Nabilah O’Brien, Selebgram yang Justru Menjadi Tersangka dalam Kasus Pencurian di Restorannya
Nabilah O’Brien adalah seorang selebgram sekaligus pemilik restoran Bibi Kelinci Kopitiam. Ia dikenal dengan keberhasilannya dalam menjalankan bisnis kuliner dan membangun hubungan yang baik dengan para penggemarnya. Namun, kini ia menjadi sorotan karena mengalami situasi yang tidak menyenangkan.
Kasus ini bermula dari insiden antara pasangan suami istri berinisial ZK dan ESR yang datang ke restoran milik Nabilah O’Brien. Mereka membawa makanan dari restoran tersebut tanpa membayar. Hal ini akhirnya menimbulkan perdebatan besar di media sosial.
Bibi Kelinci Kopitiam terletak di Kemang Raya, Jakarta Selatan, dan menawarkan berbagai menu seperti butter kaya toast, bakpao telur asin, mantou goreng, mantou kukus, bubur ayam gurih, sup sapi lai make, dan lainnya. Harga menu di restoran ini cukup terjangkau, sehingga banyak pengunjung yang datang.
Namun, pada suatu hari, ZK dan ESR tidak mau membayar pesanan mereka. Mereka merasa kecewa karena pesanan datang terlambat karena restoran sedang ramai. Akibatnya, mereka nekat masuk ke area dapur yang seharusnya tidak boleh dimasuki pengunjung. Mereka memarahi pegawai restoran lalu membawa pesanan mereka tanpa membayar.
Fakta Mengejutkan tentang Kasus Ini
Setelah kejadian tersebut, Nabilah O’Brien justru dijadikan tersangka. Padahal, ia adalah korban dari tindakan ZK dan ESR. Dalam unggahan di akun Instagram @nabobrien, Nabilah mengungkap bahwa ia ditetapkan sebagai tersangka setelah mengungkap dugaan pencurian di restorannya. Ia bahkan mengklaim diminta membayar uang sebesar Rp1 miliar dalam proses hukum yang sedang berlangsung.
Nabilah mengaku diam selama lima bulan karena takut untuk bersuara. Ia juga mengatakan bahwa selama lima bulan terakhir, ia diminta untuk mengakui bahwa apa yang ia ungkapkan dan rekaman CCTV yang diunggah merupakan fitnah. Bahkan, ia sempat diminta menyerahkan uang sebesar Rp1 miliar.
“Saya korban pencurian yang menjadi tersangka di Bareskrim Polri. Saya diam selama lima bulan karena saya takut untuk bersuara dan berbicara,” ujar Nabilah dalam unggahannya. Ia juga meminta perhatian Komisi III DPR RI serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar kasus yang menimpanya mendapatkan kepastian hukum.
Awal Kasus yang Viral di Media Sosial
Insiden ini pertama kali menjadi perbincangan publik setelah rekaman CCTV diunggah melalui akun Instagram pribadi Nabilah, @nabobrien, pada 20 September 2025. Dalam unggahan tersebut, Nabilah memperlihatkan rekaman yang menunjukkan keributan antara pelanggan dan staf restoran.
Pada saat kejadian, restoran disebut sedang penuh sehingga pesanan membutuhkan waktu lebih lama untuk disajikan. Situasi itu membuat salah satu pelanggan perempuan tidak sabar hingga nekat masuk ke area dapur yang seharusnya tidak boleh dimasuki pengunjung.
“Menunggu sekitar 30 menit, ibu ini masuk ke kitchen, memaki head kitchen saya, dan mengancam akan mengobrak-abrik restoran,” tulis Nabilah dalam unggahannya.
Dalam rekaman CCTV yang dibagikan, perempuan tersebut terlihat memaki kepala staf dapur. Pria yang bersamanya juga ikut masuk ke area dapur dan terlihat meluapkan emosi dengan memukul lemari pendingin serta menunjuk-nunjuk staf restoran.
Meski mendapat perlakuan tersebut, staf dapur tetap berusaha menjalankan prosedur operasional standar (SOP) dengan tenang. Namun setelah keributan mereda, pasangan tersebut justru meninggalkan restoran sambil membawa sejumlah pesanan makanan dan minuman tanpa membayar.
Total terdapat 11 bungkus makanan dan tiga minuman yang dibawa pergi dari restoran tersebut. Seorang staf restoran bahkan sempat mengejar pasangan tersebut hingga ke area parkir mobil untuk menagih pembayaran sebesar Rp530 ribu. Namun pasangan itu diduga justru melontarkan ancaman sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.
“Kalau masih nyuruh saya bayar, jangan sampai saya lempar makanannya,” tulis staf restoran tersebut dalam pesan yang kemudian dibagikan oleh Nabilah.

Belakangan, dua orang yang membawa makanan tersebut diketahui berinisial ZK dan ER. Keduanya juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.











