Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Ayu Puspita Dibongkar, Klien Ditipu Tanpa Makanan: Lima Pelaku Terungkap

Kasus Penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita Terungkap, Lima Pelaku Diamankan

Kasus dugaan penipuan yang melibatkan Ayu Puspita, pemilik sebuah wedding organizer (WO), telah memicu reaksi publik. Kini, polisi berhasil mengamankan lima pelaku yang diduga terlibat dalam tindakan tersebut. Kejadian ini pertama kali terungkap setelah seorang klien mengeluh karena tidak mendapatkan layanan sesuai dengan paket yang telah dibayar.

Korban merasa ditipu dan kecewa karena layanan yang dijanjikan tidak dipenuhi. Peristiwa ini awalnya viral di media sosial, sehingga menarik perhatian pihak berwajib. Di tengah sorotan kasus tersebut, polisi langsung bertindak cepat dengan menangkap lima orang yang diduga menjadi dalang di balik WO Ayu Puspita.

Kasus ini kini sedang ditangani oleh Polres Metro Jakarta Utara berdasarkan laporan inisial SOG dengan nomor LPB/2334/XII/2025/Resju/PMJ tanggal 6 Desember 2025. Modus operandi pelaku adalah menawarkan paket pernikahan ekonomis, tetapi pada akhirnya tidak memenuhi ketentuan yang disepakati, sehingga korban mengalami kerugian.

Penangkapan Lima Pelaku

Polisi telah memeriksa lima orang yang terkait dengan kasus dugaan penipuan WO Ayu Puspita. Mereka termasuk APD selaku Direktur serta empat stafnya, yaitu HE, BDP, DHP, dan RR. Mereka diduga melakukan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan berdasarkan Pasal 378 dan atau 372 KUHP.

Menurut Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, saat ini penyelidikan masih berlangsung. “Kita sudah menerima laporan dari para korban WO itu, dari semalam ada lima orang dari pihak WO itu sekarang lagi kita periksa,” ujarnya kepada wartawan.

Ia juga menyatakan bahwa kelima orang tersebut telah diamankan, termasuk Ayu Puspita dan staf-stafnya. “Iya sudah termasuk Ayu Puspita dan staf-stafnya,” tambahnya.

Jumlah Korban yang Terlibat

Sampai saat ini, total korban yang tercatat mencapai 87 orang. Mereka berasal dari berbagai tempat dan berbagai profesi, mulai dari swasta, ASN hingga anggota Polri. Namun, jumlah pasti kerugian masih dalam proses perhitungan.

“Masih kita kalkulasi yang pasti sampai kalau ratusan juta dari total semuanya,” kata Kompol Onkoseno. Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi, menyita barang bukti seperti transfer uang, print out WhatsApp, data catering, dan panduan acara pernikahan.

Awal Mula Kasus Terungkap

Kasus ini terungkap setelah sebuah pernikahan berantakan karena hidangan yang dijanjikan oleh WO Ayu Puspita tidak tersedia. Acara pernikahan tersebut berlangsung di Pelindo Tower Yos Sudarso No 9 RT 006 RW 013 Rawabadak Utara Koja Jakarta Utara pada Sabtu (6/12/2025) pukul 19.00 WIB.

Pelapor yang ingin melangsungkan pernikahan menggunakan WO Ayu Puspita telah melunasi biaya resepsi sebesar Rp82.740.000 ke rekening BCA atas nama Ayu Puspita. Namun, pada hari pernikahan, pihak WO tidak menyiapkan fasilitas sesuai kesepakatan.

“Pihak wedding organizer tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah tersebut,” tambah Kompol Onkoseno. Setelah peristiwa ini viral, banyak korban lainnya menyatakan dirinya menjadi korban dugaan penipuan atau penggelapan dari WO tersebut.

Gaya Hedon Ayu Puspita

Kejadian ini membuat gaya hedon Ayu Puspita semakin dikuliti. Ia sering berpergian ke luar negeri bersama anak dan suaminya. Selain itu, Ayu Puspita juga memiliki rumah baru yang mewah. Rumah tersebut berada di sebuah komplek perumahan, namun pihak RT dan RW tidak mengetahui bahwa ia tinggal di sana.

“Tadi sudah ke rumah Ayu Puspita WO penipu, ternyata ini rumah baru di tempatin beberapa bulan, bahkan RT RW gak tahu dia tinggal disitu karena baru,” ujar salah satu klien. Mereka merasa marah karena duit mereka dan ratusan korban lainnya digunakan untuk membeli rumah mewah.

Penggerebekan dan Reaksi Korban

Selama penggerebekan, seorang korban bertanya, “Ini rumah Bu Ayu?,” dan Reva, karyawan WO Ayu Puspita, mengiyakan. Hal ini menunjukkan bahwa korban sangat kecewa dan marah terhadap tindakan yang dilakukan oleh WO tersebut.

Informasi Tambahan

Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *