Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Populer Kaltim: Jasad Anak Ditemukan di Babulu dan Kapal Dahliya F3 Tenggelam di Kukar

Berita Populer di Kalimantan Timur dalam 24 Jam Terakhir

Beberapa peristiwa penting dan informasi terkini di kota dan kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur menjadi berita yang menarik perhatian masyarakat dalam 24 jam terakhir hingga hari ini, Jumat (13/2/2026). Berikut tiga berita paling populer:

1. Geger Penemuan Jasad Anak di Babulu PPU, Polisi Kumpulkan Keterangan Saksi dan Keluarga

Seorang anak di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur, dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (12/2/2026). Kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian.

Kapolsek Babulu AKP Harahap membenarkan kejadian tersebut kepada sumber berita. Ia menjelaskan bahwa korban saat ini sudah berada di Puskesmas Kecamatan Babulu untuk penanganan awal. “Benar, korban seorang anak dan telah meninggal dunia,” ujar Harahap saat dikonfirmasi.

Sejumlah informasi yang beredar di masyarakat menyebut korban merupakan pelajar, dan diduga meninggal karena bunuh diri. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa dugaan tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan belum ada kesimpulan resmi.

Pihak kepolisian saat ini tengah mengumpulkan keterangan dari keluarga, saksi, dan pihak terkait lainnya. Dan tentunya, kata Harahap, menunggu hasil pemeriksaan resmi untuk menyusun kronologi kejadian. “Kronologi kejadian masih kami dalami,” tambah Harahap.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya orangtua dan lingkungan sekitar, untuk lebih peka terhadap kondisi anak dan remaja. Jika menemukan tanda-tanda masalah serius pada anak, masyarakat diminta segera menghubungi tenaga kesehatan atau pihak berwenang.

Pihak berwenang menegaskan, penyelidikan masih berjalan, dan informasi terkait penyebab kematian korban akan diumumkan setelah semua hasil pemeriksaan tersedia.

2. BREAKING NEWS: Kapal Dahliya F3 Karam di Muara Kaman Kukar, 44 Penumpang Dievakuasi

Kapal karam Kukar terjadi di kawasan Desa Rantau Hempang, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 16.00 WITA. Kapal bernama Dahliya F3 dilaporkan miring dan kemasukan air saat melintas di Sungai Mahakam.

Ketua Organisasi Angkutan Sungai Mahakam Ulu (Orgamu), Husaini Anwar, mengonfirmasi kebenaran insiden tersebut. Menurutnya, kapal membawa puluhan penumpang serta muatan logistik dalam jumlah besar saat kejadian. Tampak dari dokumentasi yang didapat, barang bawaan kapal mengapung di Sungai Mahakam.

Serta penumpang yang dievakuasi oleh warga sekitar, kepolisian hingga pihak terkait lainnya. “Betul terkait insiden tersebut, kapal karam. Tadi sekitar jam 4 setelah ashar,” sebutnya kepada sumber berita.

Kapal tersebut, lanjut Husaini, membawa puluhan penumpang dan muatan logistik tersebut dilaporkan mengalami kondisi miring setelah diduga kelebihan muatan. “Tadi pagi saya ke dermaga, kan keberangkatan perdana pasca 19 hari tidak mendapat BBM, jadi baru mengisi, kondisi sangat sarat muatan saat keberangkatan pada pagi hari tadi, jadi saya sempat menyarankan agar jangan muat banyak, sebagian barang ada di dermaga, tapi yang dibawa tetap banyak,” jelasnya.

Kapal diketahui membawa logistik sembako dan bahan pokok lainnya dalam jumlah besar di dek bawah. Diduga, akibat beban yang terlalu berat, kapal mulai miring hingga air masuk ke dalam lambung kapal.

Tindakan darurat yang dilakukan tadi, ada petugas kepolisian, Dishub Kukar, hingga warga setempat dan Kapal Karya Utama 77F segera diarahkan ke untuk melakukan evakuasi penumpang.

Evakuasi Penumpang
Kapal Karya Utama 7F sendiri, kebetulan melintas dan sama–sama berangkat berangkat pada pagi harinya, ia merapat dan memberikan bantuan evakuasi serta pengamanan di lokasi bersama para pihak berwenang serta masyarakat. “Alhamdulillah, kapal tidak langsung tenggelam ke dasar dan masih dalam posisi mengapung hingga saat ini,” imbuhnya.

Pihak berwenang dari Kepolisian, Dishub Kukar, Kades Rantau Hempang, dan Kecamatan Muara Kaman terus melakukan koordinasi intensif di lapangan untuk menangani situasi tersebut.

Berdasarkan informasi dari pemilik kapal (juragan), seluruh penumpang dinyatakan selamat. Adapun rincian penumpang yang berhasil dievakuasi total 44 orang, terdiri dari:
* 30 Penumpang Dewasa

6 Penumpang Anak-anak

7 ABK serta 1 pemilik kapal

Sebagai tambahan informasi, Kapal Dahliya F3 berlayar dari Dermaga Mahakam Ulu Kota Samarinda menuju, Melak Kabupaten Kutai Barat lalu melanjutkan hingga ke Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu.

“Sementara itu, sambil menunggu informasi lanjutan. Kami terus berkomunikasi juga dengan para pihak terkait,” pungkas Husaini.

3. Kadin Balikpapan Gelar Bazar Murah, Sembako Diskon hingga 50 Persen, Ini Jadwal dan Lokasinya

Bazar Ramadan Balikpapan akan digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Balikpapan melalui program bertajuk “Kadin Peduli” pada 1 hingga 6 Maret 2026 di BSCC DOME Balikpapan, Kalimantan Timur. Kegiatan ini menghadirkan subsidi sembako hingga 50 persen sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadan.

Ketua Panitia Bazar Murah Ramadan 1447 Hijriah Balikpapan, Muhammad Tonny Ansyari, menyampaikan bahwa program subsidi sembako difokuskan bagi keluarga kurang mampu. Prioritas penerima bantuan berasal dari wilayah pinggiran Balikpapan seperti Teritip, Kariangau, dan Karang Joang.

“Pendataan penerima akan melibatkan perangkat kelurahan agar bantuan tepat sasaran,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).

Subsidi Sembako untuk Warga
Dalam bazar murah tersebut, panitia menyediakan sejumlah komoditas pokok dengan harga bersubsidi. Paket sembako yang disiapkan meliputi beras 2,5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter dengan potongan harga hingga 50 persen dari harga pasar.

Sehingga, skema ini diharapkan mampu meringankan beban belanja masyarakat berpenghasilan rendah di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan.

Untuk diketahui, Bazar Murah Ramadan 1447 Hijriah ini digelar melalui kolaborasi beberapa pihak. Di antaranya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan, Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Perindustrian, hingga Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan.

Menurut Tonny, agenda ini menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Idulfitri. “Sinergi ini diharapkan memperkuat stabilitas harga sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal selama bulan suci serta menyambut Idulfitri,” ungkapnya.

Untuk itu, dalam bazar tersebut, ia juga mengajak distributor, agen, ritel, hingga pelaku UMKM agar berpartisipasi dalam agenda tersebut. Menurutnya, partisipasi banyak pihak sangat penting agar harga yang ditawarkan benar-benar lebih rendah dari pasaran.

Tak tanggung-tanggung, panitia kegiatan ini juga menyiapkan 200 stan berukuran 2×4 meter secara gratis. Bahkan, akan ada pula Pasar Ramadan yang menjajakan aneka menu berbuka puasa yang dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 17.00 Wita.

“Bazar akan melibatkan distributor, para agen, ritel dan UMKM. Karenanya dibutuhkan partisipasi seluruh pihak agar harga yang ditawarkan lebih murah dan masyarakat dapat berbelanja lebih hemat,” ucapnya.

Lebih lanjut, Tonny menambahkan, bazar ini bukan hanya untuk memeriahkan HUT Balikpapan. Melainkan juga bentuk kepedulian dunia usaha terhadap kondisi sosial masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini benar-benar membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, bukan sekadar seremoni perayaan,” pungkasnya.

Untuk pendaftaran UMKM dan informasi lebih lanjut dapat menghubungi seksi acara 082131999777 (Sherli) atau 081350997958 (Devi Permanasari).


Wahyudi

Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *