtu (28/3/2026). Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, mengungkapkan bahwa setidaknya terdapat 5 titik kejadian yang tersebar di wilayah Kalurahan Margomulyo, Seyegan.

Dampak kerusakan mencakup pemukiman, fasilitas umum hingga peternakan. Dua rumah rusak ringan akibat dampak hujan disertai angin. Rumah rusak ringan ini terjadi di wilayah Jumeneng (Mrincingan) dan Kamal Kulon. Pohon tumbang dilaporkan menimpa bagian utama dan teras rumah warga. Sementara di Dusun Kamal Wetan, kerusakan terjadi pada kandang ternak akibat tertimpa batang pohon yang tumbang.

Selain merusak bangunan, pohon tumbang di wilayah Dusun Mangsel sempat menutup akses jalan utama. Kejadian ini juga berdampak pada putusnya dua titik jaringan listrik dan satu jaringan telepon atau internet di kawasan tersebut. Namun, dalam rentetan kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *