Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik
Hukum  

Polresta Manado Dikritik Atas Penanganan Kasus Keributan, Kasi Humas: Oknum Sudah Diperiksa

Polresta Manado Terkait Kasus Keributan yang Viral

Polresta Manado kembali menjadi perhatian publik setelah dugaan tindakan tidak humanis oleh oknum anggota kepolisian saat menangani kasus keributan di wilayah Kelurahan Sumompo Lingkungan IV, Kampung Jengki. Peristiwa ini memicu reaksi keras dari masyarakat dan tokoh setempat, yang menilai tindakan tersebut tidak sesuai dengan prinsip Polri sebagai pelindung dan pelayan masyarakat.

Kasi Humas Polresta Manado menyatakan bahwa oknum anggota yang terlibat telah diperiksa oleh internal kepolisian. Pemeriksaan dilakukan oleh Sie Propam Polresta Manado guna memastikan apakah ada pelanggaran disiplin atau kode etik yang dilakukan. Proses pemeriksaan berjalan sesuai mekanisme yang berlaku, dan jika ditemukan adanya pelanggaran, akan diberikan sanksi tegas sesuai aturan Polri.

Peristiwa ini bermula dari video yang beredar di media sosial, khususnya akun Facebook milik Zulkifly. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria gondrong berkaus putih mengalami perlakuan intimidasi, termasuk dimaki-maki dan didorong oleh seorang petugas. Tindakan tersebut diduga dilakukan oleh oknum Tim Resmob Polresta Manado saat melakukan operasi pengamanan di lokasi keributan pada Kamis pagi (1/1/2026). Kejadian ini terjadi di tengah warga yang baru saja bangun dari tidur, sehingga memicu kecaman dari masyarakat dan keluarga korban.

Nandito, seorang warga Manado, menyampaikan bahwa seharusnya Polresta Manado menjunjung tinggi tugas pokok dan fungsi Polri lewat pendekatan humanis. “Seharusnya kan polisi itu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” katanya.

Video tersebut viral dan dimuat di sejumlah media, yang memicu pertanyaan tentang kinerja Polresta Manado dalam menangani situasi seperti ini. Menanggapi isu tersebut, Polresta Manado memberikan klarifikasi dan menegaskan komitmen mereka untuk menangani masalah secara transparan dan bertanggung jawab.

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto melalui Kasi Humas Iptu Agus Haryono menjelaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di lokasi merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait adanya keributan. Untuk menjaga situasi tetap kondusif, dua orang yang diduga terlibat langsung dalam keributan telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum.

Polresta Manado juga menyampaikan empati kepada masyarakat yang merasa dirugikan. Mereka menegaskan bahwa Polri selalu menjunjung tinggi prinsip humanis dan profesional. Selain itu, institusi ini menghormati hak masyarakat dan keluarga untuk menempuh jalur pelaporan resmi sebagai bagian dari kontrol publik dalam negara hukum.

Seluruh laporan yang masuk akan ditangani secara objektif, transparan, dan akuntabel. Di samping itu, Polresta Manado mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Upaya komunikasi dan dialog dengan tokoh masyarakat setempat terus dilakukan guna memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat. “Sebagai institusi yang mengemban tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, Polresta Manado menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan menegakkan prinsip Polri Presisi, demi terciptanya rasa keadilan, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh warga,” tutup Agus.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *