Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik
Daerah  

Bandara Dubai DXB Alami Kerusakan Ringan, 4 Karyawan Terluka, Penumpang Dievakuasi

Insiden di Bandara Internasional Dubai

Pada hari Minggu (1/3/2026) pagi waktu setempat, sebuah ruang tunggu di Bandara Internasional Dubai (DXB) mengalami kerusakan ringan akibat insiden yang terjadi. Setidaknya empat orang mengalami cedera, termasuk staf bandara yang segera mendapatkan perawatan medis. Hal ini dilaporkan oleh Dubai Airports dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari CNN.

Sebelumnya, sebagian besar terminal telah dikosongkan dari penumpang sebagai tindakan pencegahan ketika bandara ditutup pada hari Sabtu (28/2/2026). Video media sosial yang diverifikasi oleh CNN menunjukkan bagian dalam bandara dipenuhi asap saat puluhan karyawan maskapai penerbangan dengan tenang mengevakuasi gedung. Saksi mata juga melaporkan kepada CNN tentang ambulans yang bergegas menuju bandara.

Serangan Rudal Iran ke Fasilitas di Dubai

Beberapa jam sebelum insiden di bandara, serangan rudal Iran menyasar fasilitas vital di Uni Emirat Arab. Rudal-rudal yang ditembakkan dari wilayah Iran pada malam hari tanggal 28 Februari 2026 menghantam hotel mewah di Kota Dubai. Hotel tersebut langsung terbakar hebat dan menimbulkan kepanikan warga. Warga berlarian dan berteriak-teriak.

Berbagai rekaman video yang merekam saat hotel tersebut terbakar hebat beredar di media sosial. Hotel yang terkena rudal tersebut teridentifikasi sebagai Hotel Fairmont De Palm. Beberapa sumber menyebut bahwa personel militer Amerika Serikat berada di hotel tersebut.

Serangan rudal Iran tersebut terjadi beberapa jam setelah Donald Trump menyatakan bahwa AS telah melancarkan ‘operasi tempur besar-besaran’ di Iran semalam. Rekaman video menunjukkan The Palm di Dubai dilalap api, dengan kobaran api tampak mencapai beberapa lantai di gedung hotel mewah tersebut, sementara asap hitam tebal terlihat mengepul ke langit.

Hotel ini terletak di area Palm Jumeirah yang ikonik, dan dilaporkan menawarkan kemewahan, santapan gourmet, beberapa kolam renang, dan spa. Rekaman lebih lanjut menunjukkan orang-orang berlari mencari perlindungan saat sirene serangan udara berbunyi dan suara ledakan keras terdengar di dekat Marina.

Saksi mata mengatakan mereka melihat puing-puing berjatuhan dari langit. Pihak berwenang di Dubai telah mengkonfirmasi adanya “insiden” di daerah Palm Jumeriah, dan tim darurat dikerahkan ke lokasi kejadian dan lokasi tersebut diamankan. Pertahanan Sipil Dubai mengatakan api telah dapat dikendalikan.

Empat orang terluka dan telah dipindahkan ke fasilitas medis. Para pejabat mengatakan keselamatan warga dan pengunjung tetap menjadi prioritas.

Tindakan Diplomasi dan Militer

Hal ini terjadi ketika Menteri Pertahanan Israel mengatakan pihaknya telah melancarkan ‘serangan preventif’ terhadap Iran. Katz mengatakan serangan itu dilakukan “untuk menghilangkan ancaman”, sementara saksi mata di Teheran melaporkan mendengar ledakan. Sementara itu, AS juga berpartisipasi dalam serangan Israel terhadap Iran, menurut laporan Associated Press.

Dengan “puluhan” serangan di seluruh Iran, Iran membalas dengan menyerang target militer Israel dan AS di seluruh Timur Tengah. Kota-kota Iran yang dilaporkan terkena serangan termasuk Teheran, Isfahan, Tabriz, Kermanshah, dan Qom, menurut unggahan Telegram. Iran dilaporkan membalas dengan menyerang empat pangkalan AS di seluruh Timur Tengah.

Dipahami bahwa lokasi yang terkena serangan balasan termasuk pangkalan udara Qatar, Kuwait, UEA, dan Bahrain. Di Abu Dhabi, ibu kota UEA, satu orang tewas dilaporkan setelah puing-puing jatuh di daerah pemukiman.

Peringatan terbaru di situs web FCDO (Foreign and Commonwealth Office) memperingatkan warga negara Inggris di Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, dan Kuwait untuk segera berlindung di tempat yang aman. “Tetaplah di dalam ruangan di lokasi yang aman, hindari semua perjalanan, dan ikuti instruksi dari otoritas setempat,” bunyi pembaruan tersebut.

Perdana Menteri Keir Starmer mengatakan dalam sebuah pernyataan hari ini bahwa Inggris “tidak berperan dalam serangan ini” tetapi pesawat-pesawat Inggris “berada di langit hari ini”. Ia melanjutkan: “Kami telah lama menyatakan dengan jelas – rezim di Iran benar-benar menjijikkan. Mereka telah membunuh ribuan rakyat mereka sendiri, secara brutal menindas perbedaan pendapat, dan berupaya untuk menggoyahkan kawasan tersebut. Bahkan di Inggris Raya, rezim Iran menimbulkan ancaman langsung bagi para pembangkang dan komunitas Yahudi.”

Halwa Futuhan

Penulis yang rajin memberitakan kegiatan masyarakat lokal dan peristiwa lapangan. Ia gemar berkunjung ke pasar tradisional, memotret aktivitas warga, dan mencatat percakapan menarik. Hobinya termasuk mendengar musik tempo dulu. Motto: “Cerita kecil sering kali memiliki dampak besar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *