Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Perjuangan Vidi Aldiano Selama 6 Tahun Melawan Kanker ke Singapura, Malaysia, dan Thailand

Perjalanan Kanker Ginjal Vidi Aldiano: Dari Diagnosis Hingga Perjuangan Terakhir

Vidi Aldiano, penyanyi ternama Indonesia, dikenal tidak hanya sebagai musisi berbakat tetapi juga sebagai sosok yang terbuka tentang perjuangannya melawan kanker ginjal. Perjalanannya menghadapi penyakit ini menjadi inspirasi bagi banyak orang, baik dari kalangan penggemar maupun rekan sesama artis.

Perjalanan kesehatan Vidi dimulai pada Desember 2019 ketika ia didiagnosis menderita kanker ginjal jenis Renal Cell Carcinoma stadium tiga setelah menjalani pemeriksaan kesehatan di Singapura. Pemeriksaan tersebut dilakukan setelah ia merasakan tekanan darah tinggi yang tidak biasa. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya massa tumor pada ginjal sebelah kiri. Akibatnya, Vidi harus menjalani operasi pengangkatan ginjal secara total, yaitu nefektomi.

Setelah operasi, kondisi Vidi sempat dinyatakan bersih dari sel kanker. Namun, perjalanannya tidak berhenti di sana. Beberapa tahun kemudian, sel kanker kembali terdeteksi dalam tubuhnya. Saat itu, Vidi telah menikah dengan aktris Sheila Dara Aisha.

Pada tahun 2022, dokter menemukan bahwa sel kanker tersebut telah mengalami metastasis atau penyebaran ke beberapa titik di rongga perut. Sejak saat itu, Vidi harus menjalani perawatan intensif untuk menahan laju perkembangan penyakit tersebut. Pada 2023, ia mulai menjalani terapi medis secara rutin setiap tiga minggu sekali. Ia menyebut proses tersebut dengan istilah positif, yakni “Spa Day”. Istilah ini sebenarnya merujuk pada sesi kemoterapi dan pengobatan rutin yang dijalani untuk memperlambat perkembangan sel kanker di tubuhnya.

Selain metode medis konvensional, Vidi juga mencoba berbagai metode pengobatan alternatif. Pada awal 2024, ia menjalani perawatan di Koh Samui, Thailand dengan fokus pada detoksifikasi tubuh serta pemulihan secara holistik. Selama 2025, ia juga beberapa kali melakukan perjalanan ke Penang, Malaysia untuk mendapatkan akses obat baru yang belum tersedia di Indonesia.

Selama proses pengobatan, Vidi sempat mengalami berbagai efek samping. Salah satunya adalah takikardia, yaitu kondisi denyut jantung yang sangat cepat bahkan ketika tubuh sedang beristirahat. Selain itu, ia juga kerap merasakan nyeri yang datang dan pergi akibat perkembangan kanker di dalam tubuhnya.

Pada November 2025, Vidi memutuskan untuk mengambil hiatus dari dunia hiburan agar dapat sepenuhnya fokus menjalani perawatan kesehatan. Keputusan ini menjadi momen penting baginya untuk memberikan perhatian penuh pada kondisi tubuhnya yang terus mengalami penurunan.

Menjelang enam tahun sejak diagnosis awal kanker, Vidi sempat membagikan refleksi emosional tentang perjalanan hidupnya dalam menghadapi penyakit tersebut. Dalam pesan yang menyentuh, ia menyebut penyakit yang dialaminya sebagai hadiah dari Tuhan yang mengajarkannya arti syukur dan makna kehidupan.

Setelah melalui perjuangan panjang melawan kanker selama lebih dari enam tahun, Vidi Aldiano akhirnya mengembuskan napas terakhir di Jakarta pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi dunia hiburan Tanah Air yang harus melepas salah satu musisi berbakat sekaligus figur inspiratif bagi banyak orang.

Selama hidupnya, Vidi dikenal aktif menyuarakan pentingnya deteksi dini kanker serta kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Ia menjadi contoh nyata bahwa perjuangan melawan penyakit bisa menjadi pembelajaran berharga bagi diri sendiri dan orang lain.

Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *