Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Uang Rp4,6 Miliar Terbakar di Kabin Daihatsu Gran Max, Api Muncul dari Bawah Jok

Kebakaran Hebat Menimpa Mobil Pengangkut Uang BNI



Kebakaran hebat menimpa Daihatsu Gran Max yang menjadi kendaraan pengangkut uang senilai Rp 4,6 miliar milik Bank Negara Indonesia (BNI) di wilayah desa Palippis, Balanipa, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Peristiwa ini terjadi pada hari Senin (12/11/25), saat mobil logistik tersebut sedang dalam perjalanan menuju Majene untuk mengisi sejumlah Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Sopir Gran Max, Surya (31), yang merupakan karyawan PT Swadaya Sarana Informatika (SSI), menceritakan detik-detik kebakaran yang menghanguskan seluruh isi mobil. Ia mengatakan bahwa api tiba-tiba muncul dari bagian mesin dan membakar mobil. “Api tiba-tiba muncul dari bagian mesin dan membakar mobil. Ada sekitar Rp 4 miliar uang di dalamnya terbakar,” katanya.

Sumber Api Dari Bawah Jok

Menurut pengakuan Surya, sumber api berasal dari bawah jok depan yang merupakan area mesin. Ia menjelaskan bahwa sebelum kejadian, mereka sempat mengisi bahan bakar di salah satu SPBU di jalur poros Majene–Mamuju. Tak lama berselang, Brigpol Verdi mencium bau gosong dari dalam kabin.

Saat mobil melintas di Desa Bala, Kecamatan Balanipa, tiba-tiba muncul api dari bawah jok pengemudi. “Tiba-tiba petugas jaga melompat, saya sempat tepikan mobil ke pinggir jalan lalu cepat keluar,” kata Surya.

Keduanya langsung menyelamatkan diri. Namun, api dengan cepat merembet ke seluruh bagian kendaraan, termasuk ke tempat penyimpanan uang tunai. Seluruh isi mobil, termasuk uang yang dibawa sekitar Rp 4,6 miliar ikut terpanggang karena tak sempat diselamatkan.

Penyebab Kebakaran

Hingga kini, pihak bank maupun perusahaan logistik Swadaya Sarana Informatika (SSI) belum memberikan pernyataan resmi mengenai berapa jumlah uang yang berhasil diselamatkan, jika ada. Petugas Pemadam Kebakaran Polewali Mandar yang menerima laporan segera menuju lokasi dan berhasil memadamkan api setelah beberapa waktu.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. “Kami memastikan tidak ada korban dalam peristiwa itu. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting kabel kendaraan,” ujar perwakilan Damkar Polewali Mandar dalam keterangan tertulis di akun Instagram resmi mereka, @damkar_polman.

Kepala Pemadam Kebakaran Polewali Mandar, Imran, mengatakan kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada kabel yang berada di dekat aki mobil. Api kemudian merambat dan membakar bahan bakar kendaraan sehingga menyulut percikan api hingga melahap seluruh bagian mobil, termasuk brankas penyimpanan uang tunai.

Kesimpulan

Insiden kebakaran ini menjadi peringatan penting bagi perusahaan logistik dan institusi keuangan tentang pentingnya pemeriksaan rutin terhadap kendaraan yang digunakan untuk mengangkut uang atau barang bernilai tinggi. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian materi yang dialami sangat besar, yaitu sebesar Rp 4,6 miliar.

Perlu adanya langkah-langkah pencegahan yang lebih ketat, seperti pemeriksaan sistem kelistrikan kendaraan secara berkala dan penggunaan alat pemadam kebakaran yang memadai di dalam kendaraan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan serupa di masa depan.

Faiqa Amalia

Jurnalis yang fokus pada isu pendidikan, karier, dan pengembangan diri. Ia suka membaca buku motivasi, mengikuti seminar online, dan menulis rangkuman belajar. Hobinya adalah minum teh sambil menenangkan pikiran. Motto: “Pengetahuan harus dibagikan, bukan disimpan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *