Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik
Daerah  

Menjelang Lebaran, Ghea Afrilia Dorong Pariwisata Garut Hadirkan Kenyamanan dan Keamanan bagi Wisatawan

Persiapan Pariwisata Garut Menjelang Idul Fitri

Menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri, sektor pariwisata Kabupaten Garut diperkirakan akan mengalami lonjakan kunjungan wisatawan. Momentum libur panjang yang identik dengan tradisi mudik dan wisata keluarga ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk kalangan legislatif.

Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Ghea Afrilia, menaruh harapan besar kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Garut agar mampu menghadirkan destinasi wisata yang aman, nyaman, dan memberikan pelayanan optimal bagi para pengunjung.

Harapan tersebut disampaikan Ghea Afrilia saat diwawancarai di sela kegiatan Musyawarah Ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Garut yang digelar di Gedung Graha Intan Balarea, Sabtu, 14 Maret 2026. Menurutnya, momentum menjelang Idul Fitri harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh pemerintah daerah untuk memastikan seluruh destinasi wisata di Garut siap menyambut kedatangan wisatawan dari berbagai daerah.

Sebagai anggota DPRD yang duduk di Komisi III, Ghea menjelaskan bahwa salah satu mitra kerja komisinya adalah Dinas Pariwisata. Karena itu, dirinya terus memantau perkembangan sektor pariwisata di Garut, terutama menjelang musim liburan besar seperti Idul Fitri.

“Sebagai anggota Komisi III yang salah satu mitra kerjanya adalah Dinas Pariwisata, saya mengikuti perkembangan sektor pariwisata di Garut. Apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri yang tinggal beberapa hari lagi, biasanya kunjungan wisatawan meningkat cukup signifikan,” ujar Ghea.

Ia menegaskan bahwa kesiapan destinasi wisata bukan hanya soal daya tarik alam semata, tetapi juga berkaitan erat dengan faktor keamanan, kenyamanan, kebersihan, serta kualitas pelayanan kepada pengunjung. Hal-hal tersebut, menurutnya, menjadi faktor utama yang menentukan kesan wisatawan terhadap suatu daerah.

Ghea berharap seluruh pihak terkait, khususnya Dinas Pariwisata bersama stakeholder lainnya, dapat melakukan berbagai langkah antisipatif guna memastikan pengunjung mendapatkan pengalaman wisata yang menyenangkan selama berada di Garut.

“Yang paling penting adalah bagaimana wisatawan merasa aman dan nyaman. Pelayanan harus optimal, kebersihan juga harus dijaga. Dinas terkait perlu memastikan bahwa seluruh destinasi wisata siap menyambut pengunjung dengan standar pelayanan yang baik,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menilai bahwa peningkatan kualitas pengelolaan wisata tidak hanya berdampak pada kepuasan pengunjung, tetapi juga berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Ketika wisatawan merasa puas dan nyaman, mereka akan cenderung kembali berkunjung bahkan merekomendasikan Garut kepada orang lain.

Hal tersebut tentu menjadi peluang besar bagi para pelaku usaha lokal, mulai dari pedagang, pengelola wisata, pelaku UMKM, hingga sektor jasa lainnya yang menggantungkan penghidupan dari aktivitas pariwisata.

“Jika wisatawan merasa aman, nyaman, dan dilayani dengan baik, maka mereka akan kembali lagi ke Garut. Dampaknya tentu sangat positif bagi perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Kabupaten Garut sendiri dikenal memiliki berbagai destinasi wisata unggulan yang menjadi daya tarik wisatawan, mulai dari wisata alam pegunungan, pemandian air panas, hingga wisata budaya dan kuliner khas daerah. Oleh karena itu, Ghea menilai bahwa momentum libur Idul Fitri harus dimanfaatkan secara maksimal dengan pengelolaan yang baik agar kunjungan wisata dapat meningkat sekaligus memberikan citra positif bagi pariwisata Garut.

Ia pun mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, pengelola wisata, maupun masyarakat sekitar destinasi, untuk bersama-sama menjaga kenyamanan lingkungan wisata agar para pengunjung mendapatkan pengalaman terbaik selama berada di Garut.

“Pariwisata adalah wajah daerah. Jika kita bisa memberikan rasa aman, nyaman, bersih, dan pelayanan yang baik, maka Garut akan semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang ramah dan menyenangkan bagi semua orang,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang matang serta sinergi antar berbagai pihak, diharapkan sektor pariwisata Kabupaten Garut dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah, khususnya pada momentum libur panjang Idul Fitri tahun ini.

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *