Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Tiga Dosen Faperta UNIKI Lolos Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tiga Dosen Faperta UNIKI Raih Pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Tiga dosen dari Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan (Faperta), Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen berhasil meraih pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Pendanaan ini berasal dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk tahun anggaran 2026. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen sivitas akademika dalam mengembangkan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat.

Dosen-dosen yang mendapatkan pendanaan adalah Naziratil Husna, S.P., M.Si. dari Program Studi Ilmu Pertanian, serta drh. Ahmad Syakir, M.Si. dan Mustafa Kamal, S.Pt., M.Si. dari Program Studi Peternakan. Mereka akan menjalankan riset dan pengabdian di bidang pertanian-peternakan.

Komitmen Akademik dan Dedikasi Dosen

Dekan Faperta UNIKI, Ir Suryani MPt, menyatakan bahwa keberhasilan ini mencerminkan kualitas akademik dan dedikasi para dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Program penelitian yang akan dilaksanakan diharapkan mampu menghasilkan inovasi dan solusi aplikatif di bidang pertanian dan peternakan. Sementara itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung di lapangan.

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIKI juga berperan penting dalam proses penyusunan proposal hingga pelaksanaan program. Bimbingan, arahan, dan pendampingan yang diberikan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas usulan serta keberhasilan dalam memperoleh pendanaan.

Peran Rektor dalam Mengapresiasi Capaian

Rektor UNIKI, Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih oleh para dosen Fakultas Sains Pertanian dan Peternakan tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan wujud nyata dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan universitas dalam menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat.

Pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat tidak hanya menjadi indikator keberhasilan akademik, tetapi juga memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan dalam pembangunan berbasis ilmu pengetahuan. Dengan diraihnya pendanaan ini, para dosen diharapkan dapat melaksanakan program secara optimal serta menghasilkan luaran yang bermanfaat, baik dalam bentuk publikasi ilmiah, inovasi teknologi, maupun peningkatan kapasitas masyarakat.

Motivasi untuk Kegiatan Penelitian dan Pengabdian

Capaian ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi dosen lainnya untuk terus aktif dan berprestasi dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang. Dengan adanya pendanaan yang diperoleh, para dosen dapat lebih fokus pada pengembangan ide-ide inovatif yang berpotensi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Program penelitian dan pengabdian ini menjadi langkah penting dalam membangun hubungan yang kuat antara perguruan tinggi dengan masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan hasil-hasil penelitian dapat langsung diterapkan di lapangan dan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

Kesimpulan

Keberhasilan tiga dosen Faperta UNIKI dalam meraih pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat menunjukkan bahwa perguruan tinggi dapat menjadi agen perubahan yang efektif. Melalui inovasi dan pemberdayaan masyarakat, UNIKI semakin memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kepada masyarakat.

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *