Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Polisi Bentuk Tim Khusus Cari Alvaro, Anak Hilang 8 Bulan di Pesanggrahan

Tim Khusus Polsek Pesanggrahan Terus Lakukan Pencarian Alvaro

Di Jakarta, polisi kini tengah melakukan pencarian terhadap Alvaro, seorang anak berusia enam tahun yang hilang sejak delapan bulan lalu. Untuk mempercepat proses pencarian, Polsek Pesanggrahan telah membentuk tim khusus yang bekerja sama dengan berbagai unit kepolisian lainnya.

Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, menjelaskan bahwa koordinasi antarunit dilakukan secara intensif setiap kali ada informasi baru yang masuk. Tim yang terlibat meliputi Unit Reskrim Polsek Pesanggrahan, Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, dan juga Resmob Polda Metro Jaya. Mereka saling berkomunikasi dan menindaklanjuti setiap laporan yang diterima.

“Setiap ada informasi yang masuk, kami selalu menyampaikan, mendalami, dan menindaklanjuti,” ujar Seala. Ia juga menekankan pentingnya keluarga untuk tidak memberi uang kepada pihak-pihak yang mengaku mengetahui keberadaan Alvaro. “Kami meminta keluarga tetap tenang dan menyerahkan seluruh informasi kepada kepolisian.”

Informasi dari Keluarga dan Tindakan yang Dilakukan

Beberapa informasi sempat diterima oleh pihak keluarga, termasuk klaim lokasi keberadaan Alvaro di beberapa wilayah. Namun, sebagian dari informasi tersebut disertai permintaan uang dari pihak tak dikenal. Hal ini membuat pihak keluarga harus ekstra hati-hati.

Seala menjelaskan bahwa pihak keluarga diminta untuk tidak mudah terpancing. “Kami akan mendalami kejadian tersebut,” ujarnya. Menurutnya, kakek Alvaro pernah tertipu beberapa kali karena keinginan untuk bertemu cucunya. Oleh karena itu, ia mengimbau keluarga agar lebih waspada dan tidak memberi uang kepada orang-orang yang tidak jelas identitasnya.

Kronologi Hilangnya Alvaro

Alvaro Kiano Nugroho diketahui terakhir kali terlihat di Masjid Jami Al Muflihun, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada 6 Maret 2025 lalu. Pada hari yang sama, seorang pria yang mengaku sebagai ayah Alvaro disebut datang ke masjid untuk mencari bocah tersebut.

Kakek Alvaro, Tugimin, baru mengetahui informasi itu tiga hari setelah laporan kehilangan dibuat, setelah marbut masjid menceritakannya. Saat itu, marbut mengatakan bahwa ada orang yang mencari anak bernama Alvaro. Setelah azan Maghrib, Alvaro tidak kunjung pulang.

Tugimin, pensiunan petugas pemadam kebakaran Lebak Bulus, awalnya tidak khawatir karena cucunya sering bermain bola pada malam hari. Namun, setelah jam 21.30 WIB, ia mulai merasa khawatir dan langsung mencari keberadaan cucunya.

Penyelidikan dan Saksi yang Diperiksa

Keluarga Alvaro telah membuat laporan kehilangan kepada polisi. Ciri-ciri Alvaro adalah berkulit sawo matang dan berambut cepak. Masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaannya dapat menghubungi nomor telepon 0812-1923-0694.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Komisaris Dwi Manggalayuda menyebut bahwa polisi telah memeriksa enam saksi terkait hilangnya Alvaro. Salah satu saksi merupakan orang yang sempat berbicara dengan pria yang diduga membawa Alvaro pada hari kejadian. Saksi tersebut tidak curiga karena pria itu memanggil nama Alvaro dan tampak mengenalnya, sehingga disangka sebagai anggota keluarga.

Polisi kini masih menelusuri apakah pria tersebut benar memiliki hubungan keluarga dengan Alvaro. “Untuk sementara masih kami dalami ya, apakah terduga ini merupakan saudaranya atau bukan,” kata dia.

Langkah-Langkah yang Dilakukan Keluarga

Ayah kandung Alvaro diketahui sedang menjalani hukuman di Lapas Cipinang atas kasus narkoba, sementara ibunya bekerja di Malaysia. Tugimin menjelaskan bahwa ibu dan ayah Alvaro sudah berpisah, dan ibunya sudah menikah lagi secara resmi di KUA Kecamatan Pesanggrahan.

Keluarga juga telah mengecek alamat lama pihak ayah Alvaro, tetapi mereka sudah tidak tinggal di lokasi itu. “Sudah. Saya sudah cek (ke alamat lama), tapi ternyata sudah pindah. Ternyata kepolisian dari Polres Jakarta Selatan itu sudah menemukan tempat alamatnya,” ujar Tugimin.

Selain itu, suami dari adik bapaknya Alvaro juga dibawa ke Jakarta untuk ditunjukkan kepada marbut, namun ternyata yang datang bukan itu. Hal ini menunjukkan betapa kompleksnya proses pencarian Alvaro dalam waktu delapan bulan terakhir.

Almahdi Sharique

Penulis yang aktif meliput dunia hiburan dan tren media sosial. Ia menghabiskan waktu senggang dengan mendengarkan musik pop, mengedit video ringan, dan menjelajahi akun kreator. Ia percaya bahwa hiburan adalah bagian dari dinamika masyarakat. Motto: “Kreativitas adalah energi kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *