Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Jawaban Polisi Terkait Kebakaran Gedung Terra Drone dan Bencana Sumatera

Penyidikan Kebakaran Gedung Terra Drone Terus Berjalan

Penyidikan terkait kebakaran yang menewaskan 22 orang di gedung Terra Drone kian mengerucut. Polisi telah menetapkan Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia, Michael Wisnu Wardhana (MWW), sebagai tersangka dalam kasus ini. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan unsur kelalaian hingga kesengajaan terkait tata kelola penyimpanan baterai lithium polimer (LiPo) yang memicu kebakaran.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menjelaskan bahwa tidak ada indikasi kesengajaan atau dugaan sabotase dalam kasus ini. Ia juga memastikan bahwa tidak ada bukti penghilangan data dan tidak ada korelasi dengan bencana alam di Sumatera.

Baterai Rusak Jadi Sumber Api

Berdasarkan pemeriksaan 12 saksi, termasuk dua saksi kunci, kebakaran bermula ketika tumpukan baterai drone tipe 30.000 mAh terjatuh di ruang inventory lantai 1 gedung tersebut sekitar pukul 12.15–12.20 WIB. Dari keterangan saksi, baterai yang jatuh kemudian memicu percikan api yang menyambar seluruh ruangan yang berfungsi sebagai gudang penyimpanan.

Di ruang berukuran sekitar 2×2 meter itu, polisi menemukan tidak adanya pemisahan antara baterai rusak, bekas, dan baterai yang masih layak pakai. Selain itu, ada genset dengan potensi panas berada di area yang sama, serta pelanggaran terkait keselamatan gedung seperti tidak adanya pintu darurat, sensor asap, dan sistem proteksi kebakaran.

Tidak Ada SOP dan Fasilitas Keselamatan Gedung

Hasil penyidikan mengungkapkan bahwa perusahaan tidak memiliki standar operasional prosedur (SOP) penyimpanan baterai berisiko tinggi. PT Terra Drone dinilai tidak menunjuk petugas kesehatan dan keselamatan kerja (K3), tidak melakukan pelatihan keselamatan, serta tidak menyediakan ruang penyimpanan khusus untuk bahan mudah terbakar.

Selain itu, tidak ada jalur evakuasi, dan gedung memiliki IMB dan SLF untuk perkantoran, namun digunakan juga sebagai tempat penyimpanan atau gudang. Polisi menyimpulkan bahwa kelalaian sistemik dalam manajemen keselamatan menjadi faktor utama yang memperburuk situasi ketika kebakaran terjadi.

Pengamat Menilai Pentingnya Kesadaran K3

Pengamat tata kota, M. Azis Muslim, menilai kebakaran di Gedung Terra Drone sebagai musibah yang mencerminkan pentingnya kesadaran terhadap standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Insiden tersebut menunjukkan rendahnya kesadaran, baik dari pemilik maupun penghuni gedung, terhadap pentingnya keselamatan kerja.

Azis menegaskan bahwa pengabaian terhadap standar K3L (Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan Hidup) ini merupakan tindakan yang sangat memprihatinkan. Ia menyarankan pemerintah untuk melakukan inspeksi rutin terhadap sistem keselamatan gedung dan memberikan edukasi kepada pekerja dan penghuni gedung tentang prosedur keselamatan saat menghadapi situasi darurat.

Perhatian terhadap Pengelolaan Keselamatan Gedung

Azis juga berharap agar pengelola gedung lebih memperhatikan tata kelola keselamatan, khususnya di Jakarta yang merupakan pusat perkantoran dan memiliki banyak gedung bertingkat. Salah satu upaya pencegahan adalah deteksi dini terhadap risiko kebakaran dan memastikan jalur evakuasi tidak terhalang.

Pemprov DKI Jakarta Diminta Periksa Seluruh Bangunan di Jakarta

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, mempertanyakan standar keselamatan bangunan di Gedung Terra Drone saat terjadi musibah kebakaran maupun bencana lainnya. Ia sering mengingatkan Pemprov DKI Jakarta untuk memeriksa gedung-gedung di Jakarta terkait keselamatan.

Kevin menegaskan bahwa setiap gedung harus memiliki sertifikat layak fungsi (SLF) untuk memastikan keamanan masyarakat di dalamnya. Ia meminta Pemprov DKI Jakarta untuk turun memeriksa kelayakan dan keselamatan gedung saat ada musibah.

Eka Syaputra

Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *