Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Eco-Vation Day: Literasi Lingkungan di SMPN 7 Cirebon

Kehadiran Perwira Pertamina di Sekolah Binaan Membawa Perubahan Positif

Suasana belajar di SMPN 7 Cirebon, Rabu (17/12), terasa berbeda dari biasanya. Ruang kelas yang umumnya diisi aktivitas pembelajaran formal, hari itu menjadi ruang dialog hangat antara siswa dan para Perwira Pertamina Hulu Energi (PHE) yang hadir sebagai relawan. Perwira sendiri merupakan julukan untuk seluruh pekerja PT Pertamina, singkatan dari Pertamina Wira.

Nampak wajah dengan penuh sumringah, dan mata penuh rasa ingin tahu, para siswa menyambut kehadiran para profesional energi yang memilih duduk sejajar, belajar, dan berbagi bersamanya. Kegiatan itu merupakan bagian dari program Employee Volunteerism Eco-Vation Day yang digagas Pertamina Hulu Energi (PHE). Melalui program ini, siswa diajak mengenal isu lingkungan, keberlanjutan, serta masa depan bumi dengan pendekatan edukatif, komunikatif, dan menyenangkan. Anak-anak tidak hanya menerima materi, tetapi juga diberi ruang untuk bercerita, bertanya, dan mengekspresikan gagasan para pelajar.

SMPN 7 Cirebon yang berlokasi di Desa Kecapi merupakan sekolah binaan Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ). Sekolah ini sendiri tengah mengembangkan ekosistem pendidikan berwawasan lingkungan melalui program Adiwiyata, sekaligus memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi terbarukan. Dukungan Pertamina tersebut menjadi bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendorong efisiensi energi sekaligus menanamkan nilai keberlanjutan kepada peserta didik sejak dini.

Pelaksanaan Eco-Vation Day sendiri diikuti oleh siswa dan tenaga pendidik dengan rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperkuat literasi lingkungan secara aplikatif. Para siswa tak hanya diajak memahami konsep keberlanjutan secara teoritis, tetapi juga didorong untuk menerapkannya melalui aksi nyata dalam kegiatan edukatif dan partisipatif.

Rangkaian Kegiatan Eco-Vation Day

Rangkaian kegiatan Eco-Vation Day meliputi sosialisasi industri hulu migas, edukasi bertema lingkungan dan keberlanjutan, lomba produk upcycle berbasis pemanfaatan bahan daur ulang, hingga kuis edukatif. Melalui kegiatan ini pula, para siswa memperoleh motivasi dan pemahaman untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di sekitar mereka.

Selain memperluas wawasan akademik dan non-akademik, para siswa juga mendapatkan pemahaman mengenai peran industri energi dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berada di lingkungan mereka. Interaksi tersebut turut memperkuat pembentukan karakter serta pengembangan soft skills seperti kepercayaan diri, kerja sama, dan kreativitas.

Manager Communication, Relations & CID Regional Jawa, Pinto Budi Bowo Laksono, mengatakan bahwa Eco-Vation Day bukan sekadar agenda berbagi pengetahuan. Menurutnya, perubahan besar sering berawal dari ruang-ruang kecil seperti kelas ini.

“Saat Perwira duduk bersama siswa, mendengar cerita mereka, dan berbagi pengalaman, di situlah nilai kepedulian dan keberlanjutan mulai tumbuh. Melalui Eco-Vation Day, Pertamina ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda,” ujarnya.

Menurut dia, pelaksanaan Eco-Vation Day di SMPN 7 Cirebon menegaskan peran Pertamina Hulu Energi dan PHE ONWJ sebagai mitra pembinaan yang aktif mendampingi sekolah binaan dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan industri energi, Pertamina berkomitmen terus mendukung peningkatan literasi, kualitas pendidikan, dan kepedulian lingkungan di wilayah operasinya.

Dampak Positif dari Interaksi Siswa dan Relawan

Sementara itu, Kepala SMPN 7 Cirebon, Dra. Euis Sulastri, M.Pd mengatakan, bahwa kehadiran para relawan memberikan dampak emosional yang positif bagi siswa. Menurut dia, anak-anak merasa diperhatikan dan dihargai. Sebab mereka tak hanya belajar tentang lingkungan, tapi juga belajar bahwa banyak pihak peduli terhadap masa depannya.

“Interaksi hangat ini menumbuhkan rasa percaya diri dan mimpi anak-anak kami,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu sukarelawan Perwira Pertamina Regional Jawa, Asep Malinda Abioga mengaku kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga. Dirinya hadir untuk berbagi, tapi justru pulang membawa pelajaran tentang harapan dan kepedulian dari anak-anak.

“Antusiasme mereka saat mempresentasikan karya daur ulang benar-benar mengingatkan bahwa kehadiran sederhana dapat memberi arti besar,” katanya.

Profil Perusahaan Pertamina Hulu Energi

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang berperan sebagai Subholding Upstream di lingkungan Pertamina. Peran Subholding Upstream yang dijalankan oleh PHE adalah sebagai pengelola lapangan hulu minyak dan gas bumi yang dioperasikan Pertamina baik di dalam maupun luar negeri.

Regional Jawa diberikan kewenangan oleh PHE untuk mengoordinasikan lapangan hulu minyak dan gas bumi di wilayah Jawa bagian barat yang meliputi PHE ONWJ, PHE OSES, Pertamina EP wilayah Jawa Barat dan Pertamina East Natuna. Dalam pengelolaan operasi dan bisnis minyak dan gas bumi, PHE ONWJ, PHE OSES dan Pertamina EP berada dalam pengawasan SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi).

Area kerja Regional Jawa mencakup Provinsi DKI Jakarta, Banten, Lampung, Bangka Belitung, Jawa Barat. Regional Jawa terus berupaya meningkatkan angka produksi minyak dan gas bumi yang telah ditetapkan dalam rencana kerja, dengan senantiasa menerapkan Good Corporate Governance (GCG) dan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di setiap lini. Regional Jawa memegang teguh komitmen untuk menjaga prospek bisnis yang berkelanjutan dengan memprioritaskan keseimbangan dan kelestarian lingkungan serta berkontribusi dalam terwujudnya kemandirian masyarakat.

Hartono Hamid

Penulis berita yang aktif menggali cerita dari sudut pandang humanis. Ia senang mengamati kebiasaan masyarakat dan perubahan kultur digital. Hobinya termasuk membuat catatan refleksi, menonton film, dan mengikuti kelas online. Motto: "Menulis adalah jembatan antara fakta dan empati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *