Perayaan Hari Bhakti Pekerjaan Umum ke 80 Tahun 2025 di Maluku Utara
Peringatan Hari Bhakti Pekerjaan Umum (PU) ke 80 tahun 2025 di Maluku Utara berlangsung dengan meriah dan khidmat. Berbagai kegiatan sosial, kompetisi, hingga upacara puncak digelar untuk memperingati momen penting ini. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebagai bentuk pengingat akan tanggung jawab dan dedikasi insan PU dalam menjalankan tugasnya.
Rangkaian Kegiatan yang Menghibur dan Berkesan
Sebelum pelaksanaan upacara puncak, Maluku Utara diwarnai oleh berbagai kegiatan sosial dan kompetisi yang menunjukkan kekompakan dan semangat kerja sama antarinsan PU. Beberapa contohnya adalah pembersihan sampah di sungai serta penghijauan, preservasi jalan pada 24 November 2025, kemudian donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat pada 25 November. Selain itu, ada juga kegiatan donasi program “PU Peduli” selama sarasehan purna bakti dan anjangsana ke panti asuhan sebagai bentuk kepedulian sosial pada 28 November.
Selain kegiatan sosial, terdapat pula berbagai perlombaan yang menghadirkan nuansa kebersamaan dan semangat kompetitif. Lomba-lomba seperti PU Idol dengan kategori lagu daerah dan gerak tari, lomba konten video bertema 80 tahun infrastruktur Kementerian PU, gateball, mini soccer, bulutangkis, catur cepat, domino, tenis meja hingga fun walk di Sofifi turut memeriahkan perayaan ini.
Pesan Penting dari Wakil Gubernur Maluku Utara
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe saat membacakan sambutan Menteri PU RI Dody Hanggodo menyampaikan bahwa pengabdian insan PU bukan hanya tentang membangun sarana fisik, tetapi juga menjaga komitmen, integritas, dan dedikasi kepada negara. Hal ini menjadi dasar bagi insan PU dalam menjalani tugasnya sehari-hari.
Ia juga menekankan bahwa nilai-nilai pengabdian tersebut dirumuskan dalam ‘Sapta Bakti Insan PU’ sebagai pedoman etos kerja di masa mendatang. “Sapta Bakti adalah fondasi yang meneguhkan semangat kita untuk bekerja lebih cepat, lebih tepat, dan tetap menjunjung tinggi integritas sebagai abdi negara,” ujarnya.
Transformasi Digital dan Persiapan Menghadapi Nataru
Selain itu, Sarbin Sehe juga menyoroti pentingnya transformasi digital dalam tata kelola infrastruktur, termasuk pemanfaatan Building Information Modelling (BIM). Dengan teknologi ini, setiap rupiah yang dialokasikan dapat memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia.
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2025-2026, ia menekankan pentingnya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Lima poin utama yang disampaikan antara lain kesiapan infrastruktur, koordinasi lintas sektor, penguatan logistik darurat, edukasi masyarakat, serta monitoring intensif potensi banjir dan longsor.
Harapan dari Kepala Balai Wilayah Sungai
Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku Utara M Saleh Talib mengucapkan bahwa upacara Hari Bhakti ini merupakan puncak kegiatan dari seluruh rangkaian yang sudah berjalan sejak November lalu. Ia berharap, momentum ini dapat memperkuat sinergitas antarlembaga, khususnya di bidang infrastruktur. Mulai dari koordinasi program hingga pelaksanaan pekerjaan.
Komitmen Pembangunan yang Responsif
Plt Kadis PUPR Maluku Utara Risman Iriyanto Djafar menambahkan bahwa peringatan Hari Bhakti PU di Maluku Utara bukan sekadar selebrasi, tetapi titik balik untuk memperkuat komitmen pembangunan yang lebih responsif terhadap tantangan daerah. Ia menekankan bahwa tugas PU bukan hanya membangun jalan, jembatan, atau fasilitas publik, tetapi memastikan seluruh infrastruktur berfungsi untuk mendukung mobilitas, layanan dasar, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Maluku Utara.
Di tahun ini, pihaknya memperkuat kolaborasi lintas balai, kabupaten kota, hingga masyarakat untuk memastikan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran. Ia juga menekankan bahwa transformasi tata kelola menjadi prioritas PUPR Malut, dengan terus mendorong penerapan teknologi digital seperti BIM, monitoring berbasis data, dan pengawasan partisipatif agar pembangunan infrastruktur semakin transparan, cepat, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Melalui peringatan Hari Bhakti PU ke 80, insan PU di Maluku Utara bertekad memperkuat kerja kolaboratif, meningkatkan kualitas pekerjaan, serta memastikan infrastruktur yang dibangun memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh wilayah provinsi kepulauan itu. Perayaan tahun ini bukan hanya mengenang sejarah pengabdian insan PU sejak 1945, tetapi juga menegaskan komitmen untuk menghadapi tantangan masa depan dengan integritas, inovasi, dan semangat melayani.











