Beritagowa.com BANDUNG – Ridwan Kamil merupakan sosok politisi Indonesia yang tersebut kerap menjadi perhatian publik. Mantan Gubernur Jawa Barat ini banyak disorot, baik sebab prestasi maupun kontroversi yang dimaksud menyertainya.
Pada sepak terjangnya di tempat kancah urusan politik Tanah Air, Kang Emil -sapaan akrab Ridwan Kamil, dikenal memiliki berbagai inisiatif besar. Hal ini termasuk pada bidang infrastruktur lalu pengembangan keagamaan.
Namun, beberapa gebrakannya juga tak luput dari kritikan dari berbagai kalangan. Misalnya, seperti pengerjaan Masjid Raya Al-Jabbar lalu klaim hibah dana Simbol Rupiah 1 triliun untuk Nahdlatul Ulama (NU).
Kisah Ridwan Kamil Dirikan Masjid Raya Al-Jabbar
Masjid Raya Al-Jabbar terletak di area Gedebage, Daerah Perkotaan Bandung. Keberadaannya begitu fenomenal lalu menjadi masjid kebanggaan warga Jawa Barat.
Terlepas dari itu, konstruksi Masjid Raya Al-Jabbar juga menuai kontroversi. Di antaranya mengenai biaya pembangunanya yang dimaksud terbilang besar.
Konsep Masjid Raya Al-Jabbar dirancang ketika Ridwan Kamil masih menjabat sebagai Wali Perkotaan Bandung pada 2015. Waktu itu, Gubernur yang menjabat pada Jawa Barat adalah Ahmad Heryawan.
Proses perkembangan Masjid Al-Jabbar berlangsung sekitar empat tahun, sebelum akhirnya diresmikan pada 30 Desember 2022 oleh Gubernur ketika itu, Ridwan Kamil.
Masjid megah ini didirikan menggunakan dana APBD Jawa Barat. Hal yang disebutkan yang digunakan kemudian memicu kritik dari berbagai pihak terkait anggaran serta pemanfaatannya.











