Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Mery Mesah, Tingkatkan Pendidikan Non Formal dan Kesejahteraan Masyarakat

Komitmen Mery R Ch Mesah dalam Memajukan Pendidikan Non Formal di NTT

Ketua Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (PLKP) NTT Periode 2026-2031, Mery R Ch Mesah, S.Kom, MM, menunjukkan komitmen yang kuat untuk memajukan pendidikan non formal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Penegasan ini disampaikannya usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Forum PLKP NTT dalam Musda I Forum PLKP NTT.

“Hari ini adalah penegasan bahwa para pengelola LKP memilih untuk terus berjaan bersama, merawat harapan, merawat kepercayaan dan memperjuangkan mutu Pendidikan Non Formal di NTT,” ujarnya. Dalam sambutannya, Mery Mesah menyatakan bahwa hari itu bukan sekadar tentang memilih pemimpin, melainkan sebuah kesadaran kolektif dari para pengelola lembaga kursus untuk bekerja sama demi kemajuan pendidikan non formal.

Mery Mesah mengungkapkan rasa syukur sekaligus tanggung jawab yang besar atas amanahnya sebagai Ketua Forum PLKP NTT. Ia menyadari bahwa tugas ini bukan hanya kehormatan semata, tetapi juga tanggung jawab intelektual dan moral. “Tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap Lembaga kursus yang kita Kelola benar-benar menjadi ruang tumbuh bagi manusia, bukan sekedar tempat berlangsungnya kegiatan kursus,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa Forum PLKP NTT harus menjadi wadah administratif, rumah berpikir, tempat gagasan bertemu praktek, serta tempat persoalan diurai dengan nalar dan solusi dibangun melalui kolaborasi. “Saya ingin Forum PLKP ini hadir untuk membantu para pengelola LKP memahami tata kelola lembaga yang baik, bukanlah beban, melainkan fondasi untuk bertahan dan berkembang,” ujar Mery Mesah.

Menurutnya, tata kelola yang kuat akan melahirkan kepercayaan, yang selanjutnya akan melahirkan kualitas. “Dan kualitas akan membawa lembaga kursus kita menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah ini,” katanya.

Mery Mesah menambahkan bahwa NTT adalah daerah yang kaya akan semangat juang. Dalam keterbatasan, masyarakat terbiasa mencipta dan dalam tantangan, mereka terbiasa bertahan. “Kini saatnya kita melangkah lebih jauh, membangun Bersama Forum PLKP NTT yang siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah maupun pemerintah Pusat untuk memajukan Pendidikan Non Formal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam sambutannya, Ketua Umum DPP Forum PLKP Indonesia, Zoelkifli M. Adam, S.Pd, MM, menjelaskan bahwa Musda adalah amanah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Forum PLKP yang harus dilaksanakan setiap berakhirnya periode kepemimpinan selama lima tahun. Kewenangan memilih ada di tangan ketua DPC dan seluruh anggota Badan Pengurus Forum PLKP NTT.

“Kepada ketua terpilih, untuk terus berkolaborasi dengan jajaran pengurus DPP Forum PLKP dan Direktorat kursus dan pelatihan, tetapi juga dengan pemerintah daerah setempat baik walikota, bupati dan Gubernur,” pesan Zoekifli Adam.

Acara pemilihan itu juga dihadiri oleh Direktur Kursus dan Pelatihan di bawah naungan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (DJPV, PK, PLK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Dr. Yaya Sutarya, S.Pd., M.Pd secara daring.

Yaya Sutarya memastikan bahwa Direktur Kursus dan Pelatihan menaruh perhatian besar terhadap Pendidikan Non Formal di NTT. Ia berjanji akan mengunjungi NTT pada saat pelantikan Ketua Forum PLKP NTT yang terpilih untuk periode tahun 2026-2031, di Kota Kupang. “Saya ingin bertemu dengan Gubernur Propinsi NTT, Wali Kota Kupang dan para Bupati, untuk mendapatkan dukungan yang positif,” ujarnya.

Musda I Forum PLKP NTT dihadiri oleh berbagai pimpinan lembaga kursus dan pelatihan di NTT, seperti Pimpinan LKP California Computer, Pimpinan LKP Salon Christie, Pimpinan LKP Fortuna Computer, dan banyak lagi. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Roos Dethan, SE.

Roos Dethan mengapresiasi komunikasi yang selama ini telah terbangun dengan baik antara forum PLKP NTT. Ia menegaskan bahwa Musda I – Forum PLKP adalah momentum penting untuk memilih Ketua secara demokrasi. “Kedepannya, ketua terpilih itu tidak hanya dapat membuat program kerja tetapi dapat juga mengimplementasikan program demi kepentingan seluruh anggota forum PLKP di NTT,” kata Roos Dethan.



Bahjah Jamilah

Bahjah Jamilah adalah seorang penulis berita yang menyoroti dunia kuliner dan perjalanan. Ia suka mengeksplorasi makanan baru, memotret hidangan, serta menulis ulasan perjalanan. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca blog kuliner. Motto: “Setiap rasa menyimpan cerita.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *