Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Unggahan Terakhir Evia Maria, Mahasiswi Unima yang Ditemukan Tewas di Kos, Kado Natal untuk Mama

Peristiwa Kematian Evia Maria Mangolo, Mahasiswi Unima yang Meninggal di Kos

Evia Maria Mangolo, seorang mahasiswi Universitas Negeri Manado (Unima), ditemukan meninggal di kosnya. Sebelum kematian tersebut, ia sempat mengunggah story WhatsApp yang berisi kenangan bersama adiknya dengan caption “hadiah Natal for mama”. Hal ini menjadi salah satu informasi penting yang disampaikan oleh keluarga dan kerabat korban.

Pengakuan Sepupu Korban

Zefanya Brenda Montung (19), sepupu dari almarhumah Evia Maria, menceritakan pengalaman pribadinya terkait komunikasi terakhir dengan kakak sepupunya itu. Ia mengatakan bahwa terakhir kali berkomunikasi melalui sambungan WhatsApp, Evia menyatakan bahwa ia akan pulang ke kampung halamannya di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulut.

Pulau Siau dapat ditempuh dalam waktu sekitar 4 jam menggunakan kapal fery dari Pelabuhan Manado. Zefanya juga menjelaskan isi dari story WhatsApp terakhir korban. Dalam story tersebut, Evia membagikan foto video lama dirinya sedang bersama adiknya saat mandi di pantai. Caption yang ditulisnya adalah “hadiah Natal for mama”. Sayangnya, keesokan harinya, Evia ditemukan meninggal.

Kejadian yang Menyedihkan

Keluarga sangat terpukul atas kejadian ini. Mereka mengecam tindakan yang dilakukan terhadap Evia dan berharap kasus ini diusut secara tuntas. Zefanya menyebutkan bahwa ia dan keluarga baru mengetahui informasi tentang kematian Evia setelah korban sudah pulang ke Siau.

Selain itu, Zefanya juga mengungkap bahwa Evia pernah mengeluhkan seorang oknum dosen perempuan yang sering meminta traktir makan. Ia mengingat suatu momen pada tanggal 20 November 2025 ketika Evia berada di Manado. Saat itu, Evia bercerita bahwa ia ingin bertemu dengan dosen perempuan tersebut di area Komo Luar, tempat kuliner nasi kuning.

Dosen tersebut, menurut Zefanya, sering meminta dibayarkan makan. Evia mengaku bahwa ia sering diperas oleh dosen tersebut. Meskipun begitu, Evia tidak pernah memberitahu keluarga tentang masalah ini.

Sosok Evia yang Pendiam dan Berprestasi

Evia Maria dikenal sebagai sosok yang pendiam dan jarang bercerita tentang masalah pribadi. Zefanya mengatakan bahwa mereka berdua sudah dekat sejak kecil. Di keluarga, Evia dipanggil Atang, sedangkan Zefanya sendiri dipanggil Yaya.

Evia sering liburan ke rumah Zefanya di Manado. Ia juga dikenal sebagai siswa yang berprestasi sejak remaja. Bahkan, saat SMP, Evia pernah ke Bali karena prestasinya. Di Manado, Evia sering sibuk dengan tugas-tugas kuliah. Jika tidak sibuk, ia biasanya mengajak Zefanya makan, seperti makan mie gacoan.

Evia tidak pernah curhat tentang masalah pribadinya. Ia lebih suka menulis daripada banyak bicara. Bahkan, ketika ada orang bertanya soal masalahnya, Evia tidak senang. Ia juga tidak pernah bercerita tentang dosen Unima Danny Masinambow yang diduga melakukan pelecehan terhadapnya.

Menurut Zefanya, Evia hanya pernah cerita bahwa ia stres karena banyak tugas dan butuh suntikan dana. Jika ditanya lebih lanjut, ia bisa marah.

Kronologi Penemuan Jenazah

Evia ditemukan meninggal di salah satu indekost di Kota Tomohon pada Selasa (30/12/2025). Dari informasi pihak kepolisian, peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 Wita. Penemuan berawal saat pemilik kost berinisial YR, yang tinggal di Kelurahan Matani Satu, menerima panggilan dari salah satu penghuni kost.

Dalam panggilan tersebut, YR diberitahu bahwa ada seorang penghuni yang ditemukan meninggal. Mendengar hal itu, YR langsung bergegas menuju lokasi indekost. Setibanya di tempat kejadian, YR melihat korban berada di depan pintu masuk kost dengan kondisi sudah meninggal.

Selanjutnya, YR menghubungi pihak kelurahan untuk melaporkan kejadian tersebut. Tak lama kemudian, personel Polsek Tomohon Tengah langsung mendatangi lokasi kejadian. Kapolsek Tomohon Tengah IPTU Stenly Tawalujan, bersama tim identifikasi dari Polres Tomohon, kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).


Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *