Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Darurat! AS Minta Warganya Tinggalkan Israel Segera

Pemanggilan Warga AS dari Israel Akibat Ancaman Serangan Militer

Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah mengizinkan kepergian pekerja pemerintah non-esensial dan keluarga mereka dari Israel di tengah meningkatnya ancaman serangan terhadap Iran. Departemen Luar Negeri AS juga memberi peringatan kepada warga negara AS untuk mempertimbangkan meninggalkan Israel selama penerbangan komersial masih tersedia. Mereka juga menyarankan agar warga AS tidak melakukan perjalanan ke wilayah tersebut.

Peringatan ini muncul setelah perundingan antara AS dan Iran tentang masa depan program nuklir Teheran berakhir tanpa kesepakatan yang meyakinkan. Diperkirakan akan ada diskusi lebih lanjut minggu depan. Donald Trump, presiden AS, telah mengerahkan dua kelompok penyerang kapal induk yang siap menyerang Iran jika dia yakin bahwa Teheran tidak serius dalam mengakhiri aktivitas nuklirnya.

Departemen Luar Negeri AS mengirimkan pesan kepada staf kedutaan AS di Israel, termasuk duta besar Mike Huckabee, yang menyuruh mereka “melakukannya hari ini”. Pesan tersebut dikirim melalui email pada pukul 00.04 waktu setempat, mendesak staf untuk memesan penerbangan ke mana pun mereka bisa. Langkah ini dikhawatirkan akan menyebabkan tingginya permintaan kursi maskapai penerbangan saat ini.

“Fokuslah untuk mendapatkan tempat duduk di tempat manapun sehingga Anda dapat melanjutkan perjalanan ke DC, tetapi prioritas pertama adalah segera keluar dari negara ini,” tulis pesan tersebut.

Seruan untuk meninggalkan Israel muncul ketika Menteri Luar Negeri Oman, Badr Albusaidi, mediator utama dalam pembicaraan antara AS dan Iran, terbang ke Washington dalam upaya terakhir untuk membujuk pemerintahan Trump agar menahan diri.



Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bertemu dengan Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr Albusaidi di Muscat, Oman, 6 Februari 2026. – (Kemenlu Iran/WANA via Reuters)

Dia dijadwalkan untuk memberi pengarahan kepada JD Vance, wakil presiden AS, dan menyampaikan bahwa sudah cukup banyak kemajuan yang dicapai dalam perundingan tersebut sehingga memerlukan kehati-hatian. Urgensi kunjungannya, beberapa jam setelah perundingan antara Iran dan AS berakhir di Jenewa pada Kamis malam, menunjukkan bahwa ia yakin ia perlu bertindak cepat untuk melawan pihak-pihak yang menyerukan intervensi militer.

Sebagai tanda adanya kesenjangan besar antara kedua belah pihak, kepemimpinan Iran meminta AS untuk membatalkan tuntutan terberatnya. Negosiator AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, tidak mengeluarkan pernyataan apa pun setelah pembicaraan tersebut. Vance konon adalah anggota senior pemerintahan yang paling menentang intervensi militer dan tugas Albusaidi adalah mencoba meyakinkannya bahwa serangan militer cepat tidak akan mengubah sikap dasar negosiasi Iran.

Dalam sebuah wawancara dengan Washington Post, Vance mengatakan: “Gagasan bahwa kita akan berada dalam perang Timur Tengah selama bertahun-tahun tanpa akhir – tidak ada kemungkinan hal itu akan terjadi.” Dia menambahkan bahwa dia tidak tahu apakah Trump akan mendukung serangan militer.

Iran menolak permintaan Washington untuk mengekspor persediaan uraniumnya yang telah diperkaya ke AS dan mengatakan pihaknya tidak bersedia mengakhiri haknya untuk memperkaya uranium di dalam negeri. Parlemen Iran pada Juli lalu mengesahkan undang-undang yang melarang kerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan mewajibkan pengakuan atas “hak untuk memperkaya” Iran sebelum pengawas dapat kembali.

Namun Iran mengatakan pihaknya akan berkomitmen untuk melakukan pengayaan berbasis kebutuhan dan untuk saat ini hanya memerlukan tingkat kemurnian 20 persen atau lebih rendah di reaktor riset Teheran. Bahan bakar reaktor ini berasal dari Rusia. Situs ini terutama membuat isotop medis yang digunakan untuk mendiagnosis penyakit seperti penyakit jantung.

Tiga fasilitas nuklir utama Iran dihancurkan oleh pemboman AS pada Juni lalu. Iran juga memiliki fasilitas yang sebagian besar dibangun oleh Rusia di Bushehr di pantai Teluk. Pembangkit listrik tenaga nuklir sipil pertama di Timur Tengah, juga disuplai dengan bahan bakar Rusia.

Permasalahan terpisah dari timbunan 400 kg uranium yang diperkaya sebesar 60 persen dapat diatasi dengan melakukan pengenceran atau “downblending”, seperti yang terjadi dalam perjanjian nuklir tahun 2015. Kedua belah pihak dijadwalkan bertemu minggu depan di tingkat teknis di Wina di markas besar IAEA, badan yang berafiliasi dengan PBB yang akan diminta untuk memverifikasi kepatuhan Iran.

Badan tersebut akan mengadakan rapat dewan triwulanan minggu depan dan diperkirakan Rafael Grossi, direktur jenderalnya, akan memberikan informasi terkini mengenai akses ke situs nuklir Iran. Grossi berusaha untuk menggantikan António Guterres sebagai sekretaris jenderal PBB sehingga kesepakatan mengenai program nuklir Teheran akan menjadi hal yang mudah baginya.

Zaiful Aryanto

Penulis yang dikenal dengan gaya bahasa lugas dan informatif. Ia aktif meliput berita cepat, tren daring, hingga liputan human interest. Hobi utamanya adalah bersepeda, menonton video edukatif, dan mencoba tempat kuliner baru. Motto: "Tulisan yang baik selalu lahir dari kejujuran."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *