Wisatawan Memilih Kota Lama Semarang untuk Merayakan Tahun Baru 2026
Kota Lama Semarang kembali menjadi destinasi utama bagi wisatawan yang ingin merayakan malam tahun baru 2026. Lokasi ini dipilih karena suasana yang nyaman, banyaknya spot foto yang menarik, serta akses yang mudah untuk dikunjungi. Selain itu, pengunjung juga menyukai kebebasan bergerak tanpa adanya lalu lintas kendaraan bermotor di area tersebut.
Pantauan terhadap Kota Lama Semarang menunjukkan bahwa ratusan wisatawan memadati lokasi ini sejak pukul 20.00 pada hari Rabu (31/12/2025). Akses jalan yang biasanya digunakan untuk kendaraan bermotor ditutup mulai pukul 21.00, sehingga memberikan ruang lebih leluasa bagi wisatawan untuk berfoto dan menikmati suasana.
Hingga dini hari Kamis (1/1/2026), Kota Lama masih ramai dengan pengunjung. Beberapa dari mereka mengaku datang pertama kali dan terkesan dengan keindahan tempat ini. Yurike Meysa, seorang mahasiswa asal Padang, mengatakan bahwa ia sangat menikmati pengalaman di Kota Lama Semarang.
“Bagus dan ramai,” ujarnya kepada Tribun Jateng. Ia menyebut bahwa tempat ini cocok untuk menghabiskan malam tahun baru karena banyak spot foto yang menarik.
Geovani Anabela, pengunjung asal Kebumen, juga menyampaikan hal serupa. Ia mengatakan bahwa Kota Lama Semarang adalah tempat yang ramai dan layak dikunjungi. “Di sini ramai, banyak pengunjung dan banyak tempat untuk foto,” tambahnya.
Para pengunjung tersebut juga berharap tahun 2026 menjadi tahun yang lebih baik. Mereka berdoa agar kondisi politik Indonesia semakin stabil dan negara ini terhindar dari bencana alam.
Rois Farhan Maulana, pengunjung asal Salatiga, mengaku sudah berkali-kali menghabiskan malam tahun baru di Kota Lama. Ia menyadari bahwa Kota Semarang memiliki larangan perayaan tahun baru dengan kembang api, tetapi hal ini tidak mengurangi antusiasmenya untuk datang ke sini.
“Ya tetap ingin jalan-jalan ke Kota Semarang saja, meskipun suasana berbeda malam tahun baru kali ini karena untuk menghormati saudara kita yang sedang terkena bencana di Sumatera,” ujarnya.
Kota Lama Semarang Jadi Tujuan Utama Selama Libur Nataru
Selain pada malam tahun baru, Kota Lama Semarang juga menjadi tujuan utama selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Data Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah menunjukkan bahwa jumlah kunjungan ke Kota Lama mencapai 310.224 wisatawan selama periode 20-28 Desember.
Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan Candi Borobudur yang hanya menerima 93.170 pengunjung. Masjid Agung Demak berada di posisi kedua dengan 203.512 kunjungan, disusul oleh makam Sunan Kalijaga, Taman Wisata Candi Prambanan, dan Masjid Raya Syekh Zayed Solo.
Untuk tingkat kabupaten/kota, Kota Semarang tercatat sebagai daerah dengan kunjungan wisatawan tertinggi selama libur Nataru, dengan total 431.754 kunjungan. Kabupaten Demak, Klaten, Rembang, dan Kota Solo mengikuti di belakangnya.
Revitalisasi Kota Lama Meningkatkan Minat Wisatawan
Kepala Disporapar Jawa Tengah, Muhamad Masrofi, menyatakan bahwa tingginya minat wisatawan ke Kota Lama tidak lepas dari proses revitalisasi yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini, Kota Lama telah berbenah dengan fasilitas yang lebih baik, pencahayaan yang lebih terang, serta banyak kafe dan ruang publik yang menarik.
Selain itu, letak Kota Lama yang berbatasan langsung dengan Stasiun Semarang Tawang membuat wisatawan dari luar daerah dapat dengan mudah menjangkau area tersebut. Wisatawan datang untuk melihat sejarah, berfoto, dan menikmati suasana. Pembayaran biasanya dilakukan saat mereka memesan makanan atau menggunakan fasilitas lain.
Pengamanan Perayaan Malam Tahun Baru
Polrestabes Semarang menerjunkan 1.350 personel dalam pengamanan perayaan malam tahun baru 2026. Ribuan personel tersebut disebar ke 18 pos pengamanan dan empat pos pelayanan serta satu pos terpadu. Mereka juga dikerahkan untuk memantau pusat keramaian seperti Simpanglima, Kota Lama, pusat pemerintahan, dan sejumlah titik kegiatan lainnya.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol M Syahduddi, menyebut bahwa patroli jalan kaki diterapkan di Kota Lama agar wisatawan merasa nyaman saat berwisata. Personel melakukan patroli menggunakan sepeda motor, mobil, dan jalan kaki untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











