JAKARTA — Metode kesehatan alternatif yang dikenal sebagai ear seeds kini semakin diminati sebagai cara sederhana untuk membantu meredakan stres hingga gangguan tidur. Teknik ini merupakan bagian dari terapi tradisional yang tidak menggunakan jarum seperti akupunktur.
Menurut Healthline, ear seeds adalah bentuk akupresur yang dilakukan dengan menekan titik tertentu di telinga. Teknik ini sudah dikenal dalam pengobatan tradisional Tiongkok atau Traditional Chinese Medicine (TCM).
Praktisi akupunktur, Thuy Kim Nguyen, menjelaskan bahwa ear seeds bekerja dengan menstimulasi titik saraf di telinga. Teknik ini membantu tubuh merespons kondisi tertentu tanpa perlu menusuk kulit seperti akupunktur.
“Ear seed seperti jarum akupunktur, tetapi digunakan tanpa melukai kulit untuk membantu memperbaiki kondisi tubuh pasien,” ujarnya dikutip dari Cleveland Clinic, Kamis (9/4/2026).
Ear seeds biasanya berbentuk stiker kecil yang berisi biji tanaman Vaccaria atau bahan lain seperti logam. Ukurannya kecil seperti kuku dan ditempel di titik tertentu sesuai keluhan kesehatan.
Menurut konsep TCM, telinga mencerminkan kondisi organ tubuh. Perubahan pada titik tertentu di telinga dapat menjadi petunjuk lokasi penempatan ear seeds.
Teknik ini diklaim memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Namun, bukti ilmiah yang mendukung masih terbatas dan terus diteliti.
Menurut Healthline, berikut manfaat ear seeds:
- Mengurangi nyeri akut dan kronis
- Meredakan stres, kecemasan, dan depresi
- Membantu mengatasi insomnia
- Mengurangi migrain
- Membantu kontrol berat badan
- Mendukung penanganan kecanduan
Selain itu, teknik ini juga diyakini dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Hal ini karena stimulasi pada titik tertentu dapat memberikan efek relaksasi pada tubuh.
Menurut Cleveland Clinic, ear seeds bekerja berdasarkan aliran energi atau qi dalam tubuh. Energi ini mengalir melalui jalur yang disebut meridian, termasuk di area telinga.
Dengan menekan titik tertentu, aliran energi yang terhambat dapat kembali lancar. Kondisi ini diyakini membantu memperbaiki berbagai gangguan kesehatan.
Untuk penggunaan, ear seeds sebaiknya dipasang oleh tenaga profesional. Hal ini penting agar titik yang dipilih sesuai dengan kondisi kesehatan.
Setelah dipasang, ear seeds bisa ditekan secara perlahan beberapa kali sehari. Tekanan ringan ini bertujuan merangsang titik saraf tanpa menimbulkan rasa sakit.
Pengguna disarankan melepas ear seeds setelah tiga hingga lima hari. Hal ini untuk mencegah iritasi kulit akibat penggunaan terlalu lama.
Meski tergolong aman, penggunaan ear seeds tetap memiliki resiko efek samping. Berikut efek sampingnya:
- Iritasi atau kemerahan pada kulit
- Nyeri ringan pada area telinga
- Reaksi alergi terhadap bahan tertentu
- Pusing atau mual jika titik yang ditekan tidak tepat
Praktisi akupunktur tersebut juga menekankan pentingnya konsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum penggunaan ear seeds.
“Penting untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan ear seeds agar aman dan sesuai kebutuhan,” jelas Thuy Kim.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











