Pemain bulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, menunjukkan antusiasme yang tinggi menjelang debutnya di Thomas Cup 2026. Ubed, panggilan akrab dari Moh Zaki Ubaidillah, menjadi salah satu harapan besar bagi tim Indonesia dalam ajang bergengsi tersebut. Ia akan berlaga di nomor tunggal putra bersama Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Anthony Sinisuka Ginting.
Ubed berpotensi menjadi tunggal putra ketiga untuk Indonesia sesuai dengan peringkat BWF. Pebulu tangkis berusia 18 tahun ini mengaku sangat antusias menyambut kesempatan ini. Menurutnya, Thomas Cup memiliki gengsi yang lebih tinggi dibandingkan Sudirman Cup atau SEA Games. “Pastinya berbeda dengan Sudirman Cup atau SEA Games. Bagi saya Thomas Cup lebih bergengsi,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan kekagetannya bisa masuk ke dalam tim nasional. “Saya tidak menyangka bisa masuk ke dalam tim ini,” tambahnya. Juara Thailand Masters itu siap memberikan yang terbaik jika dipercaya tampil oleh pelatih. “Saya ingin memberikan yang terbaik untuk tim Indonesia. Tidak sabar juga menunggu debut di sana,” katanya.
Saat ini, Ubed bersama tim putra Indonesia sedang menjalani latihan di Denmark selama dua hari. Ia mengatakan penyesuaian diri sudah cukup baik. “Alhamdulillah penyesuaian sudah cukup baik. Ke depannya semoga bisa lebih maksimal lagi dalam latihan dan persiapan,” imbuhnya.
Kombinasi pemain senior dan junior dinilai sebagai modal yang bagus untuk Indonesia. Terutama Ubed dan Alwi yang sering kali mengejutkan unggulan di turnamen beregu seperti ini. “Dengan adanya senior saya sangat terbantu. Ada juga yang usianya tidak jauh, jadi komunikasi lebih mudah,” kata Ubed.
Ia juga mengakui bahwa sektor tunggal Indonesia kompak sejak SEA Games tahun lalu. Apalagi dengan hadirnya Jonatan Christie sebagai tunggal putra non-pelatnas yang memiliki banyak pengalaman. “Dari pelatnas kami sudah latihan bersama, termasuk dengan Jonatan. Semoga ke depan bisa lebih solid,” jelas Ubed.
Di Grup D, tim putra Indonesia akan berhadapan dengan Prancis, Thailand, dan Aljazair. Meski peluang memperebutkan peringkat pertama tidak mudah, Indonesia tetap memiliki kesempatan untuk mengungguli Thailand dan Aljazair. Terlebih dengan komposisi sektor ganda yang tidak kalah solid. Tim Indonesia memiliki pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Thomas Cup 2026 dijadwalkan berlangsung di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei 2026. Tim Merah Putih akan menghadapi Aljazair pada pertandingan pertama fase grup. Dengan persiapan yang matang, Indonesia berharap dapat menunjukkan performa terbaiknya di ajang bergengsi ini.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











