Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Cincin Terlepas dalam 45 Menit, Aksi Damkar Palangka Raya Viral

Aksi Dramatis Tim Damkar Palangka Raya Menyelamatkan Seorang Perempuan

Sebuah aksi yang dilakukan oleh Tim Penyelamatan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya menarik perhatian masyarakat. Kejadian ini berawal dari seorang perempuan yang mengalami kesulitan melepas cincin di jarinya, sehingga membutuhkan bantuan khusus. Akhirnya, aksi penyelamatan yang dilakukan oleh tim Damkar berhasil menyelamatkan perempuan tersebut dan viral di media sosial.

Peristiwa Terjadi di Pos Damkar

Peristiwa terjadi pada Kamis (25/12/2025), ketika seorang perempuan datang langsung ke pos Damkar Kota Palangka Raya untuk meminta bantuan. Jarinya mengalami pembengkakan, sehingga cincin yang dikenakan tidak bisa dilepas meski sudah dicoba berkali-kali secara mandiri. Jafung Analis Kebakaran DKPP Kota Palangka Raya, Sucipto, menjelaskan bahwa kedatangan perempuan tersebut bertepatan dengan aktivitas pemeriksaan dan serah terima peralatan antarregu penyelamatan.

“Saat itu yang bersangkutan datang menggunakan kendaraan dan meminta bantuan. Kami minta menunggu sebentar dan duduk, karena sedang ada serah terima peralatan,” ujar Sucipto.

Proses Penanganan yang Memakan Waktu

Keluhan yang disampaikan cukup sederhana, namun membutuhkan penanganan khusus. Cincin di jarinya sudah terlalu sempit akibat pembengkakan, sementara perempuan tersebut memiliki agenda penting di pagi hari. Sucipto menjelaskan bahwa perempuan tersebut sebenarnya punya kegiatan, tapi tetap menyempatkan datang ke pos karena sudah tidak bisa melepas cincin sendiri.

Tim penyelamatan kemudian melakukan penanganan secara perlahan dan hati-hati. Proses pelepasan cincin tersebut memakan waktu sekitar 45 menit hingga akhirnya berhasil dilepas tanpa melukai jari. “Alhamdulillah cincin berhasil dilepaskan. Yang bersangkutan merasa sangat senang dan lega,” kata Sucipto.

Bukan Hanya Untuk Kebakaran

Sucipto mengaku tidak menyangka momen tersebut akan menjadi viral di media sosial. Menurutnya, kejadian itu murni bentuk pelayanan kepada masyarakat, tanpa ada niat untuk mencari perhatian publik. “Kami sama sekali tidak berpikir akan viral. Tujuan kami hanya membantu dan memberi pemahaman kepada masyarakat bahwa Damkar juga bisa menangani kejadian seperti ini,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pelepasan cincin merupakan salah satu bentuk layanan penyelamatan yang memang menjadi kompetensi Pemadam Kebakaran. Bahkan, Damkar di seluruh Indonesia telah dibekali keahlian untuk menangani kasus serupa. “Kalau ada cincin yang tidak bisa dilepas, masyarakat tidak perlu ragu datang ke pos Damkar. Ini bukan hal yang aneh bagi kami,” tegasnya.

Layanan Gratis dan Siap Datang ke Rumah

Tak hanya di pos, petugas Damkar juga siap mendatangi rumah warga apabila kondisi tidak memungkinkan untuk datang langsung. Sucipto menyebut, beberapa kali tim penyelamatan turun langsung ke rumah bahkan ke tempat usaha warga. “Pernah juga kami datang ke tempat usaha karena yang bersangkutan tidak bisa meninggalkan tokonya,” ungkapnya.

Seluruh layanan tersebut diberikan tanpa dipungut biaya. Hal ini sejalan dengan komitmen pembentukan bidang penyelamatan sejak 2022 yang menegaskan bahwa pelayanan Damkar bersifat sosial. “Bidang penyelamatan mencakup empat hal, yaitu penyelamatan manusia, hewan, harta benda, dan lingkungan,” jelasnya.

Penyebab Cincin Sulit Dilepas

Sucipto menjelaskan bahwa kondisi tersebut sering terjadi akibat perubahan tubuh yang tidak disadari, terutama setelah bangun tidur. “Saat tidur, tubuh tidak banyak mengeluarkan cairan karena tidak berkeringat. Akibatnya, saat bangun pagi tangan dan jari bisa sedikit membengkak,” katanya.

Selain itu, pola makan, pertambahan usia, hingga perubahan ukuran tubuh juga dapat membuat cincin terasa semakin sempit dan menekan jari. Ia pun kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan Damkar jika mengalami kondisi serupa. “Kami datang karena ada laporan dari masyarakat. Selama memungkinkan dan waktunya ada, kami pasti melayani. Semua gratis,” pungkasnya.

Layanan Non-Kebakaran yang Sering Dilakukan

Damkar Palangka Raya tidak hanya siap dalam situasi darurat kebakaran, tetapi juga dalam berbagai persoalan keseharian warga. Sucipto mengungkapkan bahwa layanan penyelamatan non-kebakaran saat ini menjadi laporan yang paling banyak diterima pihaknya.

“Yang paling sering kami tangani itu pelepasan cincin, penanganan sarang tawon, evakuasi ular, dan kendaraan yang terperosok. Sementara penanganan lainnya sifatnya situasional, tergantung kondisi di lapangan,” ujar Sucipto.

Tanggung Jawab Damkar dalam Penanganan ODGJ

Terkait penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), Sucipto menegaskan bahwa Damkar tidak mengambil alih kewenangan instansi lain. Dalam kasus tersebut, Damkar bersifat membantu dan mendukung tugas Dinas Sosial serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang telah diatur dalam peraturan daerah.

“Kami hanya membantu Dinas Sosial. Tugas pokok penanganan ODGJ ada di sana, termasuk regulasinya melalui Satpol PP. Kehadiran kami di lapangan lebih sebagai dorongan agar semua instansi bisa bergerak lebih cepat,” jelasnya.

Meningkatkan Pelayanan untuk Masyarakat

Sucipto menilai bahwa tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik saat ini semakin tinggi. Warga menginginkan kehadiran pemerintah yang cepat, sigap, dan solutif dalam berbagai situasi darurat. “Menjadi petugas penyelamatan tidak boleh berorientasi pada materi. Masyarakat sudah jenuh dengan alasan-alasan. Mereka butuh kehadiran kami kapan pun diperlukan,” tegas Sucipto.

Oleh karena itu, ia menilai ke depan perlu adanya penambahan serta pemerataan tim penyelamatan Damkar agar jangkauan pelayanan semakin luas dan respons dapat dilakukan lebih cepat. “Kalau tim penyelamatan bisa ditambah dan merata, pelayanan akan jauh lebih optimal. Masyarakat bisa merasa lebih terlindungi dan terayomi,” ujarnya.

Sucipto juga menekankan bahwa seluruh layanan penyelamatan Damkar diberikan secara gratis sebagai bagian dari pelayanan sosial kepada masyarakat. “Kami hadir karena ada laporan dari masyarakat. Selama memungkinkan dan waktunya ada, kami pasti datang. Itu komitmen kami,” pungkasnya.

Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *