Perasaan Ayah dan Ibu Saat Anak Melepas Hijab
Keputusan Sienna Ameerah Kasyafani, putri dari Ben Kasyafani dan Marshanda, untuk melepas hijab belakangan menjadi sorotan publik. Keputusan ini memicu berbagai reaksi dari masyarakat, termasuk kekhawatiran dari ayahnya sendiri.
Ben Kasyafani mengaku sempat khawatir ketika isu tersebut mulai ramai dibicarakan. Ia merasa bahwa usia Sienna yang masih tergolong remaja membuat situasi ini lebih rentan dianggap sebagai polemik. Meski demikian, Ben menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan disebabkan oleh masalah tertentu.
“Rame ya? Pas awal-awal waktu itu semuanya (teman) bilang dia pas (usia) lagi seru-serunya, mudah-mudahan ya tapi nggak (ada masalah) sih,” ujar Ben Kasyafani.
Ia juga menjelaskan bahwa awal mula Sienna mengenakan hijab terjadi dalam momen yang cukup singkat sebelum akhirnya menjadi sorotan publik. Di momen pertama saat putrinya meminta sendiri untuk mengenakan hijab, Ben merasa lebih gugup.
“Cuma kan memang waktu dia menggunakan hijab itu kalau nggak salah tuh dua minggu sebelum dia datang bulan,” tambahnya.
Ben mengungkapkan rasa deg-degan karena khawatir keputusan sang anak bisa memicu polemik di tengah masyarakat. Namun, ia bersyukur bahwa akhirnya semua pihak memberikan dukungan kepada Sienna.
Teguran Marshanda Terhadap Netizen
Marshanda, ibu dari Sienna, baru-baru ini diserang netizen setelah putrinya sempat mengunggah potret dirinya tanpa mengenakan hijab. Spekulasi bermunculan tentang hubungan antara keputusan Sienna dan tinggalnya ia bersama sang ibu.
Menanggapi asumsi tersebut, Marshanda menepis anggapan bahwa dirinya berperan dalam menentukan pilihan spiritual putrinya. Ia menegaskan bahwa keputusan sang anak bukanlah hasil pengaruh darinya.
“Saya tidak mendukung pilihan untuk menjadi sesat. Yang saya dukung adalah belajar mengenai diri melalui proses yang jujur,” tulis Marshanda di Instagram pribadinya.
Ia berpandangan bahwa perjalanan hidup setiap individu sepenuhnya berada dalam kehendak Tuhan, termasuk arah kehidupan yang akan ditempuh Sienna. Sebagai orangtua, Marshanda menyadari batasannya dan memilih untuk tidak memaksakan kehendak kepada anaknya.
“Kalau jalan-Nya Sienna pakai hijab lagi atau tidak, itu diluar pengaruh dan kuasa saya,” kata Marshanda.
Ia juga menekankan bahwa dirinya tidak ingin Sienna mengambil keputusan hanya demi menyenangkan orangtua atau mencari pengakuan semata, melainkan menjalani proses hidup dengan kejujuran.
“Jangan sampai anakku Sienna ambil jalan hidup hanya untuk menyenangkan Ibunya atau Ayahnya,” pesannya.
Bagi Marshanda, apa yang tengah dialami Sienna saat ini hanyalah bagian kecil dari perjalanan panjang dalam hidupnya. Alih-alih menghakimi, ia memilih untuk menerima dan mendukung setiap proses tumbuh kembang putrinya tanpa syarat.
“Saat dewasa, doaku adalah agar Sienna hidup mengenal true selfnya,” ungkap Marshanda.
Di bagian akhir pernyataannya, Marshanda turut menyindir sikap sebagian warganet yang kerap bersikap seolah ‘polisi moral’. Ia mengingatkan bahwa seseorang yang benar-benar memahami dan menjalankan ajaran agama tidak akan mudah menghakimi orang lain.
Seorang penulis berita online yang mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi terkini kepada pembaca. Aktif mengikuti perkembangan isu sosial dan digital. Memiliki hobi membaca artikel sejarah, bersepeda pagi, serta memotret momen sederhana yang menarik. Baginya, proses menulis adalah ruang untuk melihat dunia lebih dekat. Motto hidupnya: "Informasi yang jujur adalah fondasi kepercayaan."











