Warga Batam Berharap Pada Penangkapan Pelaku Kaveling Bodong
Warga Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang menjadi korban penipuan kaveling bodong akhirnya mendapat secercah harapan. Itu setelah anggota Polresta Barelang meringkus Direktur PT Erra Cipta Karya Sejati, Restu Joko Widodo (35), yang jadi buronan dalam kasus tersebut. Polisi berhasil menangkap tersangka yang berstatus buronan ini di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat (Jabar) pada hari Kamis (19/2/2026).
Sedikitnya 135 orang telah menjadi korban dalam kasus kaveling bodong di kawasan Sei Binti, Belakang SP Plaza, dan kawasan Bukit Daeng, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Adapun total kerugian ditaksir mencapai Rp5,2 Miliar lebih.
Nasib Buruk Ade Wardana
Masih di Batam, nasib nahas dialami Ade Wardana, warga Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Sepeda motor yang baru dibeli dua bulan lalu hilang di parkiran kosannya hari Minggu (22/2/2026). Perantau asal Jakarta itu mengaku motor tersebut dibelinya secara tunai dan menjadi satu-satunya penunjang aktivitas kerjanya di Batam.
Motor Yamaha Mio M3 125 warna putih itu raib di teras rumah kos Perumahan Muka Kuning Permai 1, Blok M No. 09, RT 06/RW 10, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji. Ia menduga, pelaku beraksi saat situasi sekitar dalam keadaan sepi, antara dini hari hingga menjelang siang.
Pengakuan Pelaku Curanmor di Karimun
Sementara itu di Karimun, seorang pelaku pencurian sepeda motor atau curanmor di Karimun berinisial Pu mencoba mengelabui polisi saat anggota Polsek Tebing mendatanginya pada Jumat (20/2/2026) sekira pukul 16.00 WIB. Residivis kasus pembobolan ATM itu sebelumnya mengaku jika motor Yamaha Vega diambil oleh seseorang bernama Ijal. Untuk meyakinkan polisi, Pu bahkan menunjukkan sebuah rumah kosong. Setelah menelusuri rumah kosong tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kendaraan yang dilaporkan hilang.
Kuasa Hukum Fandi Bantah Klaim Kejagung
Di Batam, tim kuasa hukum Fandi Ramadhan (25) membantah pernyataan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) yang menyebut kliennya mengetahui muatan sabu-sabu hampir dua ton di kapal tanker Sea Dragon. Pengacara Fandi Ramadhan, Bakhtiar Batubara menegaskan jika kliennya tidak pernah tahu bahwa 67 kardus yang dipindahkan ke kapal tersebut berisi narkotika. Perkara ini yang menyeret Fandi hingga jaksa menuntutnya pidana mati.
“Dia memang tidak tahu kalau muatannya itu narkoba. Waktu pemindahan dari kapal kecil itu, dia sempat bertanya ke Chief Officer dan Kapten. Dijawab itu emas dan uang,” ujar Bakhtiar saat dikonfirmasi, Minggu (22/2/2026).
Proses Persidangan Kasus Sabu
Proses persidangan kasus dugaan penyelundupan 2 ton sabu yang menjerat Fandi Ramadhan (25) terus bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Batam. Rencananya, sidang dengan pembacaan nota pembeleaan (pledoi) terdakwa akan digelar pada Senin (23/2/2026). Kali ini, terdakwa terus mendapatkan dukungan dari warga dan keluarga di kampung halamannya. Sebagai informasi, keluarga Fandi Ramadhan tinggal di Belawan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Solidaritas itu bahkan diwujudkan dengan bantuan sukarela biaya agar orangtua dan kerabatnya bisa menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Batam.
Buaya Mengganggu Warga Tanjungpinang
Di Tanjungpinang, buaya berukuran besar belakangan sering muncul di area Sungai Batu 8 Atas, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri). Hadirnya reptil yang dikenal buas ini membuat masyarakat setempat makin takut beraktifitas di sungai tersebut. Abi, pria 33 tahun ini mengaku semakin waswas semenjak video viral penampakan buaya beredar di sosial media (medsos). Apalagi di video tersebut lokasi kemunculan buaya hanya sepelemparan batu dari jembatan tempat dirinya dan kawan-kawan memancing.
“Sejak beberapa waktu lalu, saya tidak berani memancing dekat dengan permukaan air. Saya lebih pilih memancing dari atas jembatan Batu 8 Atas,” sebut Abu, Minggu (22/2/2026).
Pria di Batam Ditangkap Saat Mencuri Tabung Gas
Seorang pria yang diduga mencuri tabung gas diamankan warga di kawasan Piayu Pintu 1, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Peristiwa itu viral setelah videonya beredar di media sosial pada Minggu (22/2/2026). Dalam rekaman 31 detik itu, pria berkaos hitam tersebut tampak sudah berada di tengah kerumunan warga. Ia terlihat menangis histeris saat hendak dibawa ke mobil polisi. Lelaki itu menolak diangkat dan berusaha melepaskan diri.
Motor Milik Perantau Asal Jakarta Raib
Nasib nahas menimpa Ade Wardana, warga Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Sepeda motor yang ia beli dua bulan lalu hilang dari parkiran indekosnya pada Minggu (22/2/2026). Perantau asal Jakarta itu mengaku motor tersebut dibelinya secara tunai dan menjadi satu-satunya penunjang aktivitas kerjanya di Batam. Motor Yamaha Mio M3 125 warna putih itu raib di teras rumah kos Perumahan Muka Kuning Permai 1, Blok M No. 09, RT 06/RW 10, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji. Ia menduga, pelaku beraksi saat situasi sekitar dalam keadaan sepi, antara dini hari hingga menjelang siang.

















