Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Profil dan Karier Fadia Arafiq yang Terbongkar dalam OTT KPK

Penangkapan Bupati Pekalongan dalam Operasi Tangkap Tangan KPK

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, dilaporkan ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jawa Tengah. Informasi ini dikonfirmasi oleh perwakilan KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya pada Selasa. Saat ini, Fadia dan sejumlah pihak terkait dibawa ke Gedung Merah Putih di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Profil Singkat Bupati Pekalongan

Fadia Arafiq lahir di Jakarta pada 23 Mei 1978 dengan nama asli Laila Fathia. Ia adalah putra dari pedangdut A Rafiq. Sebelum terjun ke dunia politik, Fadia pernah mengikuti jejak ayahnya sebagai seorang penyanyi. Nama Fadia mulai dikenal setelah sukses membawakan single berjudul “Cik Cik Bum Bum” pada tahun 2000.

Ia kemudian memutuskan untuk beralih ke dunia politik dan menjadi Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016. Setelah itu, ia maju sebagai Bupati Pekalongan pada periode 2021–2024 dan berhasil menang. Pada pilkada 2025, Fadia kembali unggul dan memenangkan jabatan sebagai Bupati Pekalongan hingga 2030.

Karier Politik

Fadia Arafiq memiliki latar belakang karier yang cukup panjang dalam dunia politik. Berikut adalah rangkuman karier politiknya:

  • Wakil Bupati Pekalongan (2011–2016)
  • Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan (2016–2021)
  • Ketua KNPI Jawa Tengah (2016–2021)
  • Bupati Pekalongan (2021–2026)
  • Bupati Pekalongan (2025–2030)

Pendidikan

Sebelum menjabat sebagai Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq telah menempuh berbagai tingkat pendidikan. Berikut daftar pendidikannya:

  • SD Negeri Karet Tengsin 14 Tanah Abang, Jakarta Pusat
  • SMP Negeri 8 Tanah Abang, Jakarta Pusat
  • SMA Negeri 58 Ciracas, Jakarta Timur
  • S1 Manajemen Universitas AKI Semarang
  • S2 Manajemen Universitas Stikubank Semarang
  • S3 UNTAG Semarang

Harta Kekayaan

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 29 Maret 2024, harta kekayaan Fadia Arafiq mencapai angka Rp. 86.703.030.547. Dalam laporan tersebut, ia juga memiliki utang sebesar Rp. 2.684.436.439.

Berikut rincian harta kekayaan Fadia Arafiq:

II. DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN: Rp. 74.290.000.000

  • Tanah seluas 2720 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 2.040.000.000
  • Tanah dan Bangunan seluas 90 m²/55 m² di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 1.500.000.000
  • Tanah dan Bangunan seluas 180 m²/162 m² di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 3.500.000.000
  • Tanah dan Bangunan seluas 2.25 m²/2.25 m² di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT, HASIL SENDIRI: Rp. 2.400.000.000
  • Tanah dan Bangunan seluas 2.84 m²/2.84 m² di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT, HASIL SENDIRI: Rp. 3.800.000.000
  • Tanah dan Bangunan seluas 800 m²/500 m² di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 5.000.000.000
  • Tanah dan Bangunan seluas 489 m²/200 m² di KAB / KOTA KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI: Rp. 7.000.000.000
  • Tanah seluas 200 m² di KAB / KOTA BADUNG, HASIL SENDIRI: Rp. 3.500.000.000
  • Tanah dan Bangunan seluas 100 m²/100 m² di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR, HASIL SENDIRI: Rp. 5.000.000.000
  • Tanah seluas 550 m² di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 10.000.000.000
  • Tanah dan Bangunan seluas 209 m²/209 m² di KAB / KOTA KOTA DEPOK, HASIL SENDIRI: Rp. 3.500.000.000
  • Tanah dan Bangunan seluas 1613 m²/800 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 3.500.000.000
  • Tanah dan Bangunan seluas 310 m²/300 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 5.000.000.000
  • Tanah seluas 1298 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 2.500.000.000
  • Tanah seluas 740 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 1.000.000.000
  • Tanah seluas 1900 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 1.900.000.000
  • Tanah seluas 1900 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 1.900.000.000
  • Tanah seluas 1420 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 3.550.000.000
  • Tanah seluas 599 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 2.500.000.000
  • Tanah seluas 7330 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 2.500.000.000
  • Bangunan seluas 0 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 500.000.000
  • Bangunan seluas 0 m² di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI: Rp. 350.000.000
  • Tanah seluas 121 m² di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 325.000.000
  • Tanah seluas 76 m² di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 700.000.000
  • Tanah dan Bangunan seluas 76 m²/120 m² di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 700.000.000
  • Tanah seluas 10 m² di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI: Rp. 125.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN: Rp. 1.180.000.000

  • MOBIL, HYUNDAI MINIBUS Tahun 2013, HASIL SENDIRI: Rp. 200.000.000
  • MOBIL, ALPHARD ALPHARD X A/T 2.4 Tahun 2018, HASIL SENDIRI: Rp. 980.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA: Rp. 3.020.000.000

D. SURAT BERHARGA: Rp. —-

E. KAS DAN SETARA KAS: Rp. 10.897.466.986

F. HARTA LAINNYA: Rp. —-

Sub Total: Rp. 89.387.466.986

III. HUTANG: Rp. 2.684.436.439

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III): Rp. 86.703.030.547

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *