Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Cindy Rizap Diduga Terlambat Lulus dan Tidak Bisa Jawab Pertanyaan Dasar Saat Ditemui Konsulen, Ulang 2 Semester?

Isu Keterlambatan Lulus dan Penggunaan Joki Saat Koas

Cindy Rizap kembali menjadi sorotan publik setelah muncul berbagai isu yang mengaitkannya dengan beberapa hal kontroversial. Salah satu poin utama yang disebutkan adalah dugaan bahwa Cindy terlambat menyelesaikan studinya, serta kesulitan dalam menjawab pertanyaan dasar saat ditanya oleh konsulen.

Menurut informasi yang diungkap oleh seseorang yang mengaku sebagai teman satu angkatan Cindy di kampus, kebiasaan Cindy menggunakan joki saat menjalani koas, terutama saat shift malam, sudah menjadi rahasia umum di lingkungan mereka. Hal ini diduga membuat Cindy sering kesulitan menjawab pertanyaan dari dokter konsulen karena jarang belajar dan lebih mengandalkan orang lain selama masa koas.

Selain itu, kondisi Cindy di media sosial juga disebut tidak sepenuhnya mencerminkan realitas sebenarnya. Banyak netizen merasa bingung bagaimana seorang dokter muda yang sedang menjalani koas bisa liburan ke Jepang. Menurut laporan, Cindy diketahui mengambil cuti seminggu saat koas dan langsung pergi ke Jepang. Pada waktu yang sama, dr Riky Febriansyah Saleh, yang diketahui merupakan suami dari mantan artis cilik Maissy Pramaisshela, juga meminta izin untuk pergi ke Jepang bersama rumah sakit. Cindy diketahui sedang menjalani koas di rumah sakit tempat dr Riky bekerja.

Hubungan dengan Dr Riky Febriansyah Saleh

Isu kedekatan antara Cindy dan dr Riky Febriansyah Saleh semakin memperkuat tudingan-tudingan terhadap Cindy. Bahkan, keduanya sempat diisukan berlibur bersama ke Jepang saat Cindy masih menjalani masa koas. Meski Cindy sendiri diketahui memiliki kekasih dan menjalin hubungan selama tujuh tahun, isu ini tetap menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Hubungan keduanya bahkan sudah terjalin sebelum Cindy melakukan operasi plastik. Namun setelah oplas dan menjadi dokter koas, Cindy justru disebut selingkuh dengan suami orang. Hal ini memicu reaksi keras dari netizen, yang merasa tidak dapat memahami bagaimana seorang dokter muda bisa melakukan hal tersebut.

Terduga Teman Cindy Buka Suara

Akhirnya, seorang teman satu angkatan Cindy muncul dan memberikan pernyataan. Ia mengungkap bahwa Cindy sering menggunakan joki saat shift malam selama masa koas. Untuk bisa bolos, Cindy rela mengeluarkan uang sebesar Rp 1 juta per shift. Bahkan, dinarasikan bahwa temannya yang menjadi joki itu sampai bisa membeli motor karena dibayar oleh Cindy.

“Per shift bayar sejuta?,” tanya dokter rekan sejawat Maissy. “Iyaaa betul. Temannya ampe bisa beli motor. Gegara jokiin dia di anak tarakan dok,” tulis salah satu teman Cindy.

Hal ini ternyata sudah bukan rahasia umum lagi di kampus tempat Cindy kuliah. Teman-teman satu angkatan Cindy pun sudah tahu kelakuan dokter muda itu. “Aku seangkatan kak ama cindy rizap, dah terkenal juga faktanya dia kalo koas ga pernah jaga malam karna slalu bayar orang. Nah teman yg gantiin jaganya itu sampe bisa beli motor gegara dibayar cindy buat gantiin jaga pas di stase anak,” tulisnya lagi.

Dugaan Keterlambatan Lulus dan Kesulitan Akademik

Tidak hanya soal penggunaan joki, Cindy juga disebut mengalami keterlambatan dalam menyelesaikan studinya. Seseorang yang mengaku sebagai teman satu angkatan menyebut bahwa Cindy terlambat lulus karena ulang dua semester. Informasi ini menunjukkan bahwa Cindy tidak cukup memahami materi dasar yang diajarkan selama masa perkuliahan.

“Cindy sebenernya telat lulus juga dipreklinik karna ulang 2 semester (ada blok ga lulus). Semua yg dia post di sosmed dia belajar itu sebenernya ga bener wkwk karna buktinya kalo ditanya hal basic ama konsulen aja dia gabisa,” tulis teman tersebut.

Namun, teman satu angkatan Cindy tersebut tidak berani menyampaikan informasi secara terbuka. Ia menyebut bahwa Cindy memiliki keluarga yang cukup berpengaruh hingga bisa bersikap seperti itu. “Ga berani speakup telalu banyak karna kampus sepertinya ga bakal DO dia kak soalnya ortunya punya previllage.. maap ya kak,” tulisnya lagi.

Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *