Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Kecelakaan Mengerikan Saat Malam Takbiran, Pelajar Pamekasan Luka Parah Akibat Ledakan Mercon

Tragedi Ledakan Petasan di Pamekasan dan Purworejo

Pada malam takbiran Lebaran 2026, sebuah tragedi ledakan petasan yang dirakit menimpa rumah warga di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Peristiwa ini mengakibatkan seorang pelajar terluka parah. Kejadian tersebut terjadi di Dusun Sakola’an, Desa Duko Timur, Kecamatan Larangan.

Kronologi Kejadian

Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, menjelaskan bahwa ledakan mercon terjadi pada pukul 16.00. Diduga, ledakan berasal dari pembuatan mercon atau petasan di rumah Affandi. Akibatnya, korban AR (17 tahun) mengalami luka bakar di bagian wajah, leher, tangan, dada, dan kaki. Lengan kanannya juga robek. Saat ini, korban sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Selain melukai korban, ledakan juga menyebabkan kerusakan berat pada rumah warga. Jendela dan atap rumah rusak akibat ledakan tersebut.

Penyelidikan dan Barang Bukti

Polisi telah melakukan olah TKP dan mendapatkan keterangan dari sejumlah saksi. Diduga, korban sedang meracik mercon dan tiba-tiba meledak. Tim Inafis Satreskrim Polres Pamekasan bersama personel Polsek Larangan telah mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:

  • Serbuk hitam diduga sisa bahan peledak seberat 10 gram
  • Bahan mentah berupa belerang dan serbuk arang
  • Alat-alat pembuat mercon seperti gulungan kertas, mangkok pencampur, kain pengayak, dan kayu pengepres
  • Serpihan kaca serta asbes yang hancur akibat ledakan

Polisi menegaskan bahwa kasus ini sedang ditangani secara serius. Pelaku peracik mercon diancam dengan Pasal 306 Subsider Pasal 308 Ayat (1) dan (2) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penyalahgunaan bahan peledak yang membahayakan nyawa dan harta benda.

Ledakan-Ledakan Sebelumnya

Sebelum kejadian di Pamekasan, beberapa ledakan serupa juga terjadi di wilayah lain. Pada Minggu (15/3/2026), ledakan pertama terjadi di Desa Tlesah, Kecamatan Tlanakan, mengakibatkan tiga korban luka, satu di antaranya diamputasi. Ledakan kedua terjadi pada Senin malam (16/3/2026), lima orang terluka dan dilarikan ke RSUD Smart. Ledakan ketiga terjadi pada Kamis sore (19/3/2026).

Ledakan di Purworejo

Di Purworejo, sebuah ledakan yang diduga berasal dari aktivitas perakitan mercon terjadi di sebuah rumah warga di Desa Tasikmadu, Kecamatan Pituruh, Jumat (20/3/2026) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya lima orang mengalami luka-luka.

Salah satu keluarga korban, Agus, mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian karena sedang berada di luar rumah untuk mencari ikan saat kejadian. Dia mengatakan, korban utama bernama Rizki Pratama mengalami luka lebih serius dan harus mendapatkan penanganan lanjutan.

Menurut keterangan warga, ledakan terdengar hingga dua kali dan disertai getaran yang cukup kuat. Suara ledakan membuat warga panik dan langsung berusaha mencari sumber suara. Beberapa korban disebut sempat berlari ke arah persawahan.

Tindakan Darurat

Dalam situasi darurat tersebut, warga melakukan evakuasi secara mandiri dengan menggunakan kendaraan seadanya, seperti sepeda motor dan mobil milik tetangga. Api dan asap di lokasi kejadian memperparah kepanikan.

Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Dwiyono, membenarkan adanya ledakan yang menghancurkan rumah di Kecamatan Pituruh. Pihak kepolisian sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan data korban maupun penyebab ledakan.


Denis Arjuna

Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *