Beritagowa.com JAKARTA – Kasus pemerasan yang menjerat mantan Kasat Reskrim Polres Metro Ibukota Indonesia Selatan kian memanas. Kasus ini tak belaka menyeret salah satu oknum, melainkan menyebabkan citra institusi kepolisian di tempat khalayak luas. Kasus ini akan kembali dibahas secara tuntas waktu malam ini pada AB+ dengan Abraham Silaban .
Nama AKBP Bintoro muncul seusai isu pemerasan sebesar Rp20 miliar terhadap dua terdakwa persoalan hukum pelecehan lalu pembunuhan individu remaja putri. Bintoro disebut memohonkan uang untuk para terdakwa guna menghentikan penyidikan. Selain itu, ia juga diduga mengambil aset mewah milik tersangka, seperti mobil Ferrari serta motor Harley Davidson. Namun, meskipun uang sudah ada diberikan, tindakan hukum tetap memperlihatkan berlanjut. Merasa ditipu, pihak terdakwa melayangkan gugatan perdata terhadap Bintoro pada 6 Januari 2025.
Baca Juga: Plus Minus 100 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran
Menanggapi tudingan tersebut, AKBP Bintoro membantah keras telah terjadi melakukan pemerasan. Ia menyampaikan bahwa tuduhan yang disebutkan bukan berdasar juga merupakan fitnah. Menurutnya, ia bukan pernah mengomunikasikan secara langsung dengan terdakwa AN. Ia pun menyatakan siap menjalani pemeriksaan transparan oleh Propam Polda Metro Jaya. Lantas, bagaimana perkembangan penyelidikan selanjutnya?
Saksikan selengkapnya di tempat AB+ “Kasus AKBP Bintoro: Penyuapan atau Pemerasan?”, waktu malam ini sama-sama Abraham Silaban, pukul 20.00 WIB, hanya sekali di tempat iNews.











